Epic Games Store telah memperbarui penawaran game gratis mingguannya, membuat tiga judul baru tersedia untuk pemain PC mulai Kamis ini. Pilihannya mencakup game strategi terkenal Total War: Three Kingdoms, serta Wildgate dan Skul: The Hero Slayer, yang dapat ditukarkan untuk waktu terbatas.
Namun, pengungkapan game tersebut menimbulkan gelombang frustrasi di sebagian komunitas, yang memiliki ekspektasi kuat bahwa Red Dead Redemption 2, oleh Rockstar Games, akan menjadi judul gratis terbesar saat itu. Spekulasi diperkuat oleh dugaan kebocoran dan sejarah platform tersebut menawarkan produk-produk sukses besar.
Ini bukan pertama kalinya Epic Games menggerakkan pasar dengan penawarannya. Strategi menyediakan game berkualitas tinggi secara gratis telah menjadi alat mendasar bagi perusahaan untuk menarik pengguna baru dan memperkuat posisinya sebagai pesaing langsung platform distribusi digital lainnya.
Harapan digagalkan oleh Red Dead Redemption 2
Selama beberapa minggu terakhir, rumor dan daftar yang bocor terus-menerus menunjukkan bahwa Red Dead Redemption 2 akan menjadi game gratis besar berikutnya dari Epic Games Store. Komunitas game sangat menantikannya, menciptakan antisipasi besar di forum dan media sosial.
Harapan ini sebagian besar didorong oleh kenangan akan tawaran Grand Theft Auto V pada tahun 2020. Pada kesempatan itu, Epic kembali membuat kesuksesan Rockstar Games tersedia secara gratis, yang mengakibatkan lalu lintas sangat padat sehingga server platform tidak stabil selama berjam-jam.
Dengan adanya konfirmasi bahwa game gratis baru tersebut berbeda, banyak pengguna yang mengungkapkan kekecewaannya. Apesar Selain itu, kualitas judul yang ditawarkan juga diakui, menunjukkan bahwa Epic terus berinvestasi dalam katalog yang beragam untuk pengguna mingguannya.
Meskipun beberapa orang merasa frustrasi, gerakan ini menunjukkan kekuatan yang masih dimiliki oleh judul-judul besar Rockstar Games terhadap publik. Kemungkinan sederhana untuk mendapatkan game seperti RDR2 secara gratis sudah cukup untuk menghasilkan keterlibatan besar-besaran di toko digital.
Total War: Three Kingdoms dan strategi di China lama
Dikembangkan oleh Creative Assembly dan diterbitkan oleh Sega, Total War: Three Kingdoms adalah salah satu judul yang paling dipuji dalam franchise strategi terkenal. Game ini membawa pemain ke masa penuh gejolak Três Reinos di China, lingkungan yang kaya akan konflik, pahlawan legendaris, dan intrik politik. Pemain harus memilih salah satu dari dua belas panglima perang dan berjuang untuk penyatuan negara, mengelola tentara, ekonomi, dan diplomasi. Salah satu sorotan terbesarnya adalah sistem “Guanxi”, yang menyimulasikan hubungan antarpribadi yang kompleks antar karakter, di mana persahabatan, persaingan, dan ikatan keluarga berdampak langsung pada jalannya kampanye, menambahkan lapisan strategi dan narasi yang mendalam. Kombinasi pertarungan real-time dengan peta kampanye berbasis giliran, elemen RPG, dan kesetiaan sejarah menjadikan judul ini diakui oleh para kritikus dan publik.
Wildgate dan taruhan pada fiksi ilmiah
Wildgate adalah proposal yang menggabungkan unsur fiksi ilmiah, PvP (pemain melawan pemain) dan PvE (pemain melawan lingkungan) dalam format strategi dengan kartu dan pertarungan taktis. Desenvolvido oleh Moonshot Games, sebuah studio dari Dreamhaven, game ini menantang pemain untuk membentuk tim mereka, mengumpulkan kartu yang kuat, dan bertahan di dunia yang dinamis.
Gameplaynya difokuskan pada pertandingan cepat dan strategis, di mana setiap keputusan penting. Pemain perlu menjelajahi peta, meningkatkan juara mereka, dan menggunakan kartu mereka dengan cerdas untuk mengatasi makhluk yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan dan pemain lain. Gaya visual yang unik dan kedalaman taktis menjadi daya tarik utama bagi mereka yang mencari pengalaman kompetitif baru.
Aksi roguelite dengan Skul: The Hero Slayer
Melengkapi daftarnya, Skul: The Hero Slayer menawarkan aksi bergaya roguelite dan pengalaman platform yang menonjol di kancah independen. Produzido oleh SouthPAW Games, permainan ini menempatkan pemain untuk mengendalikan Skul, kerangka kecil yang merupakan penjaga terakhir Castelo dari
Mekanik utama permainan ini adalah kemampuan Skul untuk menukar kepalanya sendiri dengan orang lain, memperoleh kekuatan dan gaya bertarung yang berbeda. Cada head menawarkan serangkaian kemampuan unik, memungkinkan beragam build dan strategi untuk mengatasi tantangan yang dihasilkan secara prosedural.
Pertarungannya cepat dan lancar, membutuhkan refleks yang tajam dari pemain. Desde peluncurannya, Skul memperoleh basis penggemar setia dan menerima ulasan positif karena gameplaynya yang adiktif dan arahan seni yang karismatik, tersedia di beberapa platform selain PC.
Cara menukarkan game di platform
Proses pembelian game gratis di Epic Games Store sederhana dan cepat. Usuários di PC hanya perlu mengakses situs resmi atau aplikasi toko, navigasikan ke bagian “Gratuitos Games” dan pilih judul yang diinginkan.
Setelah mengklik “Dapatkan”, game tersebut akan ditambahkan secara permanen ke perpustakaan pengguna tanpa biaya. Penting untuk dicatat bahwa penawaran ini bergilir, dengan Total War dan Wildgate tersedia selama satu minggu, sedangkan Skul: The Hero Slayer memiliki periode yang sedikit lebih lama.
Strategi pasar Epic
Menawarkan game gratis secara terus-menerus adalah salah satu taktik Epic Games yang paling agresif dan efektif untuk bersaing di pasar distribusi game PC digital. Dengan menyediakan judul-judul berkualitas tinggi, perusahaan tidak hanya menarik jutaan pengguna baru ke platformnya, namun juga mendorong keterlibatan dan loyalitas, dengan harapan bahwa para pemain ini akan melakukan pembelian di masa depan dan berpartisipasi dalam ekosistemnya, yang mencakup hits seperti Fortnite.