Stuttgart memasuki lapangan Kamis ini dengan ketenangan pikiran untuk menghadapi Celtic, dalam pertandingan yang sah untuk kembalinya playoff UEFA Europa League. Konfrontasi berlangsung di MHP Arena, di Alemanha, di mana tim tuan rumah mempertahankan keunggulan elastis yang dibangun pada game pertama. Tim Jerman memenangkan duel pertama dengan skor 4-1 di Glasgow, yang memaksa tim Skotlandia mencari hasil bersejarah untuk membalikkan skor agregat.
Pertandingan dimulai pada 14:45 (waktu Brasília), menentukan siapa yang melaju ke babak 16 besar kompetisi kontinental. Pemenang konfrontasi ini sudah menentukan jalurnya di braket dan akan menghadapi siapa pun yang lolos duel antara Braga dan Porto di fase turnamen Eropa berikutnya.
Bagi suporter Brazil yang ingin mengikuti pertandingan tersebut, siarannya akan dilakukan secara eksklusif di platform streaming CazéTV, di YouTube. Pertandingan ini menjanjikan akan sibuk, dengan Celtic perlu mengekspos diri mereka sejak menit pembukaan untuk mencoba mengurangi kerugian di papan skor global.
Kemungkinan susunan pemain dan strategi
Pelatih Sebastian Hoeneß mempertahankan basis yang mendominasi permainan di Escócia, memilih formasi taktis 4-2-3-1 untuk mengontrol aksi. Tim pergi ke lapangan dengan Nübel sebagai penjaga gawang; Vagnoman, Jeltsch, Jaquez dan Mittelstädt membentuk garis pertahanan; Karazor dan Andrés dalam perlindungan; Tomás, Bouanani dan Leweling saat pembuatan; dan Undav sebagai acuan dalam penyerangan.
Di sisi Celtic, pelatih Martin O’Neill mencoba mengatur tim untuk reaksi yang tidak terduga, yang mencerminkan skema taktis lawan. Pemula yang dijadwalkan adalah Sinisalo; Donovan, Trusty, Murray dan Saracchi; McGregor dan McCowan di lini tengah; Maeda, Hatate dan Hyun-Jun di frame ofensif; dengan Adamu diisolasi di bagian depan.
Strategi Jerman harus memprioritaskan mempertahankan penguasaan bola dan transisi cepat untuk memanfaatkan ruang yang pasti akan ditinggalkan Skotlandia. Já atau Celtic, yang membutuhkan gol mendesak, harus mempertaruhkan semua chip mereka pada kecepatan Maeda dan Hatate di sayap, meskipun rekor pertahanan baru-baru ini membuat khawatir para penggemar tim tamu.
Momen tim dan retrospeksi
Stuttgart mengalami momen ofensif yang konsisten, setelah bermain imbang 3-3 melawan Heidenheim di Bundesliga dan kemenangan meyakinkan di piala nasional. Tim mencetak gol di semua penampilan terakhir mereka, menunjukkan kekuatan dan kekuatan fisik saat bermain di bawah kendali mereka di Alemanha.
Di sisi lain, Celtic banyak berfluktuasi di musim ini, bergantian antara hasil rata-rata di kejuaraan Skotlandia dan penderitaan di kompetisi tingkat tinggi Eropa. Kekalahan telak di kandang sendiri pada leg pertama mengungkap kelemahan taktis yang perlu segera diperbaiki oleh tim jika ingin bermimpi lolos atau setidaknya perpisahan yang layak.
Arbitrase dan kondisi cuaca
Wasit pertandingan akan menjadi tanggung jawab Irfan Peljto Bosnia, yang akan dibantu oleh asisten Senad Ibrisimbegovic dan Davor Beljo. Tim wasit akan bertugas mengendalikan emosi dalam permainan yang bisa menjadi menegangkan jika Celtic berhasil mencetak gol awal.
Prakiraan cuaca menunjukkan cuaca khas Jerman untuk waktu pertandingan, dengan suhu bervariasi antara 12°C dan 14°C. Há kemungkinan hujan ringan dan langit mendung, kondisi yang dapat membuat lemparan lebih cepat dan mendukung gaya permainan sentuh yang biasanya diterapkan Stuttgart.