Indonésio News

Konflik Iran-Israel memasuki hari keenam seiring Trump memperluas serangan laut dan udara

Bandeiras de Israel e do Irã, Guerra
Bandeiras de Israel e do Irã, Guerra - Ebrahim Bilal/ Shutterstock.com

Konflik antara Estados Unidos, Israel dan Irã memasuki hari keenam pada hari Kamis ini, 5 Maret 2026, ditandai dengan serangan udara dan laut yang terkoordinasi secara intens terhadap sasaran-sasaran Iran dan tanggapan pembalasan yang melampaui Amerika dan Israel. Forças terus menghancurkan kemampuan militer Irã, termasuk kapal dan peluncur rudal, sementara Teerã menyangkal keterlibatan dalam insiden seperti jatuhnya pesawat tak berawak di Azerbaijão dan menuduh Israel bertanggung jawab. Presiden Donald Trump mengatakan operasi bertujuan untuk menghilangkan ancaman angkatan laut dan rudal, dengan tindakan termasuk menenggelamkan lebih dari 20 kapal Iran.

Operasi militer berlanjut tanpa henti, dengan Estados Unidos melaporkan penghancuran peluncur rudal bergerak Iran dan hilangnya kemampuan angkatan laut yang signifikan. Israel memerintahkan evakuasi di pinggiran selatan Beirute, di Líbano, menargetkan infrastruktur yang terkait dengan Hezbollah, sebuah kelompok yang didukung oleh Irã. Ataques Iran menyerang posisi di Israel, Iraque dan Emirados Árabes Unidos, dengan intersepsi rudal dan drone tercatat di beberapa lokasi. Jumlah korban tewas di Irã meningkat menjadi 787, menurut Sociedade dari Crescente Vermelho setempat, termasuk korban di instalasi sipil dan militer.

Kemajuan operasi militer

Pasukan dari Estados Unidos dan Israel mempertahankan tekanan konstan terhadap sasaran strategis di Irã. Ataques serangan udara menghancurkan puluhan pusat komando dan fasilitas keamanan dalam negeri. Angkatan Laut Amerika menenggelamkan kapal-kapal Iran, termasuk fregat IRIS Presiden Trump menyoroti niat untuk memusnahkan kapasitas angkatan laut Iran untuk menghindari gangguan terhadap Estreito dari Ormuz, rute penting bagi 20% minyak dunia.

Israel menembak jatuh pesawat tempur Yak-130 Iran di atas Teerã, menunjukkan superioritas udara di tengah embargo yang membatasi armada Iran. Tentara Israel melancarkan gelombang pemboman di Teerã, termasuk sasaran di dekat fasilitas penyiaran negara. No Líbano, otoritas setempat melaporkan 77 orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka sejak dimulainya serangan Israel terhadap posisi Hezbollah.

Memperluas pembalasan Iran

Irã memperluas tanggapannya, dengan laporan mengenai drone yang jatuh di wilayah Nakhchivan di Azerbaijão, menyebabkan cedera ringan dan kerusakan pada bandara. Autoridades Azeri mengklasifikasikan episode tersebut sebagai aksi teror dan memanggil duta besar Iran untuk meminta penjelasan, meskipun Teerã menolak ikut serta dan menyebut Israel sebagai pelakunya. Mísseis rudal balistik Iran diluncurkan terhadap Israel dan pangkalan Amerika di wilayah tersebut, dengan intersepsi yang berhasil di Emirados Árabes Unidos, di mana tujuh rudal terdeteksi dan enam ditembak jatuh.

Pada Iraque, pasukan Kurdi sedang mempersiapkan kemungkinan tindakan di wilayah Iran, meskipun pemerintah Amerika menyangkal dukungan langsung terhadap gerakan tersebut. Irã menuduh Estados Unidos melakukan kekejaman di laut dan menargetkan instalasi sipil, termasuk pusat pendidikan dan kesehatan.

Reaksi dan diplomasi internasional

Para pemimpin Eropa mengoordinasikan tanggapan terhadap konflik tersebut. Itália mengirimkan sistem pertahanan udara ke negara-negara Golfo, sementara França dan Itália membahas penerapan di Mediterrâneo Oriental untuk melindungi jalur pelayaran dan warga negara. Sekretaris jenderal Otan, Mark Rutte, menyatakan bahwa aliansi tersebut tidak akan menggunakan Artigo 5, tetapi mengakui Irã sebagai ancaman terhadap Europa dan mendukung kampanye Amerika. Ministros dari Relações Exteriores dari Golfo dan União Europeia mengadakan konferensi video untuk memperkuat dialog dan stabilitas ekonomi.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjadwalkan konferensi pers untuk membahas masalah ini, di bawah tekanan internal. Índia menekankan solusi diplomatik, tanpa mendukung tindakan militer. Omã memfasilitasi evakuasi warga berbagai negara dari Golfo.

Dampak terhadap warga sipil dan infrastruktur

Serangan melanda wilayah sipil di Irã, dengan laporan kerusakan di sekolah dan rumah sakit. Sebuah pemboman di sekolah perempuan menyebabkan 175 kematian, kebanyakan anak-anak, menurut pihak berwenang Iran, dan Estados Unidos mengumumkan penyelidikan atas insiden tersebut. No Líbano, Ministério dari Saúde mencatat ratusan korban luka akibat operasi Israel. Aeroportos dan Dubai melanjutkan sebagian operasinya, memprioritaskan penerbangan transit.

Pasar global relatif stabil, dengan harga minyak sekitar US$82 per barel, meskipun ada kekhawatiran mengenai pasokan. Evacuações orang Amerika dari wilayah tersebut telah maju, dan ribuan orang sudah dipulangkan.

Perspektif militer saat ini

Komando militer Amerika melaporkan bahwa pasukan Iran menghadapi penipisan yang signifikan, dengan fokus pada penghancuran progresif terhadap kemampuan yang tersisa. Israel menilai ratusan peluncur rudal telah dinetralkan sejak awal konflik. Irã mempertahankan peluncuran rudal yang berkurang namun terus-menerus terhadap sasaran regional.

Para pejabat Amerika telah mengindikasikan bahwa operasi dapat diperpanjang selama berminggu-minggu atau lebih, tergantung pada perlawanan Iran. Trump menegaskan kembali bahwa tujuannya termasuk menghilangkan ancaman nuklir dan rudal serta mendukung kelompok bersenjata.

Konflik terus berlanjut tanpa adanya tanda-tanda gencatan senjata, dengan eskalasi yang melibatkan banyak negara dan meningkatnya dampak terhadap keamanan regional dan global.

To Top