Apple sedang mengerjakan pengembangan ponsel pintar pertama yang dapat dilipat, dengan pengiriman awal diharapkan pada bulan Desember 2026. Analis Tim Long, dari Barclays, menunjukkan dalam laporan terbaru bahwa perangkat tersebut, yang untuk sementara dikenal sebagai iPhone Fold, akan diluncurkan secara bertahap. Harapannya adalah pengumuman dengan lini iPhone 18 Pro pada bulan September tahun yang sama, tetapi pengiriman akan dimulai tiga bulan kemudian. Strategi Essa mengingatkan kita pada model yang diadopsi pada iPhone X pada tahun 2017, ketika produk-produk revolusioner mendapatkan ruang terpisah untuk produksi dan distribusi.
Jadwal yang disesuaikan memberikan lebih banyak waktu untuk penyempurnaan teknis pada komponen kompleks seperti engsel dan layar fleksibel. Fontes rantai pasokan menunjukkan tantangan dalam skala manufaktur untuk memastikan ketahanan dan kualitas. Apple belum secara resmi mengkonfirmasi proyek tersebut, tetapi rumor yang konsisten menunjukkan model tipe buku dengan layar internal sekitar 7,8 inci tanpa lipatan yang terlihat dan layar eksternal 5,5 inci.
Jadwal rilis disesuaikan
iPhone 18 Pro dan iPhone 18
Para ahli mencatat bahwa pendekatan ini memastikan fokus pada kualitas format baru. Atrasos dalam rantai pasokan, termasuk memori dan chip tingkat lanjut, memengaruhi keputusan.
Spesifikasi yang diharapkan pada iPhone lipat
Rumor menunjukkan layar internal dengan teknologi canggih untuk meminimalkan kekusutan. Kamera depan pada layar eksternal menggunakan lubang kecil untuk menahan Dynamic Island.
Baterai yang dirancang mencapai sekitar 5.500 mAh, nilai yang lebih tinggi daripada banyak model saat ini. Chip A20 Pro, berdasarkan proses 2 nm, diharapkan memberikan kinerja tinggi untuk multitasking.
Persaingan di pasar perangkat lipat
Samsung, Motorola, Google, OnePlus dan Xiaomi telah menawarkan opsi lipat selama bertahun-tahun. Modelos seperti Galaxy Z Fold7 dan Razr menyorot segmen tersebut.
Masuknya Apple terjadi pada saat pertumbuhan pasar. Counterpoint Research memperkirakan peningkatan 20% dalam penjualan global perangkat lipat pada tahun 2026.
Proyeksi dampak Apple terhadap industri
Kehadiran iPhone yang dapat dilipat seharusnya mengubah dinamika persaingan. Counterpoint Research memproyeksikan Apple untuk menguasai 28% pasar global pada tahun peluncurannya.
Di América dari Norte, pangsanya bisa mencapai 46%. Proyeksi Essa mempertimbangkan kekuatan merek dan ekosistem Apple dalam menarik konsumen premium.
Kemungkinan model tambahan pada tahun 2027
Laporan menunjukkan bahwa Apple dapat menghidupkan kembali iPhone Plus atau meluncurkan iPhone Air 2 pada Maret 2027.
Garis Plus menghilang pada tahun 2025, digantikan oleh iPhone ultra-tipis Air, yang mencatat penjualan lebih rendah dari perkiraan. Kembalinya opsi yang lebih besar bertujuan untuk memenuhi beragam permintaan.
Tantangan teknis dan strategis
Produksi perangkat lipat membutuhkan ketelitian pada engsel dan layar yang fleksibel. Apple memprioritaskan solusi yang menghindari masalah umum, seperti kekusutan yang parah dan daya tahan yang terbatas.
Pengujian internal mengesampingkan format clamshell karena kurangnya kasus penggunaan yang menarik. Fokusnya tetap pada jenis buku, yang dioptimalkan untuk produktivitas dan konsumsi konten.
Perkiraan harga dan positioning
IPhone yang dapat dilipat dibanderol dengan harga sekitar US$2.000, sejalan dengan pesaing premium seperti Galaxy Z Fold. Rentang Essa mencerminkan material canggih dan posisi terbaik.
Apple bertaruh pada entri yang terlambat namun berdampak besar untuk mendapatkan bagian yang signifikan. Ekosistem yang terintegrasi mendukung adopsi yang cepat di antara pengguna yang ada.
Prospek pasar global
Segmen perangkat lipat tumbuh dengan fokus pada perangkat tipe buku. Counterpoint Research menunjukkan bahwa model ini akan mewakili 65% pengiriman pada tahun 2026.
Apple memperkuat tren ini dengan memilih format yang mendukung multitasking dan layar yang lebih besar. Kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak harus membedakan produk.

