Komandan Guarda Municipal dari Vitória, Pelaku kejahatan adalah pacarnya, petugas polisi jalan raya federal Diego Oliveira dari Souza, yang menembak kepala korban sebanyak lima kali saat dia sedang tidur. Logo setelah penembakan, tersangka pergi ke dapur kediaman dan bunuh diri. Kasus ini dianggap sebagai pembunuhan terhadap perempuan oleh Delegacia Especializada dari Homicídio dan Proteção hingga Mulher dari
Dayse sedang tidur di kamar putrinya yang berusia 8 tahun karena AC ketika penyerang masuk ke dalam properti. Ele menggunakan tangga untuk mengakses ruang berjemur dan mencapai jendela kamar tidur. Polisi menemukan beberapa barang di ransel tersangka yang menunjukkan rencana kejahatan. Korban terkejut saat tidur dan tidak mampu membela diri secara efektif.
Ayah sang komandan, Carlos Roberto Teixeira, terbangun karena suara tembakan pertama. Ele melaporkan membuka pintu kamar dengan hati-hati, namun menghindari keluar karena takut dipukul. Carlos menyaksikan tersangka berlari masuk ke dalam rumah setelah tembakan dilepaskan. Anak berusia 8 tahun, putri Dayse, berada di lokasi kejadian, namun tetap tidak terluka selama kejadian tersebut.
Barang ditemukan di ransel tersangka
- Pisau saku dan pisau
- Segelas alkohol
- Majalah amunisi ekstra
- Tang
- Lebih ringan
Dinamika invasi dan kejahatan
Sekretaris Segurança Urbana Vitória, Amarílio Boni mengatakan, tersangka mengambil barang-barang tertentu untuk memudahkan masuk ke dalam kediaman tersebut. Ele naik ke atas tenda dan menyerbu kamar tempat korban sedang tidur. Analisis adegan menunjukkan bahwa Dayse bangkit setelah pengambilan gambar pertama. Kurangnya kesempatan untuk bereaksi memperkuat karakterisasi kejahatan yang direncanakan.
Keahlian Polícia Científica mengumpulkan jejak di kamar tidur dan area lain di rumah. Ponsel pasangan itu disita dan dikirim untuk analisis teknis. Ujian Esses berupaya mengambil pesan dan riwayat yang membantu memperjelas motivasi sebenarnya.
Sejarah kekerasan dalam hubungan
Ayah korban menggambarkan hubungan sekitar empat tahun itu tidak stabil dan ditandai dengan pertengkaran terus-menerus. Ele menyaksikan serangan fisik dan bahkan melakukan intervensi dalam situasi di mana tersangka mencoba untuk menggantung Dayse. Apesar dari episode yang dilaporkan, komandan tidak pernah meresmikan pengaduan terhadap rekannya.
Carlos menyebutkan telah beberapa kali memperingatkan putrinya tentang risiko hubungan tersebut. Hubungan tersebut berganti-ganti antara saat-saat tenang dan periode ketegangan tinggi serta seringnya pertengkaran. Upaya korban untuk mengakhiri hubungan dipandang sebagai kemungkinan pemicu kejahatan tersebut.
Karir dan warisan Dayse Barbosa
Dayse Barbosa adalah wanita pertama yang mengambil alih komando Guarda Municipal dari Vitória. Colegas mendefinisikannya sebagai seorang profesional yang gigih, dengan sikap ceria dan selalu siap membantu. Manajemen Sua berfokus pada peningkatan keselamatan publik dan menghargai perusahaan.
Prefeitura mengumumkan tiga hari berkabung resmi atas kematian komandannya. Pemakaman dimulai pada Senin (23) pukul 15.30, dan pemakaman dijadwalkan pada pukul 17.00 waktu setempat. Familiares, kolega dan pihak berwenang berpartisipasi dalam penghormatan tersebut.
Posisi resmi PRF dan kemajuan investigasi
Polícia Rodoviária Federal mengeluarkan pernyataan yang menyatakan penyesalan atas kematian Dayse Barbosa dan petugas polisi Diego Oliveira dari Souza, yang bekerja di kantor polisi Campos dari Korporasi memperkuat posisinya terhadap kekerasan dan pembunuhan perempuan, selain menawarkan kolaborasi penuh dalam penyelidikan.
Investigasi tetap berada di bawah tanggung jawab Delegacia Especializada dari Homicídio dan Proteção hingga Mulher. Testemunhas terus diperiksa dan bukti ahli dianalisis untuk menutup kasus ini. Fokusnya tetap pada rekonstruksi kronologis fakta dan identifikasi tanda-tanda risiko sebelumnya.

