Apple telah menandatangani perjanjian eksklusif dengan Samsung Display untuk memasok panel OLED lipat yang ditujukan untuk ponsel cerdas lipat pertamanya, diharapkan pada tahun 2026. Kontrak Esse mencakup periode awal tiga tahun dan mencegah perusahaan beralih ke produsen layar lain selama jangka waktu tersebut. Keputusan tersebut mencerminkan keyakinan Apple terhadap kemampuan Samsung dalam memenuhi standar kualitas yang ketat untuk layar fleksibel tanpa lipatan yang terlihat.
Produksi massal panel tersebut diperkirakan akan dimulai pada Mei 2026, dengan volume awal diperkirakan mencapai jutaan unit. Supply Chain Relatos menunjukkan bahwa Apple telah meningkatkan pesanan menjadi sekitar 20 juta panel lipat, meningkat dari proyeksi sebelumnya sebesar 13 hingga 15 juta. Essa Skala menunjukkan rencana ambisius untuk masuknya merek tersebut ke segmen perangkat yang dapat dilipat.
Rincian perjanjian komersial antara Apple dan Samsung Display
Kontrak tersebut menetapkan bahwa Samsung Display akan bertindak sebagai pemasok eksklusif layar OLED dengan teknologi CoE, yang menghilangkan lapisan polarisasi tradisional dan menerapkan filter warna langsung ke enkapsulasi. Konfigurasi Essa membantu mengurangi ketebalan dan meningkatkan daya tahan lipatan berulang.
Apple menerima persyaratan yang diusulkan oleh Samsung karena tidak adanya alternatif yang memenuhi kriteria yang diperlukan untuk produksi skala besar. Kemitraan ini memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin dalam layar fleksibel, bahkan memasok komponen ke pesaing langsung di pasar ponsel pintar premium.
Bezel internal harus berukuran sekitar 7,8 inci, sedangkan layar eksternal sekitar 5,5 inci. Ambas akan menggunakan teknologi OLED canggih untuk menawarkan tampilan yang lancar dan ketahanan terhadap pembengkokan yang sering terjadi.
Persiapan produksi massal iPhone lipat
Lini produksi khusus Samsung Display di pabrik A3 diperkirakan sudah memiliki kapasitas tahunan untuk mendukung panel dalam jumlah besar di kelas 7 inci. Awal produksi yang dimulai pada bulan Mei memungkinkan Apple untuk menyesuaikan jadwal peluncuran perangkat tersebut, yang diharapkan pada bulan September 2026 bersamaan dengan lini iPhone 18.
Sumber industri melaporkan bahwa Samsung telah berinvestasi dalam solusi teknis khusus, termasuk pelat logam berlubang laser, untuk mendistribusikan tekanan mekanis dan meminimalkan tanda lipatan pada layar. Pendekatan Essa telah didemonstrasikan pada acara baru-baru ini dan memenuhi persyaratan Apple untuk produk premium tanpa kompromi visual.
Kemitraan ini juga melibatkan komponen pelengkap, seperti memori LPDDR5X 12 GB yang dipasok oleh Samsung, yang menunjukkan kolaborasi yang lebih luas dalam rantai pasokan untuk perangkat baru tersebut.
Dampaknya terhadap pasar ponsel pintar yang dapat dilipat
Masuknya Apple dengan perangkat berbentuk buku yang dapat dilipat diharapkan akan semakin memperketat persaingan di segmen tersebut, yang saat ini didominasi oleh model Samsung seperti seri Galaxy Z Fold. IPhone Fold akan menampilkan desain horizontal yang dioptimalkan untuk multitasking, mirip dengan pengalaman iPad, dengan dukungan untuk jendela dan aplikasi yang ada.
Perkiraan menunjukkan bahwa perangkat ini bisa berharga sekitar US$2.000, menjadikannya sebagai iPhone termahal yang pernah diluncurkan. Apesar harga tinggi, pesanan panel tinggi menandakan Apple kepercayaan pada permintaan awal dari konsumen yang bersedia berinvestasi dalam inovasi.
Eksklusivitas tiga tahun menjamin Samsung Display volume produksi yang stabil dan memperkuat keahlian teknisnya dibandingkan dengan pemasok lain seperti BOE dan LG, yang masih menghadapi tantangan dalam memenuhi standar Apple dalam tampilan fleksibel.
Kemajuan teknis dalam layar OLED yang dapat dilipat
Teknologi CoE yang diadopsi pada panel memungkinkan layar lebih tipis, hemat energi, dengan reproduksi warna lebih baik dan sudut pandang lebar. Solusi pengeboran laser membantu menghilangkan tegangan yang dihasilkan oleh pembengkokan, sehingga menghasilkan permukaan yang lebih rata bahkan setelah ribuan siklus penggunaan.
Apple merancang aspek spesifik dari struktur dan bahan laminasi untuk membedakan produk dari pesaing, meskipun dasar teknologinya berasal dari pengalaman yang dikumpulkan oleh Samsung di pasar perangkat lipat.
Kemajuan ini bertujuan untuk memecahkan masalah historis mengenai kekusutan dan daya tahan, poin yang dikritik pada perangkat lipat generasi sebelumnya yang tersedia di pasar.
Jadwal dan volume pasokan dikonfirmasi
Samsung Display berencana untuk memulai peningkatan produksi pada kuartal kedua tahun 2026, dengan fokus awal untuk memenuhi pesanan Apple. Relatos menunjukkan bahwa kapasitas terpasang dapat mendukung hingga 15 juta unit per tahun pada jalur khusus, dengan kemungkinan perluasan sesuai permintaan.
Perjanjian eksklusivitas mencakup model pertama dan kemungkinan versi berikutnya dalam jangka pendek, memastikan stabilitas rantai pasokan selama fase peluncuran produk dan konsolidasi.
Apple secara resmi tetap bungkam mengenai perangkat tersebut, namun pergerakan dalam rantai pasokan menegaskan bahwa persiapan terus berlanjut dengan kecepatan yang dipercepat untuk debut pada tahun 2026.

