Tiongkok dan Rusia memperkuat kemitraan strategis di tengah perubahan global, kata Xi Jinping

russia e china

russia e china - Studio Romantic/Shutterstock.com

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan bahwa stabilitas dan kepastian hubungan antara China dan Rússia sangat berharga dalam menghadapi skenario internasional yang ditandai dengan perubahan dan ketidakstabilan. Ele menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan Menteri Relações Exteriores dari Rússia, Sergey Lavrov, yang diadakan Rabu ini di Pequim. Xi juga menyoroti vitalitas dan pentingnya teladan perjanjian persahabatan antara kedua negara.

Pemimpin Tiongkok menyarankan kedua negara untuk memperdalam kolaborasi strategis guna membela kepentingan sah kedua negara dan menjaga persatuan Sul Global negara. Ele juga meminta China dan Rússia untuk melaksanakan tanggung jawab yang diharapkan dari negara-negara besar dan anggota tetap Segurança dari PBB. Rapat berlangsung pada Grande Salão dari Povo.

Xi Jinping – Gil Corzo / Shutterstock.com

Pertemuan di Pequim memperkuat kemitraan

Lavrov tiba di China pada hari Selasa untuk kunjungan dua hari atas undangan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. Durante percakapan dengan Xi, pihak Rusia menyampaikan salam tulus dari Presiden Vladimir Putin. Kedua pemerintah berupaya untuk melaksanakan konsensus yang dicapai antara para pemimpin Xi dan Putin pada pertemuan sebelumnya.

Kemitraan strategi komprehensif antara China dan Rússia telah menunjukkan ketahanan yang tinggi dalam lingkungan eksternal yang kompleks. Perdagangan dan investasi antar negara tetap berjalan baik. Além Selain itu, terdapat koordinasi yang erat di forum multilateral seperti PBB.

  • Para rektor membahas cara-cara untuk memperkuat komunikasi strategis.
  • Para pihak sepakat untuk mendorong pengembangan kemitraan ke tingkat yang lebih tinggi.
  • Fokusnya termasuk membela kepentingan bersama dan saling mendukung dalam isu-isu internasional.
  • Lavrov menyatakan kesediaan Rússia untuk bekerja sama dengan China demi keadilan dan perdamaian dunia.

Pernyataan para pemimpin

Xi Jinping meminta Relações Exteriores kementerian kedua negara untuk sepenuhnya menerapkan konsensus antara presiden. Ele berpesan agar kemitraan strategis ini dapat dilanjutkan dengan lebih kokoh dan langgeng. Presiden Tiongkok juga menyebutkan pentingnya membela multilateralisme dan merevitalisasi otoritas PBB.

Lavrov menyatakan hubungan Rusia-Tiongkok menunjukkan ketahanan yang tinggi. Ele menunjukkan momen baik dalam perdagangan dan investasi bilateral. Menlu Rusia juga menyampaikan bahwa Moscou bersedia bekerja sama dengan Pequim untuk menjaga keadilan internasional dan berkontribusi terhadap perdamaian global.

Pertemuan tersebut terjadi di saat ketidakstabilan di beberapa kawasan di dunia. Fontes Pejabat Tiongkok dan Rusia menyoroti peran kedua negara sebagai kekuatan yang bertanggung jawab dalam mendorong tatanan internasional yang lebih adil.

Kerjasama di berbagai bidang

Hubungan antara China dan Rússia semakin dalam dalam beberapa tahun terakhir. Kedua pemerintah terus melakukan dialog mengenai isu-isu keamanan, ekonomi dan diplomasi multilateral. Perjanjian persahabatan terus menjadi dasar tindakan bersama.

Perdagangan bilateral mencatat kemajuan yang konsisten meskipun ada tantangan global. Investimentos di sektor-sektor seperti energi dan teknologi terus tumbuh. Koordinasi dalam organisasi internasional memungkinkan China dan Rússia menghadirkan posisi yang selaras dalam berbagai isu.

Xi Jinping menekankan bahwa kedua negara harus saling percaya dan mendukung. Ele membela perlunya kerja sama yang lebih mendalam untuk menghadapi konteks global saat ini. Pertemuan tersebut berfungsi untuk menyelaraskan posisi sebelum kemungkinan diskusi di forum lain.

Perspektif bilateral dan multilateral

Rektor Wang Yi ikut serta dalam persiapan kunjungan Lavrov. Percakapan tersebut mencakup topik-topik seperti memperkuat hubungan dan pertukaran informasi mengenai skenario regional. Autoridades dari kedua belah pihak menilai positif keadaan kemitraan saat ini.

Tiongkok dan Rússia berupaya memperluas pengaruh bersama dalam urusan global. Fokusnya adalah pada mendorong pembangunan yang seimbang dan mempertahankan prinsip-prinsip kedaulatan. Kemitraan dipandang sebagai faktor stabilitas di saat ketidakpastian.

Pernyataan Xi Jinping memperkuat komitmen bersama. Kedua pemerintah berencana untuk melanjutkan dialog tingkat tinggi. Kunjungan dari Lavrov merupakan langkah lain dalam menjaga saluran komunikasi tetap terbuka antara Pequim dan Moscou.

Detail agenda diplomatik

Kunjungan dua hari ini memungkinkan terjadinya diskusi rinci mengenai isu-isu bilateral dan internasional. Lavrov juga harus bertemu dengan perwakilan Tiongkok lainnya. Program ini mencakup penilaian kerjasama praktis di beberapa bidang.

Kedua negara mempertahankan posisi yang konvergen dalam beberapa isu dalam agenda global. Penyelarasan Essa memfasilitasi tindakan terkoordinasi di forum seperti PBB. Kemitraan ini terus berkembang secara bertahap dan konsisten.