Seorang wanita tewas saat melindungi putrinya dari granat yang diledakkan oleh mantannya di Bristol, Inggris
Seorang wanita berusia 35 tahun meninggal setelah menyelamatkan putrinya yang masih kecil dari ledakan yang disebabkan oleh mantan rekannya di Bristol, di Inglaterra. Kasus yang terjadi pada Minggu, 3 Mei dini hari ini dianggap pihak berwenang sebagai pembunuhan.
Mãe menyelamatkan putrinya sebelum ledakan
Joanne Shaw mengeluarkan anak tersebut dari kediamannya dan menempatkannya untuk bermain di taman saat terjadi pertengkaran sengit dengan Ryan Kelly, 41 tahun. Tindakan instan itu menyelamatkan nyawa putrinya. Momentos kemudian, sebuah granat yang dilempar oleh Kelly meledak di dalam rumah, meninggalkan ibunya di reruntuhan.
Moradores dari kawasan Frenchay, tetangga kediaman, melaporkan bahwa mereka mendengar teriakan sesaat sebelum ledakan. Seorang tetangga mengaku mendengar Joanne berteriak “pergi”. Polisi menerima laporan insiden rumah tangga pada pukul 18:17. Ledakan terjadi sekitar pukul 06.30.
Sequência dari kejadian menjelang kejadian tersebut
Stuart Blanchard, yang tinggal dekat dengan kediaman tersebut, membenarkan bahwa anak tersebut sedang bermain trampolin di taman tepat pada saat ledakan terjadi. Kedekatan beberapa detik antara menyelamatkan putrinya dan ledakan sangat menentukan hasilnya.
“Dia mungkin mengirim anak itu keluar untuk menghindari menyaksikan pertengkaran tersebut,” lapor tetangganya kepada portal berita lokal. Testemunhas menunjukkan bahwa hubungan pasangan tersebut telah bermasalah selama beberapa waktu. Wanita tersebut telah berpisah dari Kelly dan tinggal di kediaman tersebut bersama putrinya.
Ryan Kelly dilaporkan tiba di properti tersebut membawa granat militer. Ele dengan sengaja meledakkan perangkat tersebut di depan pintu rumah sehingga menimbulkan ledakan yang menewaskan Joanne Shaw di tempat.
Investigação menunjukkan sejarah kekerasan
Polisi Bristol telah secara resmi mengkonfirmasi bahwa kematian tersebut telah terdaftar sebagai pembunuhan. Pihak berwenang juga mengidentifikasi riwayat kekerasan dalam rumah tangga yang terdokumentasi di antara pasangan tersebut. Konteks Este memperkuat dugaan bahwa tindakan tersebut disengaja dan bukan disengaja.
Investigasi masih berlangsung. Elementos utama yang sedang ditinjau meliputi:
- Origem granat dan cara mendapatkannya
- Comunicações antara korban dan tersangka pada hari-hari sebelumnya
- Antecedentes dari Ryan Kelly di kepolisian
- Testemunhas dari insiden domestik sebelumnya pada pukul 06:17
- Perícia forensik dari reruntuhan kediaman
Polisi menjaga kontak langsung dengan keluarga Joanne Shaw, menawarkan dukungan selama kesedihan mereka. Anak yang diselamatkan tersebut berada di bawah perlindungan otoritas sosial Inggris.
kekerasan dalam rumah tangga Contexto di Reino Unido
Homicídios terkait kekerasan dalam rumah tangga mewakili sebagian besar kejahatan berat di Reino Unido. Casos di mana upaya perempuan melindungi anak-anak dari penyerang didokumentasikan secara rutin oleh penegak hukum.
Kematian Joanne Shaw menghidupkan kembali diskusi tentang perlindungan hukum bagi korban kekerasan dalam rumah tangga dan kecepatan dalam menanggapi pengaduan. Polisi Embora menanggapi panggilan tersebut pada pukul 06:17, ledakan terjadi beberapa menit kemudian.
Vizinhos mengungkapkan keterkejutannya atas kejadian tersebut. Moradores dari Frenchay menggambarkan area tersebut sebagai area yang damai dan ledakan sebagai sesuatu yang sama sekali tidak terduga. Peledakan granat di kawasan pemukiman menarik perhatian pihak berwenang terhadap masalah akses terhadap alat peledak.
Investigasi terus dilakukan sementara masyarakat setempat memproses trauma kolektif dari peristiwa tersebut. Avon dan Somerset Polisi terus mencari keterangan tambahan dari para saksi yang mungkin pernah melihat Ryan Kelly sebelum atau sesudah kejadian.







