Ingrid Vera Figueroa, 42, kehilangan nyawanya setelah terjatuh dari lereng gunung berapi Llaima saat merayakan ulang tahunnya. Kejatuhan terjadi pada Minggu sore, saat pendaki dan rombongan sedang mendaki kurang lebih 2.000 meter di atas permukaan laut di Parque Conguillio, di kawasan La Araucanía, di Chile. Wanita itu terjatuh sekitar 500 meter di lereng gunung. Autoridades segera dipanggil, tetapi kondisi cuaca buruk membuat penyelamatan tidak mungkin dilakukan hingga fajar.
Horas sebelum kecelakaan, Vera mempublikasikan pesan di media sosial. “Saya berharap Deus bersama saya di hari yang indah ini ketika saya berusia 42 tahun. Estou sangat bahagia.” Ela juga merekam video saat fajar, memperlihatkan rombongan bersiap melakukan pendakian. Dalam rekaman tersebut, dia menyebutkan rasa khawatirnya, namun bertekad untuk mencapai puncak. Optimisme Seu menandai petualangan terakhirnya.
Circunstâncias dari musim gugur dan penyelamatan
Kejatuhan terjadi saat Vera dan kawan-kawan sedang turun setelah mencapai puncak. Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan, namun bukti menunjukkan hilangnya keseimbangan di lereng. Ventos yang intens dan jarak pandang yang rendah menghalangi helikopter Grupo dari Operações Especiais dari Polícia mendekati lokasi untuk penyelamatan udara. Equipes dari LSM Busca dan Resgate dari Villarrica berhasil menemukan lokasi jenazah di kawasan pegunungan. Operasi pencarian yang sangat dingin dan berkepanjangan.
Bombeiros dan Carabineiros GOPE tiba di lokasi pada Senin pagi untuk mengeluarkan jenazah. Transfer dilakukan ke Serviço Médico Legal, dipasang di Centro dari Esqui. Ian Gorayeb, direktur regional Senapred, mengkonfirmasi operasi tersebut sekitar pukul 10 pagi.
Quem adalah Ingrid Vera
Vera adalah spesialis wisata petualangan dan anggota aktif Clube dari Montanhismo dari Villarrica. Para pendaki tersebut memiliki pengalaman mendaki dan trekking, setelah sebelumnya menaklukkan beberapa puncak di kawasan tersebut. Prestasi Alguns termasuk pendakian gunung berapi Lonquimay dan Presa Diabo, Parque Nacional Villarrica. Ela dengan cermat mendokumentasikan setiap petualangan di media sosialnya, berbagi hasratnya untuk mendaki gunung kepada para pengikutnya.
Vera adalah ibu dari dua anak. Kematian Sua menandai satu lagi kecelakaan fatal dalam aktivitas pendakian gunung, menyoroti risiko yang melekat dalam pendakian gunung berapi aktif dalam kondisi cuaca yang menantang. Keluarga dan komunitas pendaki gunung berduka atas kehilangan pendaki berpengalaman tersebut.
- Altitude tempat terjadinya kejatuhan: kurang lebih 2 ribu meter
- Altura dari musim gugur: sekitar 500 meter
- Idade Korban: 42 tahun
- Kerusakan Local: Vulcão Llaima, Parque Conguillio
- Tempo antara pesan terakhir dan kecelakaan: sekitar 10 jam

