Berita Terbaru (ID)

Kematian Peabo Bryson pada usia 75 tahun meninggalkan warisan lagu-lagu Disney

Peabo Bryson
Peabo Bryson - Instagram

Penyanyi Amerika Peabo Bryson meninggal dunia pada usia 75 tahun. Keluarga mengonfirmasi kematiannya pada hari Selasa, hanya beberapa hari setelah dia menderita stroke. Bryson menjadi terkenal di seluruh dunia karena duetnya dalam produksi Disney.

Artis tersebut menampilkan “Beauty and the Beast” bersama Céline Dion dalam film tersebutBela dan Besta. Lagu tersebut memenangkan Oscar untuk lagu orisinal terbaik. Ele juga merekam “A Whole New World” dengan Regina Belle untukAladdin, yang juga menerima Oscar.

Família mengonfirmasi kematian dan memberi penghormatan kepada karier

Keluarga mengeluarkan pernyataan tentang kematian tersebut. Eles menyoroti kecintaan penonton terhadap suara dan semangat kemurahan hati Peabo Bryson.

Teks tersebut menyebutkan bahwa, meskipun menderita, keluarga tersebut menemukan kenyamanan atas pengaruh musiknya terhadap beberapa generasi. Artis ini lahir di Carolina dari Sul dan memulai karirnya pada tahun 1970-an.

  • Peabo Bryson dibentuk dengan grup Moses Dillard dan Tex-Town Display
  • Kontrak solo Assinou dengan label rekaman Bang Records di Atlanta
  • Lançou berduet besar pertama dengan Roberta Flack pada tahun 1983
  • Conquistou dua penghargaan Grammy untuk bekerja dengan Disney

Sucesso pada tahun 1990-an dengan soundtrack

Peabo Bryson mendapat pengakuan internasional pada tahun 1990an. Kemitraan dengan Céline Dion dan Regina Belle menandai era keemasan animasi Disney.

Lagu-lagunya menjadi klasik di pesta pernikahan dan acara romantis. “Beauty and the Beast” dan “A Whole New World” mencapai puncak tangga lagu dan menerima penghargaan penting selain Oscar.

Penyanyi ini mempertahankan karir yang solid di R&B. Ele merekam balada yang mendefinisikan gaya badai yang tenang di Estados Unidos. Publik Brasil juga sangat mengetahui versi sulih suara dan versi asli dari lagu tersebut.

Karier Início dan berakar di AS bagian selatan

Bryson lahir dan besar di Carolina dari Sul. Ele bersekolah di sekolah Beck High School selama periode segregasi rasial.

Aos, 14 tahun, sudah tampil di taman dan acara lokal. Transisi ke artis solo terjadi setelah bekerja dengan grup Moses Dillard. Perusahaan rekaman Bang Records memilihnya sebagai pemain balada.

Ele telah membuat diskografi dengan puluhan album. Fokusnya selalu pada interpretasi emosional dan kualitas vokal. Peabo Bryson tidak pernah meninggalkan akarnya dalam ritme dan blues.

Musik Legado dan pengakuan industri

Seniman meninggalkan katalog yang mencakup beberapa generasi. Lagu Disney terus diputar di playlist dan acara hingga saat ini.

Céline Dion dan Regina Belle juga merekam versi solo dari lagu-lagu tersebut. Duet dengan Dion dihadirkan di Grammy Awards tahun 1993. Penampilannya masih membekas di ingatan publik.

Kematian terjadi setelah stroke pada akhir Mei. Bryson telah berada di bawah perawatan medis sejak saat itu. Pihak keluarga diperkirakan akan segera mengumumkan detail perayaan kehidupan tersebut.

Penyanyi itu meninggalkan istri, anak, dan cucunya. Ele tinggal di wilayah Atlanta, di Geórgia. Kabar tersebut menuai simpati dari para penggemar dan musisi di media sosial.

Carreira selama lebih dari lima dekade

Peabo Bryson merekam hits seperti “I’m So Into You” dan hits romantis lainnya. Ele telah berkolaborasi dengan nama-nama besar di musik Amerika selama bertahun-tahun.

Artis tersebut berpartisipasi dalam soundtrack film lain dan proyek khusus. Suara Sua yang dalam dan ekspresif menentukan gaya interpretasi yang memengaruhi penyanyi muda.

Peringatan dan peringatannya belum ditentukan tanggalnya. Pihak keluarga meminta privasi saat ini, namun mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diterima dari seluruh dunia.

Peabo Bryson meninggalkan warisan yang menggabungkan keunggulan vokal, kesuksesan komersial, dan kehadiran yang kuat dalam budaya pop melalui animasi Disney.

To Top