Berita Terbaru (ID)

Australia memenangkan undian Cooper Connolly melawan Pakistan di ODI ketiga

Cooper Connolly - @cooperconnolly9
Cooper Connolly - @cooperconnolly9

Austrália memenangkan undian dan terpilih menjadi pemukul pertama pada game ketiga dan penentu seri ODI melawan Paquistão. Konfrontasi terjadi di Estádio Gaddafi, di Lahore. Pertandingan ditunda 15 menit karena hujan deras.

Josh Inglis, kapten Australia, membenarkan pergantian tim dengan masuknya Cooper Connolly menggantikan Tanveer Sangha. Paquistão mempertahankan lineup awal. Capitães dari kedua belah pihak akan mengharapkan nada yang menguntungkan spinners sepanjang pertandingan.

Decisão dari Austrália dalam undian menentukan strategi awal

Hujan yang turun sebelum pertandingan menunda dimulainya upacara pengundian. Mesmo dengan demikian, kondisi membaik dan memungkinkan start normal. Josh Inglis memilih untuk menempatkan tim sebagai yang pertama. Ele mengutip total bagus yang diraih di game sebelumnya sebagai referensi.

Strateginya berupaya memanfaatkan kondisi awal lapangan baru. Austrália bertujuan untuk membangun skor kompetitif. Kapten Australia itu menyebut tim perlu mengulang performa 231 poin dari laga terakhir.

Mudança di tim Australia menghadirkan Cooper Connolly

Perubahan utama di Australia adalah dimasukkannya Cooper Connolly. Pemain menggantikan Tanveer Sangha. Perubahan Essa terjadi pada pertandingan yang menentukan seri.

  • Cooper Connolly mengambil posisi serba bisa tingkat menengah
  • Tanveer Sangha tidak dimasukkan dalam lineup awal
  • Pemain Demais Austrália mempertahankan posisi biasa
  • Josh Inglis berlanjut sebagai kapten dan penjaga gawang

Tim Australia mencari keseimbangan lebih dengan penambahan pemain muda. Connolly menambahkan opsi batting dan slow spin bowler.

Paquistão mempertahankan tim dan fokus pada penahanan

Shaheen Shah Afridi, kapten Pakistan, memastikan susunan pemain yang sama seperti pada game sebelumnya. Tim Pakistan datang dengan motivasi setelah hasil positif di ODI pertama. Eles ingin membatasi Austrália hingga kurang dari 200 poin.

Pada game pertama, di Rawalpindi, Paquistão menahan Austrália tepat 200 dan menang dengan mudah. Afridi memperkuat kepercayaan diri pada putaran dan kecepatan serangan untuk mengulangi kontrol.

Cuaca di Lahore lebih sejuk dibandingkan di game kedua. Angin kencang Ventos bertiup melintasi lapangan, yang dapat mempengaruhi perilaku bola.

Seri terbaru Histórico menunjukkan keseimbangan

Serial ini terikat. Paquistão memenangkan ODI pertama dengan pengejaran yang solid. Austrália merespons di game kedua dengan performa bowling yang kuat yang membalikkan hasil. Agora, game ketiga menentukan pemenang seri.

Tim Ambos mengetahui dengan baik kondisi di Lahore. Estádio Gaddafi telah mendukung spinners seiring berjalannya permainan. Para kapten menyoroti pentingnya cepat beradaptasi dengan variasi lapangan.

Escalação melengkapi tim untuk menentukan

Paquistão

  • Sahibzada Farhan
  • Maaz Sadaqat
  • Babar Azam
  • Ghazi Ghori
  • Salman Ali Agha
  • Abdul Samad
  • Shadab Khan
  • Arafat Minhas
  • Shaheen Shah Afridi (kapten)
  • Haris Rauf
  • Abrar Ahmed

Austrália

  • Matt Short
  • Josh Inglis (kapten dan penjaga gawang)
  • Marnus Labuschagne
  • Alex Carey
  • Cameron Green
  • Matt Renshaw
  • Cooper Connolly
  • Oliver Peake
  • Matt Kuhnemann
  • Nathan Ellis
  • Adam Zampa

Expectativas untuk kondisi permainan dan lapangan

Para kapten mengharapkan lapangan untuk terus membantu para pemain bowling. Austrália ingin membangun total di atas 230 poin untuk memberikan tekanan pada lawan. Paquistão, pada gilirannya, bertaruh pada serangan yang bervariasi untuk menahan pukulan Australia sejak awal.

Permainan ini menandai akhir seri. Kemenangan menjamin trofi bagi tim yang berhasil mengalahkan rivalnya dalam kondisi yang mendukung penguasaan bola.

To Top