Albacete Balompié Selasa ini mengonfirmasi kepergian José Carlos Lazo. Striker Gaditan itu tidak akan melanjutkan karirnya di klub setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni.
Lazo tiba di Carlos Belmonte pada Agustus 2024 dengan ekspektasi besar. Klub mengontraknya sebagai pemain baru yang kuat, mampu menambah kreativitas dalam menyerang, setelah sempat bermain di Almería dan Espanyol. Pada saat itu, perekrutannya dipandang sebagai salah satu perekrutan utama dalam proyek tersebut.
Selama dua musim di Albacete, sang pemain memainkan 57 pertandingan resmi dan mencetak lima gol. Namun penampilannya di bawah ekspektasi, terhambat oleh cedera dan kurangnya keteraturan di lapangan.
Selamat tinggal resmi pertama dari jendela
Kepergian Lazo merupakan langkah pertama yang dikonfirmasi dalam kepergian Albacete untuk musim depan. Klub memulai perencanaan di bawah komando Toché, yang perlu menentukan skuad setelah akhir musim 2025/2026 di Divisi Kedua.
Albacete merilis pernyataan resmi berterima kasih kepada atlet tersebut atas sikap profesionalnya. “Kami hanya mengucapkan terima kasih kepada Lazo atas profesionalisme yang selalu ia tunjukkan selama mengenakan seragam kami. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di tantangan mendatang”, tegas entitas tersebut.
Panggung Agridulce di Carlos Belmonte
Masa Lazo di Alba menimbulkan perasaan campur aduk di kalangan para penggemar. Meskipun ada momen kualitas teknis, sang pemain tidak mampu mempertahankan konsistensi yang diinginkan. Masalah fisik dan sulitnya memantapkan dirinya sebagai pemain kunci menandai karirnya di tim Manchego.
Sebelum tiba di Albacete, penyerang berusia 30 tahun ini menonjol di Almeria, di mana ia berkontribusi pada akses mereka ke elit Spanyol. Lulusan tim muda Real Madrid, ia memiliki pengalaman di beberapa klub Divisi Dua dan menikmati fase terbaiknya di Andalusia.
Kini, Lazo sudah bebas pasar dan bisa mencari destinasi baru. Albacete pun terus berupaya memformulasi ulang skuadnya untuk musim 2026/2027.