Lauren Aston mengatakan pengecer yang meniru produknya menyebabkan kerugian puluhan ribu pound.
Seorang pengusaha kecil di Worcestershire melaporkan kehilangan “puluhan ribu pound” karena desainnya dicuri secara online.
Lauren Aston, dari Hagley, telah merajut di studionya di kota selama lebih dari 10 tahun. Dia menjadi terkenal setelah Claudia Winkleman mengenakan salah satu desainnya di serial hit BBC The Traitors.
Saat ini, ia berkolaborasi dengan toko online Not on the High Street untuk membantu pengusaha lain melindungi idenya.
“Nilainya puluhan ribu pound dan saya sedang belajar mengembangkan ketahanan untuk menghadapinya,” kata Aston.
“Pada awalnya, ini merupakan kerugian besar bagi saya dalam banyak hal dan kami menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencoba mengirimkan pemberitahuan di luar hukum dan menghubungi orang-orang, meminta mereka untuk menghapus konten tersebut.”
“Kemudian setelah beberapa saat saya menyadari bahwa saya sebenarnya kehilangan lebih banyak lagi dengan mencoba meraihnya, karena itu seperti mencoba mengambil air dengan tangan Anda.”
Not on the High Street melaporkan bahwa pencurian kekayaan intelektual menghalangi beberapa usaha kecil untuk meluncurkan produk baru.
Pascal Schuster, CEO Not On The High Street, menjelaskan: “Mereka tidak ingin produk mereka ada di Instagram atau Facebook lagi karena begitu sebuah produk dimasukkan ke dalam kampanye, produk tersebut akan dikloning, dibuat ulang, dan dijual lebih murah.”
“Kami telah menciptakan dana hukum kami sendiri di mana kami membantu mitra kami memerangi pencurian desain sedapat mungkin.”
Gambar berdampingan menunjukkan salah satu desain Aston (kiri) di sebelah desain yang disalin.
Pemerintah juga telah menyatakan bahwa mereka menanggapi masalah ini dengan serius dan telah menghubungi toko-toko e-commerce besar di Inggris dan luar negeri.
Juru bicara Kantor Kekayaan Intelektual mengatakan: “Kami juga memberikan panduan terperinci untuk membantu usaha kecil dan masyarakat umum mengidentifikasi dan melaporkan produk palsu dan melanggar hak cipta, sambil bekerja sama dengan mitra kami untuk melindungi pedagang yang sah dan meningkatkan kesadaran konsumen akan bahaya.”
Namun Dids McDonald, direktur organisasi Anti Copying in Design, mengatakan masalahnya masih “meluas”.
“Masyarakat mencari cara tercepat untuk memasarkan, dan cara termudah adalah dengan meniru karya desainer,” ujarnya.
Faktanya, banyak orang di industri kreatif yang menderita karena tiruan yang dibuat oleh raksasa dunia ini.
Gambar kedua berdampingan menunjukkan desain Aston lainnya (kiri) di samping desain serupa.
McDonald menyarankan para desainer untuk “lebih waspada” dengan menyimpan jejak kertas atau digital pada desain mereka, serta menggunakan tanda air pada gambar.
Sementara itu, Aston menyatakan akan terus berkreasi, namun ingin masyarakat lebih waspada terhadap apa yang mereka beli.