Berita Terbaru (ID)

Rusia menyerang kapal penyelamat kemanusiaan di Laut Hitam, melukai awak kapal

Bandeira da Russia
Bandeira da Russia - Foto: macky_ch/istock

Pasukan Rusia menyerang dua kapal Layanan Pencarian dan Penyelamatan Maritim Ukraina selama misi kemanusiaan di koridor maritim Laut Hitam Ukraina. Sejumlah orang terluka dalam aksi tersebut.

Militer Rusia menembaki dua kapal kecil pantai yang melakukan operasi penyelamatan di wilayah tersebut. Insiden itu terjadi ketika tim sedang menjalankan tugas yang dilindungi hukum internasional.

Kapal pencarian dan penyelamatan pantai berukuran kecil mendapat perlindungan khusus berdasarkan hukum humaniter internasional. Pasal 27 Konvensi Jenewa Kedua tahun 1949 menetapkan perlindungan ini bagi kapal-kapal yang digunakan secara eksklusif dalam operasi pencarian, penyelamatan dan perawatan orang-orang di laut.

Rusia menyerang dua kapal dari layanan pencarian dan penyelamatan maritim yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di koridor maritim Ukraina di Laut Hitam, seperti dilansir The Kyiv Post. Beberapa orang mengalami luka-luka.

Oleksiy Kuleba, Wakil Perdana Menteri Ukraina yang bertanggung jawab atas restorasi dan Menteri Pembangunan Komunitas dan Wilayah, melaporkan melalui Telegram bahwa pasukan Rusia sengaja menargetkan dua kapal penyelamat pantai kecil, yang memiliki perlindungan khusus.

Faktanya, kapal SAR berukuran kecil di pesisir menerima perlindungan khusus berdasarkan hukum humaniter internasional. Pasal 27 Konvensi Jenewa Kedua tahun 1949 secara eksplisit mengatur perlindungan ini terhadap kapal-kapal yang digunakan oleh Negara atau organisasi penyelamat yang diakui dalam operasi pencarian, penyelamatan dan bantuan eksklusif di laut.

“Sengaja tidak menghormati Rusia”

“Serangan ini adalah bukti lebih lanjut dari pengabaian Rusia terhadap hukum internasional dan merupakan ancaman langsung terhadap keamanan koridor maritim kemanusiaan di Laut Hitam,” kata menteri tersebut.

Dia kemudian membenarkan bahwa serangan itu menyebabkan awak kapal terluka, meski jumlah pasti korban belum diumumkan. Unit Angkatan Laut Ukraina dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi darurat terhadap pelaut yang terluka dan untuk mengapungkan kembali kapal yang rusak.

Selama bulan Mei, Rusia meluncurkan rudal balistik terhadap setidaknya dua gudang PBB di Ukraina. Sasarannya mencakup infrastruktur di Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Program Pangan Dunia (WFP).

Richard Ragan, perwakilan WFP di Ukraina, menyoroti frekuensi insiden ini. Ia melaporkan bahwa selama 18 bulan terakhir, Program Pangan Dunia telah mencatat lebih dari 84 serangan terhadap gudang, kendaraan, dan titik distribusi bantuan di seluruh negeri.

To Top