Berita Terbaru (ID)

Stacey King, juara NBA tiga kali bersama Chicago Bulls, meninggal pada usia 59 tahun

Stacey King
Stacey King - Reprodução Youtube

Chicago Bulls mengonfirmasi kematian Stacey King Minggu ini. Mantan pemain dan komentator tim itu berusia 59 tahun. King adalah anggota tim yang memenangkan tiga gelar NBA berturut-turut antara tahun 1991 dan 1993. Dia bermain bersama Michael Jordan dan Scottie Pippen. Organisasi tersebut diberitahu oleh keluarga dan belum merilis penyebab kematiannya saat ini.

King masuk NBA terpilih keenam secara keseluruhan dalam draft 1989 dari Universitas Oklahoma. Musim penuh pertamanya bersama Chicago Bulls bertepatan dengan dimulainya dinasti yang dipimpin Phil Jackson. Setelah delapan tahun sebagai seorang profesional, dengan tugas bersama tim lain, dia kembali ke Chicago untuk karir luar biasa kedua di bidang penyiaran.

Raja adalah bagian dari dinasti gelar Bulls

Stacey King memainkan 514 pertandingan dalam karir regulernya di NBA. Dia berkontribusi pada tiga cincin kejuaraan pertama Chicago Bulls pada tahun 1990-an. Tim ini memenangkan Final melawan Los Angeles Lakers pada tahun 1991, Portland Trail Blazers pada tahun 1992 dan Phoenix Suns pada tahun 1993.

  • Rata-rata karir 7,7 poin per game
  • 3,9 rebound per game
  • Partisipasi dalam 60 pertandingan final dari tahun 1991 hingga 1993

Setelah meninggalkan pengadilan, King menjadi komentator televisi untuk Chicago Bulls mulai musim 2006-07. Suaranya yang lincah dan slogannya yang mencolok memikat banyak penggemar dari generasi ke generasi. Dia menerima Emmy untuk pekerjaan siarannya. Penyiar Jerry Reinsdorf, pemilik dan presiden tim, menyoroti hubungan lebih dari tiga dekade dengan franchise tersebut.

Karir sebagai pemain termasuk tugas dengan beberapa tim

Setelah tahun-tahun kejayaan di Chicago, King mengenakan seragam Minnesota Timberwolves, Miami Heat, Boston Celtics, dan Dallas Mavericks. Dia mengakhiri karir atletiknya pada tahun 1997. Kembali ke organisasi Bulls sebagai bagian dari tim penyiaran mengukuhkan kehadirannya dalam ingatan para penggemar.

Raja lahir pada tanggal 29 Januari 1967, di Lawton, Oklahoma. Dia selalu menjaga hubungan yang kuat dengan Chicago. Komentator berpartisipasi dalam podcast dan acara tim, menjaga antusiasme bahkan di luar siaran. Fans membanjiri media sosial dengan penghormatan untuk pemain dan narator.

Reaksi dari NBA dan dunia bola basket

Kabar meninggalnya Stacey King langsung menimbulkan keributan. Chicago Bulls menerbitkan pernyataan resmi yang menyatakan penyesalan. Tim, pemain, dan tokoh lain dari liga memberikan penghormatan secara online. Michael Jordan dan Scottie Pippen, rekan satu tim, berduka atas kehilangan anggota penting dalam sejarah franchise tersebut.

Kurangnya rincian mengenai penyebab kematian menimbulkan spekulasi awal, namun keluarga dan tim memilih untuk tidak memberikan informasi tambahan untuk saat ini. Laporan menunjukkan bahwa King ditemukan di kediamannya di River Forest, Illinois. Otopsi dijadwalkan untuk mengklarifikasi fakta.

Warisan melampaui pengadilan dan ruang siaran

Stacey King meninggalkan jejak atas kontribusinya di lapangan dan energinya dalam narasinya. Komentarnya yang penuh humor dan semangat mengubah siaran menjadi pengalaman yang lebih dekat bagi para penggemar. Dia telah membantu menjaga hubungan antara Chicago Bulls dan basis penggemar mereka tetap hidup selama dua dekade.

Tim belum mengumumkan rencana penghormatan resmi. Musim NBA masih berlangsung, namun kematian King merupakan kerugian besar bagi komunitas bola basket Chicago. Fans mengingat momen-momen ikonik, seperti panggilan tak terlupakan dalam pertandingan penting dan dedikasi terus-menerus kepada tim.

Karier dirangkum dalam angka dan pencapaian

King mengumpulkan lebih dari 4 ribu poin di NBA sepanjang karirnya. Fase paling produktifnya terjadi pada tahun-tahun bersama Chicago Bulls. Sebagai komentator, ia hadir di ratusan pertandingan yang disiarkan televisi, selalu dengan semangat yang sama. Legacy menggabungkan pencapaian kolektif dengan kemampuan menceritakan kisah bola basket dengan cara yang mudah diakses.

Chicago Bulls mengakhiri pernyataannya dengan memperkuat peran King sebagai bagian dari keluarga organisasi. Suara yang menggema selama bertahun-tahun di siaran meninggalkan kekosongan yang sulit diisi. Penggemar dan kolega terus memberikan penghormatan publik beberapa jam setelah pengumuman tersebut.

To Top