Bahia akan menerima pabrik Brasil pertama untuk sistem penyimpanan energi baterai dari Windey Energy China. Unit ini akan dipasang di Kompleks Industri Camaçari, di Wilayah Metropolitan Salvador, dengan perkiraan investasi sebesar R$100 juta selama lima tahun ke depan.
Peletakan batu pertama dijadwalkan dilakukan pada Selasa (9) ini. Pada tahap awal, perusahaan harus berinvestasi sekitar R$30 juta pada tahun pertama.
Pabrik baru ini akan didedikasikan untuk produksi sistem BESS (Battery Energy Storage Systems), sebuah teknologi penting untuk mengintegrasikan sumber terbarukan yang bersifat intermiten, seperti angin dan matahari, ke dalam jaringan listrik dengan cara yang lebih stabil.
Operasionalnya diperkirakan akan dimulai pada paruh pertama tahun 2027. Ketika beroperasi penuh, pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi hingga 1,5 GWh per tahun, memenuhi permintaan pasar Brasil akan solusi penyimpanan yang terus meningkat.
Bahia memperkuat daya tarik bagi raksasa transisi energi
Proyek ini memperkuat peran negara sebagai pusat energi terbarukan di negara tersebut. Bahia memimpin pembangkit listrik tenaga angin nasional dan telah mencapai kemajuan pesat di bidang tenaga surya, dengan kapasitas terpasang lebih dari 21 GW dalam bidang energi terbarukan dan ratusan proyek yang sedang beroperasi.
Kompleks Industri Camaçari, yang secara tradisional kaya akan petrokimia, telah berubah menjadi pusat mobilitas listrik dan energi ramah lingkungan. Baru-baru ini, lokasi tersebut telah menarik investasi seperti BYD pada kendaraan listrik dan Siemex Solutions Jerman pada panel surya, dengan total kontribusi asing mencapai miliaran.
Penciptaan lapangan kerja dan dampaknya pada rantai produksi
Selain investasi industri, proyek ini harus menciptakan lapangan kerja langsung dan tidak langsung serta memperkuat rantai energi lokal yang ramah lingkungan. Kedatangan Windey Energy, salah satu produsen peralatan terbarukan terbesar di dunia, memperluas kehadiran perusahaan internasional di negara bagian tersebut dan berkontribusi pada modernisasi sektor kelistrikan Brasil.
Dalam konteks nasional, penyimpanan baterai menjadi relevan dengan perluasan energi terbarukan, membantu menyeimbangkan pasokan dan permintaan serta mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik termoelektrik pada periode rendahnya pembangkitan listrik.