Aktris dan penyanyi Bridgit Mendler, mantan bintang Disney, menyatakan bahwa perilisan EP “Once Again…” yang tidak terduga di beberapa platform digital tidak terjadi atas izinnya.
Meskipun ia saat ini menjabat sebagai CEO sebuah startup komunikasi dirgantara yang menjanjikan, Northwood Space, enam lagu yang belum dirilis tiba-tiba muncul di profil Spotify dan Apple Music miliknya pada Jumat lalu.
Oleh karena itu, nampaknya sang artis memang belum resmi kembali ke dunia musik, meski dengan tersedianya enam komposisi baru tersebut di saluran streamingnya.
Dirilis pada hari Jumat, karya dengan nama “Once Again…” muncul di profil mantan bintang Disney tersebut, yang diidentifikasi sebagai “rilis baru”. Materinya terdiri dari enam lagu: “Bunga”, “Dingin”, “Mercy”, “Long Run”, “Loyalties” dan “Oxygen”.
Namun, Mendler, yang meninggalkan Hollywood sekitar sepuluh tahun lalu untuk memprioritaskan pelatihan akademisnya dan membangun karir di sektor teknologi, menggunakan akunnya di X (sebelumnya Twitter) pada Rabu malam lalu untuk mengklarifikasi bahwa dia tidak bertanggung jawab atas perilisan lagu tersebut.
“Saya meminta maaf kepada semua orang atas kekecewaan ini, tetapi perilisan di Spotify bukan milik saya!”, tulis artis tersebut, sambil menambahkan: “Jika itu benar-benar terjadi, Anda dapat yakin, Anda akan menjadi orang pertama yang mengetahuinya.”
Portal Hollywood Reporter mencari kontak dengan Spotify dan Apple Music untuk mengumpulkan pernyataan tentang insiden tersebut, karena lagu-lagu tersebut terus tersedia di platform tersebut hingga Rabu malam.
Karya musik terbaru Mendler sebelum kejadian ini adalah album “Hello My Name Is…”, dirilis pada tahun 2012, yang menampilkan lagu-lagu hits seperti “Ready or Not” dan “Hurricane”. Setelah itu, ia merilis beberapa single, dengan “Driving”, dari tahun 2017, menjadi yang terakhir.
Bridgit Mendler pertama kali mendapat pengakuan atas penampilannya dalam produksi televisi Disney Channel “Good Luck, Charlie!” dan “Penyihir dari Waverly Place.” Dia juga berpartisipasi dalam film fitur “Lemonade Mouth” tahun 2011, berbagi layar dengan Naomi Scott, Hayley Kiyoko dan Adam Hicks.
Setelah akhir dari “Semoga Sukses, Charlie!” Pada tahun 2014, Mendler terlibat dalam beberapa proyek, seperti serial “Undateable” dan “Merry Happy Apapun”, serta film televisi “Thin Ice”. Namun, keputusannya adalah untuk secara bertahap menjauh dari sektor hiburan untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya pada kehidupan akademis.
Lintasan pendidikannya ditandai dengan beberapa prestasi, termasuk lulus dari University of Southern California, gelar master dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang terkenal dan, yang terbaru, gelar doktor di bidang Hukum dari Harvard Law School. Dia bahkan memulai gelar doktor kedua di MIT pada tahun 2020, tetapi menghentikannya.
Pada tahun 2023, ia ikut mendirikan Northwood Space, sebuah perusahaan yang ia dirikan bersama suaminya, Griffin Cleverly, dan insinyur Shaurya Luthra, di mana ia saat ini menjabat sebagai CEO. Perusahaan yang berbasis di California ini merupakan startup dirgantara yang mengkhususkan diri dalam pembuatan infrastruktur komunikasi satelit.