Gilberto Mora, 17 tahun, merupakan pemain termuda di Piala Dunia 2026

Gilberto Mora

Gilberto Mora @gil_morita

Gelandang serang Tijuana Gilberto Mora tiba di Piala Dunia 2026 sebagai pemain termuda di turnamen tersebut. Pada usia 17 tahun dan sekitar tujuh bulan (lahir pada 14 Oktober 2008), pemain Meksiko ini adalah satu-satunya pemain di bawah umur yang dipanggil untuk 48 tim dan akan melampaui rekor nasional yang telah ada sejak tahun 1930.

Partisipasi Mora sudah menjadi tonggak sejarah bagi Meksiko, pemilik rumah tersebut bersama dengan Amerika Serikat dan Kanada. Jika ia tampil dalam debutnya melawan Afrika Selatan, pada 11 Juni di Stadion Azteca, ia akan menjadi pemain termuda yang membela negaranya di Piala Dunia, melampaui Manuel Rosas, yang bermain pada usia 18 tahun delapan hari pada edisi 1930, di Uruguay.

Lintasan meteorik di kategori pemuda dan profesional

Terungkap di divisi pemuda Tijuana, Mora memulai debutnya di sepak bola profesional Meksiko pada usia 15 tahun, pada tahun 2024. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah Liga MX dan, segera setelah itu, menjadi pemain termuda yang memberikan assist. Pada tahun 2025, ia dipromosikan ke tim utama tim nasional Meksiko oleh Javier Aguirre.

Masih berusia 16 tahun, pemuda itu memenangkan Piala Emas Concacaf, menjadi atlet termuda dalam sejarah yang memenangkan turnamen resmi tim nasional senior. Kenaikan pesatnya menarik perhatian klub-klub Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, ​​​​dan Manchester City.

Perubahan apa yang terjadi pada Meksiko dan sepak bola remaja

Kehadiran Mora di Grup A, bersama Korea Selatan dan Republik Ceko, melambangkan kontras generasi di Piala Dunia 2026. Sementara para veteran seperti Guillermo Ochoa, 40, berkompetisi di edisi keenamnya, yang termuda mewakili masa depan El Tri.

Pemain termuda Piala Dunia 2026:

  1. Gilberto Mora (Meksiko) – 17 tahun (14/10/2008)

Perbandingan dengan catatan sejarah

Meski menjadi pemain termuda pada tahun 2026, Mora tidak masuk 10 besar sepanjang sejarah Piala Dunia. Pelé muncul di posisi ke-5 (17 tahun dan 235 hari, pada tahun 1958), dan Carvalho Leite dari Brasil di posisi ke-9 (18 tahun dan 25 hari, pada tahun 1930). Rekor absolut dimiliki oleh orang Irlandia Utara Norman Whiteside (17 tahun 41 hari, pada tahun 1982).

Apa yang membuat kasus Mora istimewa adalah konteksnya saat ini: ia tiba di turnamen di rumahnya, dengan ekspektasi tinggi dan sudah membawa beberapa rekor pemain muda. Penampilannya di debut dan putaran pertama bisa semakin mempercepat minat klub-klub besar Eropa.

Lihat Juga