Berita Terbaru (ID)

Didier Deschamps menyamai rekor bersejarah Felipão di Piala Dunia

Didier Deschamps - X.com/ França
Didier Deschamps - X.com/ França

Pelatih Prancis Didier Deschamps terus membangun karier penuh kesuksesan di Piala Dunia. Sang pelatih tidak hanya mengumpulkan gelar sebagai pemain dan komandan, tetapi juga mencapai tonggak sejarah yang menempatkannya di antara nama-nama besar di dunia sepakbola.

Dengan karir yang sudah sukses, termasuk gelar sebagai pemain pada tahun 1998 dan sebagai pelatih pada tahun 2018, Deschamps memimpin tim Prancis ke semifinal Piala Dunia ketiga mereka. Yang terbaru terjadi pada tahun 2022, di Qatar, ketika tim Eropa mencapai final, namun dikalahkan oleh Argentina.

Usai kemenangan 2-0 Bleus atas Maroko, Kamis 10 Juli 2026 lalu, Didier menyamai prestasi Luiz Felipe Scolari alias Felipão, dan Helmut Schon dari Jerman. Trio ini menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai tiga babak semifinal sebagai pelatih timnas. Di hari yang sama, Deschamps juga mencatatkan pertandingan Piala Dunianya yang ke-25, sebuah tonggak sejarah yang hanya pernah dicapai pelatih asal Jerman itu sebelumnya. Konsistensi mencapai babak semifinal di berbagai edisi Piala Dunia, terutama di sepak bola modern dan sangat kompetitif, menggarisbawahi kemampuan langka Deschamps untuk beradaptasi dan memimpin.

“Sekarang ada tiga semifinal berturut-turut. Kelihatannya wajar, tapi selalu sangat menantang”, kata Deschamps, menyoroti sulitnya prestasi tersebut. Dia menekankan pentingnya memiliki pemain-pemain hebat dan memuji mereka atas kesuksesan tim, sambil menambahkan: “Tetapi mungkin saya akan melakukan pekerjaan saya dengan baik.”

Pelatih asal Prancis itu pun berbagi sedikit mengenai filosofi kerjanya. “Saya punya prinsip, seperti rutinitas sehari-hari dan dedikasi. Ada yang bisa diulang, tapi tidak bisa ditiru. Situasi dan kondisi berubah. Banyak persoalan yang harus kita hadapi. Saya punya tim yang bagus dan kami berusaha mengantisipasi tantangan,” jelasnya.

Sejarah pelatih hebat yang mencapai babak semifinal kejuaraan dunia

Luiz Felipe Scolari, yang dikenal sebagai Felipão, berpartisipasi dalam tiga semifinal Piala Dunia. Dia memimpin Brasil pada tahun 2002 dan 2014, dan Portugal pada tahun 2006. Yang pertama menghasilkan kejuaraan dunia kelima bagi tim Brasil. Namun, gol kedua dikenang karena kekalahan menyakitkan 7-1 yang diderita melawan Jerman, di Mineirão.

Helmut Schon, pelatih Jerman Barat, yang telah meninggal dunia, memimpin tim pada musim 1966, 1970 dan 1974. Pada tahun 1966, kekalahan di final terjadi melawan Inggris, di London. Pada tahun 1970, tim tersebut dikalahkan oleh Italia, yang kemudian menghadapi Brasil di final yang menobatkan Pelé dan rekan satu timnya sebagai juara tiga kali. Pada tahun 1974, Schon dan Jerman Barat akhirnya memenangkan gelar di kandang sendiri.

Pada fase selanjutnya Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tim Prancis akan menghadapi pemenang pertandingan antara Spanyol dan Belgia. Pertandingan ini dijadwalkan pada hari Jumat ini, pukul 4 sore (waktu Brasília), di Los Angeles. Saat ditanya ekspektasinya, Deschamps memuji kedua tim Eropa tersebut.

Hari ini (Kamis) kami baru mengamankan tempat di semifinal, besok (Jumat) kami akan mengetahui lawan untuk tantangan selanjutnya. Namun, ini akan menjadi pertandingan yang sulit, kita berbicara tentang Piala Dunia. Artinya, kami masuk dalam empat tim terbaik”, pungkas sang pelatih.

To Top