Berita Terbaru (ID)

Rock in Rio 2026: megastruktur dihadirkan untuk menerima 100 ribu pengunjung setiap hari

Rock in Rio
Rock in Rio - Instagram

Organisasi Rock in Rio mengungkapkan, Rabu ini, 16 Juli, kemegahan struktur Cidade do Rock, yang sedang diselesaikan di Barra da Tijuca, di Rio de Janeiro. Festival ini menyiapkan ruang inovatif dengan kapasitas menerima lebih dari 100 ribu orang per hari, menjanjikan pengalaman mendalam dengan teknologi canggih dan area tematik yang beragam.

Detail struktur Cidade do Rock dalam jumlah

Acara yang akan berlangsung pada bulan September ini akan memiliki kompleks seluas 385 ribu meter persegi yang dilengkapi dengan panel LED seluas 5 ribu meter persegi untuk menampilkan konten visual yang berdampak. Untuk melayani masyarakat, akan tersedia 1.314 kamar mandi. Perakitan infrastruktur tersebut membutuhkan penggunaan kabel listrik sepanjang 120 kilometer dan material sebanyak 65,8 ton. Selain itu, rumput sintetis seluas 90.000 meter persegi dipasang, dan 168 air mancur minum dipasang di seluruh ruangan untuk memastikan hidrasi pengunjung.

Sebuah festival dengan jumlah besar dan dampak ekonomi yang kuat

Rock in Rio edisi 2026 diperkirakan akan mempertemukan lebih dari 1.300 seniman, tersebar di 190 pertunjukan, dengan 45 atraksi internasional. Pertunjukan akan berlangsung pada tanggal 4, 5, 6, 7, 11, 12 dan 13 September. Selain hiburan, festival ini menonjol sebagai mesin ekonomi bagi Rio de Janeiro. Menurut studi yang dilakukan oleh Fundação Getulio Vargas (FGV), acara ini diharapkan dapat menyuntikkan R$3,3 miliar ke dalam perekonomian lokal dan menciptakan sekitar 34 ribu lapangan kerja.

Direktur pemasaran Rock in Rio, Ana Deccache, menyoroti besarnya operasi tersebut, membandingkannya dengan “kota sementara”. “Mengingat kami menerima 100.000 kipas angin setiap hari dan 30.000 orang bekerja, ada 130.000 orang yang melewati kota ini setiap hari,” kata Deccache, menekankan bahwa struktur ini lebih besar daripada populasi sebagian besar kota di Brasil. Jumlah orang dan sumber daya yang dimobilisasi menunjukkan peran festival ini tidak hanya sebagai acara budaya, namun juga sebagai katalisator besar bagi peluang dan pergerakan di wilayah tersebut.

Panggung utama mendapatkan inovasi dan ukuran yang lebih besar

Panggung utama festival telah diperbaiki untuk edisi ini. Panggung Dunia, jantung dari Rock in Rio, akan memiliki lebar 107 meter, dengan panel LED seluas 2.400 meter persegi — jumlah LED yang hampir sama dengan keseluruhan Cidade do Rock pada edisi sebelumnya —, 200 amplifier, dan cakupan panggung sepanjang 24 meter.

Sunset Stage pun semakin bertambah, lebarnya mencapai 93 meter, tinggi 27,5 meter, dan lebar 24 meter. Inovasi-inovasi tersebut menjanjikan pengalaman visual dan suara yang lebih imersif bagi publik yang akan menemani para seniman di setiap bangunan ikonik tersebut.

Area tematik lainnya dengan berita untuk publik

  • Orde Tarian Baru:panggung yang didedikasikan untuk musik elektronik, lebar 56,5 meter, tinggi 22,5 meter, dan LED 502 m².
  • Ruang Favela:lingkungan yang menjunjung budaya masyarakat, lebar 75 meter, tinggi 12 meter dan dengan skenografi yang meniru 60 rumah.
  • Supernova:area dengan lebar 30 meter, tinggi 12 meter dan pemandangan unik yang dibentuk oleh 60 roda gigi.
  • Desa Global:ruang seluas 6.000 m² yang akan membawa pengunjung ke berbagai benua, terinspirasi oleh kota-kota global.

Komitmen festival terhadap keberlanjutan

Keberlanjutan terus menjadi pilar fundamental bagi Rock in Rio 2026. Organisasi ini menegaskan kembali komitmennya untuk menetralkan 100% emisi karbon yang dihasilkan di Cidade do Rock, sebuah inisiatif yang dikembangkan dalam kemitraan dengan perusahaan Axia Emergia. Festival ini telah mempertahankan sertifikasi internasional ISO 20121 sejak tahun 2013, sebuah pengakuan atas manajemen acara yang berkelanjutan, dan terus mencari praktik lingkungan baru untuk setiap edisi, memperkuat tanggung jawab sosial-lingkungan.

To Top