Gempa bumi berkekuatan 7,4 skala Richter meluluhlantahkan Kolombia pada 10 Agustus, mengakibatkan kematian sedikitnya 132 orang dan menyebabkan lebih dari 570 orang terluka. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan besar, dengan ratusan orang masih hilang di bawah reruntuhan, terutama di kota Cali. Mobilisasi tim penyelamat semakin intensif seiring upaya negara tersebut mengatasi kerusakan yang terjadi.
Kolombia mencatat peningkatan jumlah korban dan orang hilang pasca gempa
Korban tewas akibat gempa yang melanda Kolombia kini mencapai sedikitnya 132 orang, dengan 570 orang luka-luka dan semakin banyak yang hilang. Asosiasi Ibu Kota Kolombia (Asocapitales) melaporkan bahwa Pereira, ibu kota departemen Risaralda, adalah kota yang paling terkena dampaknya, dengan 60 kematian. Di Cali, laporan yang dikeluarkan oleh Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menunjukkan bahwa 188 orang masih hilang. Gempa dirasakan di beberapa wilayah Kolombia dan juga di negara tetangga.
Selengkapnya tentang topik ini: Gempa 7,4 di Kolombia menyebabkan pencarian 179 orang tewas pada hari kedua
Kerusakan infrastruktur: Rumah sakit dan bandara terkena dampaknya
Infrastruktur Kolombia mengalami kerusakan parah di beberapa kota. Tiga rumah sakit roboh total, 18 rusak sebagian, dan 39 sekolah terdampak. Di Cali, lebih dari 5.000 rumah rusak atau runtuh, menyebabkan bandara internasional Alfonso Bonilla Aragón untuk sementara menghentikan operasinya karena pemadaman listrik. Setelah inspeksi teknis dan pemulihan listrik sepenuhnya, terminal udara kembali beroperasi normal. Menara Katedral Manizales juga runtuh.
Upaya penyelamatan dan dukungan internasional sedang dilakukan
Tim penyelamat bekerja tanpa kenal lelah untuk menemukan korban yang selamat. Di Cali, momen harapan muncul dengan terselamatkannya seorang ibu dan bayinya yang baru lahir dari reruntuhan bangunan, keduanya dalam kondisi stabil. Carlos Ortiz, penyelamat yang terlibat dalam operasi tersebut, membenarkan bahwa tujuh orang telah diselamatkan dan pencarian lainnya, termasuk pasangan lansia dan cucu mereka, terus berlanjut.
Komunitas internasional telah merespons bencana tersebut. Amerika Serikat mengumumkan bantuan sebesar US$15,5 juta untuk Kolombia. Venezuela, melalui presiden sementara Delcy Rodríguez, juga telah mengaktifkan mekanisme untuk mengatur dan mendistribusikan bantuan kemanusiaan. Secara internal, Presiden Senat Honorio Henriquez meminta anggota parlemen Kolombia untuk menyumbangkan gaji sebulan untuk mendukung keluarga yang terkena dampak, menyoroti perlunya persatuan nasional.
Gempa susulan mengguncang wilayah tersebut dan para ahli menjelaskan fenomena seismik
Survei Geologi Kolombia mencatat setidaknya terjadi 47 gempa susulan pasca gempa utama. Badan tersebut memperingatkan bahwa gempa baru mungkin terjadi, meskipun skalanya lebih kecil. Gempa susulan adalah pergerakan seismik kecil yang terjadi di wilayah yang sama setelah gempa besar, karena energi terus dilepaskan hingga kerak bumi mencapai keseimbangan baru.
- Bumi berguncang akibat pergerakan lempeng keras kerak bumi, yang bergerak seperti “rakit” di atas batuan yang lebih cair.
- Interaksi lempeng-lempeng ini menjadi penyebab terjadinya gempa, yang cenderung terjadi di wilayah yang secara historis seismik.
- Kolombia, Jepang dan Karibia merupakan wilayah berisiko tinggi akibat frekuensi gempa bumi.
- Setiap gempa bumi mempunyai ceritanya masing-masing, dan peristiwa seperti yang terjadi di Kolombia ini tidak bergantung pada gempa lain yang terjadi di belahan dunia lain, seperti Jepang atau Italia.
Ahli geologi tersebut juga menyatakan bahwa, di Kolombia, diperkirakan akan terjadi lebih banyak gempa susulan dalam beberapa hari mendatang, namun diperkirakan gempa utama akan terjadi pada 10 Agustus dan aktivitas seismik akan berkurang secara bertahap.
Rekomendasi bangunan tahan gempa
Meski gempa bumi tidak bisa diprediksi, Andrea Billi menekankan pentingnya perlindungan terhadap dampaknya. “Di zona seismik, konsekuensinya dapat dihindari,” kata pakar tersebut. Untuk mencapai hal ini, rumah dan bangunan harus dibangun atau direnovasi sesuai dengan kriteria tahan gempa. Tindakan ini, walaupun mungkin mahal, merupakan satu-satunya cara efektif untuk mengurangi risiko dan melindungi penduduk di wilayah yang rentan terhadap kejadian alam ini. Save the Children juga memperingatkan risiko serius terhadap keselamatan dan kesejahteraan anak-anak dan keluarga setelah bencana tersebut.

