Putri Gales, Catherine, memberikan pidato publik pertamanya dalam dua tahun pada Selasa ini (18), setelah menyelesaikan pengobatan kanker. Acara tersebut berlangsung di City dari Londres, selama Future Workforce Summit, yang diselenggarakan atas inisiatif dukungan anak usia dini mereka. Ela meminta perusahaan untuk menghargai “kelembutan” sama seperti produktivitas dan mengembalikan martabat pekerjaan perawatan.
Catherine menyoroti pentingnya tahun-tahun pertama kehidupan bagi perkembangan emosi orang dewasa. Pidato tersebut ditujukan kepada sekitar 80 pemimpin bisnis dari perusahaan-perusahaan besar Inggris.
Sang putri menyatakan bahwa keuntungan dan dampak sosial yang positif bukanlah hal yang tidak sejalan. Ela memperkuat kebutuhan akan lingkungan perusahaan yang memungkinkan keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan karier.
Pesan inti menekankan “pekerjaan yang tidak terlihat”
Sang putri membela pengakuan yang lebih besar atas kepedulian keluarga. Ela mengklasifikasikan tindakan kepedulian sebagai tugas yang “tenang dan seringkali tidak terlihat”.
Catherine meminta perusahaan menciptakan model kerja yang lebih manusiawi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa karyawan mempunyai waktu untuk melakukan peran pengasuhan tanpa membahayakan pekerjaan.
Acara mempertemukan para ahli dan mantan pelatih Inglaterra
Psikiater Robert Waldinger, dari Universidade Harvard, mempresentasikan penelitian jangka panjang. Pesquisas menunjukkan bahwa hubungan emosional yang kuat di masa kanak-kanak menghasilkan keamanan emosional yang lebih besar di masa tua.
Mantan pelatih Inggris, Gareth Southgate, juga angkat bicara dalam pertemuan tersebut. Ele melaporkan bahwa pemain dari rumah yang tidak stabil memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih rendah di lapangan.
Southgate mengutip pemulihannya sendiri setelah gagal mengeksekusi penalti di Euro 96. Prosesnya melibatkan langkah-langkah kecil untuk membangun kembali kepercayaan diri dan manajemen stres.
Gugus tugas bisnis mendukung kampanye putri
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari gugus tugas bisnis yang dibentuk oleh Catherine sebelum dia didiagnosis menderita kanker. Empresas seperti NatWest, Aviva, Iceland, Ikea, Lego dan Deloitte telah bergabung dalam proyek ini.
Inisiatif ini berupaya untuk mendorong kebijakan perusahaan yang menguntungkan orang tua. Medidas termasuk cuti yang diperpanjang, jam kerja yang fleksibel, dan dukungan untuk pengasuh.
Kembali secara bertahap setelah pengobatan kanker
Catherine mengungkapkan diagnosis kankernya pada Maret 2024. Desde saat itu, dia hanya berpartisipasi dalam rekaman pesan.
Pidato tersebut menandai tahap baru dalam kembalinya aktivitas publik secara bertahap. Sang putri mendirikan Centre untuk Early Childhood pada tahun 2021, sebelum dia sakit.
Pemaparan diawali dengan pembacaan puisi oleh mantan peraih penghargaan anak País dari Gales, Alex Wharton. Teks tersebut memperkuat tema cinta sebagai landasan pembangunan manusia.
Perusahaan yang hadir membuat komitmen
Para pemimpin perusahaan yang berpartisipasi mendengar seruan langsung sang putri. Eles membahas cara-cara praktis untuk menyelaraskan tujuan keuangan dengan kesejahteraan keluarga.
Gugus tugas tersebut bermaksud memperluas keanggotaannya dalam beberapa bulan mendatang.