Empat pemain Manchester United menjadi sasaran tuduhan publik dari Ruben Amorim
Ruben Amorim mengambil alih Manchester United pada November 2024 dan segera menunjukkan ketegasannya dalam menuntut pemainnya di depan umum.
Kapten Bruno Fernandes menjadi salah satu orang pertama yang menerima kritik langsung dari pelatih asal Portugal tersebut.
Setelah dikeluarkan dari lapangan karena kekalahan dari Wolverhampton musim lalu, Amorim menyoroti kesulitan bermain dengan satu pemain lebih sedikit di Premier League.
Ia menegaskan, kemenangan sudah menjadi tantangan dengan 11 atlet dan menjadi lebih rumit dengan 10 atlet.
Meski mendapat tuduhan, pelatih mengakui upaya Fernandes dalam mendapatkan bola.
Biaya untuk bek muda
Leny Yoro dan Patrick Dorgu juga menghadapi komentar publik dari Amorim sepanjang musim.
Bek Prancis Yoro, pemain muda yang menjanjikan, dikritik setelah kebobolan penalti dalam pertandingan melawan Crystal Palace.
Amorim menekankan bahwa bek tersebut berpikir berlebihan selama pertandingan, sehingga berujung pada kesalahan.
Ia menghubungkan hal ini dengan usia pemain, yang mencari kesempurnaan, namun perlu mengendalikan reaksinya setelah kegagalan.
- Yoro menunjukkan rasa frustrasinya ketika dia pergi ke bank.
- Pelatih melihat hal ini sebagai tanda bahwa atletnya peduli.
- Ia menyoroti aksi positif sang bek di lapangan.
Kecemasan Patrick Dorgu
Pemain sayap asal Denmark, Dorgu, mendapat komentar mengenai kegelisahannya di lapangan.
Setelah beberapa waktu bersama tim nasional Denmark, di mana ia mencetak gol penting, Amorim melihat perbedaan dalam performa klubnya.
Pelatih menyebutkan perasaan cemas saat melihat Dorgu menyentuh bola untuk United.
Dia membandingkan keputusan tenang yang dilakukan Dinamarca dengan momen tekanan di klub.
Amorim yakin sang pemain punya potensi untuk berkembang seiring berjalannya waktu.
Persyaratan untuk Matheus Cunha
Matheus Cunha, yang disewa pada musim panas dengan harga tinggi, juga mendengarkan tuntutan publik.
Striker Brasil itu membutuhkan waktu beberapa saat untuk mencetak gol pertamanya untuk United.
Setelah gol melawan Brighton, Amorim memperkuat kebutuhan untuk memprioritaskan statistik kolektif daripada statistik individu.
Ia memuji adaptasi Cunha terhadap tekanan klub baru.
Pelatih melihat level yang lebih tinggi untuk dicapai pemain.
Penampilan pemeran terkini
Manchester United mengalami musim yang tidak teratur di bawah Amorim, dengan kemenangan penting melawan rival dan kekalahan yang memperlihatkan kelemahan.
Pemain seperti Cunha dan Dorgu telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa pertandingan terakhir, berkontribusi dengan gol dan assist.
Yoro menghadapi tantangan adaptasi di pertahanan.
- Skuad absen karena cedera dan panggilan.
- Amorim mempertahankan pendekatan langsung untuk meningkatkan standar.
- Dia menyeimbangkan kritik dengan pengakuan akan potensi.
Reaksi di ruang ganti
Kritik publik Amorim menimbulkan perdebatan tentang dampaknya terhadap ruang ganti United.
Sang pelatih membela transparansi sebagai cara menuntut standar tinggi di klub besar.
Para pemain merespons dengan penampilan di lapangan.
Fokusnya tetap pada pemulihan hasil di Premier League.








