Inter, Juventus dan Atalanta mengamankan posisi unggulan di babak playoff UEFA Champions League 2025/26 setelah fase liga berakhir. Ketiga klub Italia akan bersaing memperebutkan tempat di babak 16 besar melawan lawan yang tidak diunggulkan, dengan pertandingan pertama dijadwalkan pada 17 dan 18 Februari dan pertandingan kedua pada 24 dan 25 Februari. Pengundian berlangsung Jumat ini, 30 Januari, yang menentukan pertarungan langsung.
Kehadiran José Mourinho di komando Benfica dan Victor Osimhen di Galatasaray mewakili tantangan khusus untuk Inter dan Juventus. Ambos Klub Turki dan Portugal termasuk yang tidak diunggulkan, dan bisa saja berpapasan dengan klub Italia. Já hingga Atalanta menghadapi prospek rival kuat baik di babak playoff dan pada akhirnya lolos ke babak 16 besar.
Fase liga berakhir dengan tim-tim Italia berada di posisi aman untuk babak playoff unggulan. Inter menempati posisi ke-10, Juventus ke-13 dan Atalanta ke-15, menghindari eliminasi dan memastikan keuntungan dari penentuan di kandang sendiri sebagai balasannya.
Posisi akhir klub-klub Italia
Inter menyelesaikan fase liga dengan performa solid, meraih poin yang cukup untuk mencapai peringkat 10 di antara tim-tim unggulan. Klub asal Milan itu terhindar dari bentrok langsung dengan tim delapan besar yang otomatis melaju ke babak 16 besar.
Juventus mengamankan tempat ke-13, tetap menjadi unggulan teratas di babak playoff. Tim Turim menunjukkan konsistensi dalam permainan yang menentukan, menjamin keunggulan komando di leg kedua.
Atalanta finis di urutan ke-15 melengkapi kehadiran Italia di unggulan. Klub Bérgamo menunjukkan kemampuannya bereaksi dalam pertandingan tandang selama fase awal.

Kemungkinan lawan yang tidak diunggulkan
Tim yang diunggulkan akan menghadapi tim yang berada di peringkat 17 hingga 24 di fase liga. Entre yang tidak diunggulkan menonjol sebagai Borussia Dortmund, Galatasaray, Benfica dan Club Brugge.
- Borussia Dortmund menempati posisi ke-17 dan kuat di pertandingan kandang.
- Galatasaray memiliki Victor Osimhen, pencetak enam gol di kompetisi tersebut.
- Benfica telah memiliki José Mourinho sebagai pelatih sejak September 2025.
- Klub Brugge memelihara kolektif yang terorganisir dan talenta muda.
Bodø/Glimt dan Qarabağ melengkapi opsi dengan ekspresi teknis yang lebih sedikit. Monaco dan Olympiacos juga ada dalam daftar yang tidak diunggulkan.
Tantangan khusus untuk Inter
Inter bisa menghadapi Benfica atau Bodø/Glimt dalam undian. Bentrokan dengan klub Portugal itu akan mempertemukan Mourinho, pelatih dengan sejarah tersingkir melawan tim Italia di babak sistem gugur Eropa.
Jika mereka maju, Inter akan menemukan salah satu dari delapan besar di babak 16 besar, seperti Arsenal atau Bayern München. Tim Milan mempertahankan skuad yang seimbang untuk duel eliminasi.
Klub berusaha mempertahankan momentum setelah kampanye stabil di fase liga. Keuntungan menentukan di kandang merupakan faktor penting dalam babak playoff.
Ancaman terhadap Juventus
Juventus memiliki Galatasaray atau Club Brugge sebagai kemungkinan rival. Tim Turki memiliki Osimhen dalam performa terbaiknya, mencetak enam gol dalam kompetisi sejauh ini.
Suasana stadion di Istambul membuat pertandingan menjadi sulit bagi pengunjung. Juventus perlu menetralisir serangan yang dipimpin oleh Nigeria.
Kemajuan akan mengarah pada konfrontasi dengan Liverpool atau Tottenham di babak 16 besar. Tim Italia memprioritaskan soliditas pertahanan untuk skenario ini.
Skenario Atalanta
Atalanta menghadapi Dortmund atau Olympiacos di babak playoff. Klub Jerman menghadirkan kesulitan teknis yang lebih besar, terutama di stadionnya.
Jika lolos, Atalanta akan berduel dengan Arsenal atau Bayern di babak 16 besar. Kedua pemimpin klasemen liga telah mengumpulkan kampanye yang solid.
Tim Bérgamo memiliki sejarah kemenangan baru-baru ini di kompetisi Eropa. Pengalaman di Europa League menjadi dasar konfrontasi.
Sorotan individu dalam tim yang tidak diunggulkan
Victor Osimhen memimpin skor di antara yang tidak diunggulkan dengan enam gol untuk Galatasaray. Striker mempertahankan jumlah tembakan rata-rata yang tinggi per pertandingan.
José Mourinho telah bertanggung jawab atas Benfica sejak awal musim Eropa. Pelatih asal Portugal itu meloloskan klub ke babak playoff meski posisinya rendah di klasemen.
Borussia Dortmund mempertahankan kekuatan kolektif bahkan setelah hasil yang tidak teratur. Tim Jerman mencari pemulihan di babak sistem gugur.
Sejarah playoff terkini
Champions League mengadopsi format playoff dari musim sebelumnya. Times benih diputuskan di rumah, menawarkan keuntungan strategis.
Bentrokan eliminasi memerlukan perhatian pada detail taktis. Clubes dengan pengalaman KO memiliki keunggulan dalam permainan yang menentukan.
Babak playoff menentukan tempat terakhir di babak 16 besar. Pemenang setiap duel maju untuk menghadapi delapan besar.
Persiapan klub-klub Italia
Inter menyesuaikan skuad untuk duel langsung setelah fase liga. Fokusnya adalah mempertahankan penguasaan bola melawan lawan yang intens.
Juventus melakukan transisi cepat untuk menetralisir serangan cepat. Pertahanan yang solid mewakili kekuatan tim.
Atalanta lebih mengutamakan intensitas tinggi di kedua laga tersebut. Klub mempertahankan pola tekanan konstan terhadap rival.
Ketiga tim Italia memasuki babak playoff dengan keunggulan unggulan. Pengundian hari Jumat ini menentukan jalan menuju babak 16 besar.