NASA mengumumkan pada 27 Februari 2026 dimasukkannya misi tambahan dalam program Artemis sebelum upaya pendaratan di bulan berawak. Badan antariksa Amerika telah mendefinisikan ulang Artemis III, yang tidak lagi menjadi pendaratan manusia pertama sejak 1972 dan sebagai gantinya akan melakukan uji docking di orbit rendah Bumi. Perubahan Essa bertujuan untuk memvalidasi sistem pertemuan dan docking penting antara pesawat ruang angkasa Orion dan pendarat komersial dengan cara yang lebih aman. Artemis II tetap dijadwalkan pada April 2026 sebagai penerbangan berawak pertama di sekitar Lua. Pendaratan di bulan berawak pertama sekarang direncanakan pada Artemis IV pada tahun 2028.
Program Artemis bertujuan untuk membangun kehadiran berkelanjutan di Lua dengan partisipasi mitra internasional, termasuk Japão. Penambahan misi tambahan memungkinkan pemeriksaan kompleks dilakukan di lingkungan yang dekat dengan Terra. Strategi Essa mengurangi risiko operasional dan teknis sebelum operasi di orbit bulan yang jauh.
Alasan teknis untuk memasukkan misi tambahan
NASA telah mengidentifikasi kesulitan yang terus-menerus dalam pengembangan pendarat bulan komersial yang disediakan oleh SpaceX dan Blue Origin. Kendaraan Esses harus menunjukkan kemampuan pertemuan dan docking yang andal dengan Orion dalam kondisi dunia nyata. Realizar pengujian ini di orbit rendah Bumi meminimalkan konsekuensi dari kemungkinan kegagalan. Keputusan tersebut mempertimbangkan pembelajaran dari misi sebelumnya dan mengutamakan keselamatan kru.
Para insinyur terus menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan sistem pendukung kehidupan, propulsi, dan komunikasi antar kendaraan. Misi baru ini memungkinkan validasi terintegrasi tanpa memaparkan kru pada lintasan bulan yang jauh.
Penyetelan ulang konfigurasi Artemis III
Artemis III dijadwalkan pada pertengahan tahun 2027 dan akan melibatkan peluncuran Orion dengan empat astronot melalui roket SLS. Pesawat ruang angkasa akan tetap berada di orbit rendah Bumi untuk melakukan pertemuan dan berlabuh dengan salah satu atau kedua pendarat bulan komersial. Tes tersebut akan mencakup verifikasi dukungan kehidupan, komunikasi dan sistem propulsi saat merapat. Além Selain itu, evaluasi pakaian antariksa xEVA baru yang dirancang untuk aktivitas ekstravehicular di permukaan bulan di masa depan akan dilakukan.
Para kru tidak akan melakukan pendaratan di bulan pada tahap ini. Após penyelesaian pengujian, Orion akan kembali ke Terra dengan data penting untuk penyempurnaan teknis.
- Tes utama mencakup beberapa kopling dan pelepasan
- Memeriksa perpindahan kru antar kendaraan
- Evaluasi kinerja sistem pendukung kehidupan berpasangan
- Demonstrasi manuver kedekatan dan pertemuan
Jadwal yang diperbarui untuk program Artemis
Dengan restrukturisasi tersebut, NASA menstandarkan konfigurasi SLS dan Orion untuk misi selanjutnya. Standardisasi Essa memfasilitasi produksi seri dan mengurangi interval antar rilis. Badan tersebut tetap berkomitmen untuk melakukan setidaknya satu pendaratan berawak di bulan per tahun mulai tahun 2028. Artemis IV akan melakukan pendaratan pertama di wilayah kutub selatan bulan, di mana terdapat bukti pasti adanya es.
Artemis V dapat terjadi pada awal tahun 2028 dan mencakup pendaratan lainnya. Program ini berlanjut dengan kolaborasi internasional yang kuat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur bulan yang berkelanjutan.
Peran Japão di Artemis
Agência dari Exploração Aeroespacial Japonesa (JAXA) berpartisipasi aktif dalam program Artemis. Seorang astronot Jepang dipilih untuk terbang dalam misi masa depan, mungkin pada awal Artemis II atau pada tahap selanjutnya. Kemitraan ini mencakup pengembangan teknologi bersama seperti modul bertekanan dan kendaraan mobilitas bulan.
Kontribusi Essas memperkuat kerja sama antara Estados Unidos dan Japão dalam eksplorasi luar angkasa.
Kemajuan terkini dalam persiapan untuk Artemis II
Tim di Centro Espacial Kennedy melakukan perbaikan pada roket SLS setelah mendeteksi masalah pada sistem aliran helium selama latihan umum. Ajustes termasuk penggantian baterai dan pemeriksaan sistem tambahan. Jendela peluncuran dibuka pada bulan April 2026 dengan perkiraan durasi sekitar sepuluh hari. Awaknya terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch (NASA) dan Jeremy Hansen (Espacial Canadense Agency).
Perubahan ini memperkuat fokus NASA pada keselamatan dan ketahanan demi kembalinya manusia secara berkelanjutan ke Lua.