Berita Terbaru (ID)

Thunder mengalahkan Lakers 125-107 dan Redick mengatakan LeBron dirugikan oleh wasit

LeBron James - x/@Lakers
LeBron James - x/@Lakers

Los Angeles Lakers kalah dari Oklahoma City Thunder 125-107 di Jogo 2 semifinal Conferência Oeste. Pertandingan berlangsung pada Kamis malam di Paycom Center. Após peluit akhir, para pemain Lakers yang dipimpin oleh Austin Reaves melakukan perbincangan hangat dengan tim wasit di lapangan. Pelatih JJ Redick juga mengungkapkan ketidakpuasannya dengan penunjukan tersebut saat konferensi pers.

Pertandingan sempat menegangkan sejak babak kedua. LeBron James muncul meneriaki kepala wasit John Goble pada permainan yang diperebutkan. Reaves unggul dalam jump ball lain yang menghasilkan beberapa reset sebelum melanjutkan.

Reaves dan rekan satu timnya menghadapi wasit di lapangan

Austin Reaves memimpin diskusi dengan ofisial sesaat setelah pertandingan berakhir. Pemain Outros Lakers mengikuti. Imagens menunjukkan kelompok berkumpul di dekat tengah lapangan. Reaves kemudian menyebutkan bahwa dia merasa tidak dihormati oleh wasit yang diduga meninggikan nada bicaranya selama pertandingan. Ele membandingkan situasinya dan mengatakan bahwa jika dia melakukan hal yang sama, dia mungkin akan menerima teknis.

Insiden itu terjadi dalam konteks beberapa panggilan telepon yang dipertanyakan sepanjang malam. Satu jump ball di babak kedua membuat marah bangku cadangan Lakers. Thunder memanfaatkan momen ini untuk bergerak maju dan mengkonversi tembakan tiga angka dari Cason Wallace.

Redick menyoroti perlakuan yang diberikan kepada LeBron James

JJ Redick menyatakan bahwa LeBron James mendapat peluit terburuk di antara pemain elit yang pernah dilihatnya. Sang pelatih menyebutkan dua tahun bekerja dengan sang bintang. Ele mengamati bahwa pemain yang lebih kecil cenderung membesar-besarkan kontak dan menerima lebih banyak pelanggaran, sementara atlet yang lebih besar seperti LeBron menghadapi kesulitan yang lebih besar untuk dilindungi.

  • James dipukul beberapa kali di kepala selama penetrasi, menurut Redick.
  • Sang pelatih menyebutkan sang pemain menerima pukulan telak pada beberapa penguasaan bola.
  • Ele menegaskan bahwa masalahnya tidak terbatas pada wasit atau seri saat ini.
  • Redick mengutip contoh kontak tak bertanda pada entri bola ke Jaxson Hayes.

LeBron James menyelesaikan dengan 23 poin, enam assist dan tiga steal dalam 38 menit. Ele melakukan sembilan dari 18 tembakan dari lapangan dan empat dari empat lemparan bebas.

Números dari pertandingan menunjukkan perbedaan tanda

Thunder mengonversi 26 lemparan bebas dibandingkan dengan 21 lemparan bebas Lakers. Tim tuan rumah melakukan 21 pelanggaran, sementara Lakers melakukan 26 pelanggaran. Oklahoma City juga mendominasi rebound 46 berbanding 37 dan membuat lebih sedikit kesalahan, dengan 12 berbanding 20 turnover. Tingkat tembakan Thunder mencapai 55,6%, yang terbaik dari postseason sejauh ini.

Redick mengakui keunggulan lawan. Ele mengatakan bahwa Oklahoma City bermain lebih baik dan kekalahan tersebut tidak dapat dikaitkan dengan wasit. Pelatih juga berkomentar bahwa Thunder memiliki pemain bertahan yang melakukan pelanggaran di hampir setiap penguasaan bola, sesuatu yang biasa terjadi dalam pertahanan yang baik, namun perlu disiul secara konsisten.

LeBron meminimalkan perdebatan arbitrase

Di ruang ganti, LeBron James menanggapi singkat saat ditanya soal komentar Redick. Ele hanya mengatakan “Saya tidak tahu”. Pemain menghindari diskusi topik tersebut dengan pers setelah pertandingan. James tetap fokus pada performa kolektif dan perlunya penyesuaian untuk Jogo 3 yang akan ada di Los Angeles.

Lakers berkompetisi dengan baik di babak pertama, namun Thunder memimpin di kuarter ketiga dan berhasil mencetak skor. Seri ini sekarang 0-2 mendukung Oklahoma City. Pertandingan berikutnya dijadwalkan pada hari Sabtu.

Detalhes sorotan individu

Shai Gilgeous-Alexander memerintahkan Thunder dengan kinerja yang efisien. Lakers mendapat kontribusi dari Austin Reaves, yang aktif baik di lapangan maupun dalam pengaduan pasca pertandingan. Pemain bangku cadangan Outros mencoba mempertahankan ritme, tetapi serangan tidak mempertahankan volume yang diperlukan melawan pertahanan tim tamu.

Pertandingan juga mengalami pelanggaran mencolok yang melibatkan Gilgeous-Alexander dan James menjelang akhir. Mereka berdua terjatuh di bawah keranjang setelah kontak dengan Reaves. Wasit meninjau beberapa permainan, yang meningkatkan ketegangan pada momen-momen tertentu.

  • Thunder memimpin seri 2-0.
  • Lakers mencari reaksi di rumah di Jogo 3.
  • Redick menghindari menyalahkan wasit atas hasil tersebut.
  • James menghindari mengomentari peluit yang diterima.

Lakers melakukan perjalanan kembali ke Califórnia dengan misi menyeimbangkan seri. Oklahoma City menunjukkan kekuatan fisik dan akurasi dalam lemparan. Harapannya, pada pertandingan-pertandingan selanjutnya akan tetap menjaga tingkat daya saing yang tinggi di empat lini.

To Top