Berita Terbaru (ID)

Elina Svitolina mengalahkan Coco Gauff dan memenangkan gelar di Roma Terbuka

Elina Svitolina - Instagram/elisvitolina
Elina Svitolina - Instagram/elisvitolina

Elina Svitolina mengalahkan Coco Gauff di final Internazionali BNL d’Italia. Petenis Ukraina berusia 31 tahun itu menang 6-4, 6-7 (3) dan 6-2 dalam 2h49 di Quadra Central dari Foro Italico, di Roma.

Pertandingan berlangsung Sabtu ini, 16 Mei. Svitolina memenangkan gelar ketiganya di turnamen tersebut. Gauff, unggulan ketiga, sedang mencari trofi WTA 1000 pertama musim ini.

Svitolina mendominasi set pertama dengan break awal

Pemain Ukraina itu mulai menekan servis pemain Amerika itu. Ela berhasil mematahkan servis di game ketiga dan dengan kokoh mengukuhkan keunggulannya. Gauff kesulitan menemukan ritmenya di lapangan tanah liat. Svitolina menutup set 6-4 setelah 45 menit.

  • Quebrou melakukan servis Gauff dua kali di set pembuka
  • Salvou beberapa break point yang dihadapinya
  • Manteve persentase poin yang tinggi pada servis pertama

Favorit ketujuh mengeksploitasi kesalahan lawannya dengan baik di awal. Gauff melakukan kesalahan ganda pada momen-momen penting.

Tiebreak memutuskan set kedua setelah reaksi Gauff

Pemain Amerika itu menyeimbangkan pertandingan di babak kedua. Ela kembali lebih baik dan memaksa Svitolina menyimpan lebih banyak bola. Set ini mencapai tiebreak. Svitolina memimpin 6-3 pada tiebreak, namun Gauff menyelamatkan tiga match point sebelum Svitolina ditutup pada kedudukan 7-6 (3).

Gauff memenangkan 7 game berturut-turut pada satu titik di set tersebut. Atlet Amerika ini membuat lebih sedikit kesalahan dan meningkatkan tingkat agresinya. Svitolina tetap tenang dan mengkonversi peluang terakhir di tiebreak. Permainan berlangsung lebih dari satu jam pada tahap ini.

Decisão di set ketiga mendukung pengalaman Svitolina

Di set terakhir, Svitolina kembali mengatur kecepatan. Ela mematahkan servis Gauff lebih awal dan memimpin 3-0. Petenis Ukraina itu menyelamatkan break point dengan konsisten dan tidak membiarkan reaksi apa pun. Gauff mencoba memaksakan permainan, tetapi membuat lebih banyak kesalahan. Svitolina ditutup pada 6-2.

Juara Roma 2017 dan 2018 menyelesaikan 25 kemenangan turnamen. Ela menjadi pemenang game terbesar ketiga dalam sejarah acara tersebut, bersama dengan Serena Williams. Gauff mencapai final kedua berturut-turut di Roma. Tahun lalu, dia kalah dari Jasmine Paolini.

Caminho dari finalis hingga keputusan

Svitolina menyingkirkan nama-nama besar di babak terakhir. Ela mengalahkan Elena Rybakina di perempat final dan Iga Swiatek di semifinal, keduanya dalam tiga set. Petenis Ukraina itu menyelamatkan 16 break point melawan Rybakina.

Gauff mengatasi Sorana Cirstea di semifinal 6-4, 6-3. Antes, berhasil melewati Mirra Andreeva dalam pertandingan sulit di babak perempat final. Orang Amerika itu mencetak poin penting untuk peringkat tersebut.

Svitolina kini memimpin head-to-head 4-2 melawan Gauff. Keduanya saling berhadapan tiga kali pada tahun 2026, dengan kemenangan Ukraina.

Estatísticas utama final

  • Svitolina mengonversi 6 dari 15 break point
  • Gauff memanfaatkan 3 dari 17 peluang
  • Svitolina memenangkan 52,5% dari total poin
  • Total Duração: 2 jam 49 menit
  • Svitolina hanya melakukan 2 kesalahan ganda

Kemenangan tersebut memberikan 1.000 poin dan sekitar €1,055 juta kepada sang juara. Gauff memiliki 650 poin. Ambas mendapatkan kepercayaan untuk Roland Garros, yang dimulai dalam beberapa minggu.

To Top