Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, Arthur de Melo da Silva, dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius di Rumah Sakit Negara Ricardo Cruz, yang terletak di Nova Iguaçu, Baixada Fluminense, karena dicurigai kuat menjadi korban keracunan. Polisi Sipil membuka penyelidikan untuk mengetahui keadaan kasus tersebut, yang menurut laporan keluarga, dimulai setelah anak laki-laki tersebut memakan sepotong kue yang tidak diketahui asalnya. Arthur saat ini diintubasi dan tidak sadarkan diri, dan kondisi medisnya dipastikan serius oleh Departemen Kesehatan Luar Negeri.
Polisi Sipil mengintensifkan penyelidikan di São João de Meriti
DP ke-64 (São João de Meriti) bertanggung jawab untuk melakukan penyelidikan atas dugaan keracunan anak laki-laki Arthur. Tim polisi sedang mewawancarai saksi-saksi penting untuk mengklarifikasi fakta, mencari rincian yang dapat menunjukkan asal muasal kue tersebut dan kemungkinan orang yang bertanggung jawab. Korporasi menunggu penyelesaian laporan medis dan toksikologi yang telah diminta, yang penting untuk menentukan apakah ada keracunan dan zat apa yang digunakan. Langkah-langkah tambahan sedang dilakukan untuk mengumpulkan semua elemen yang dapat memperjelas dinamika apa yang terjadi, tanpa mengabaikan jalur investigasi apa pun saat ini.
Bocah itu jatuh sakit setelah makan kue yang tidak dikenal
Gejala keracunan pertama kali muncul pada malam tanggal 1 Juni, hari Senin, ketika Arthur kembali dari sekolah ke rumah ayahnya, Ademir Mello, di São João de Meriti. Anak laki-laki itu menghabiskan akhir pekan bersama ibunya, Lidiane da Silva. Rekaman kamera keamanan menunjukkan anak laki-laki itu tiba di rumah pada pukul 18:23 sambil membawa ransel. Di dalamnya, di samping pakaiannya, ada sepotong kue yang dia makan. Tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, Arthur tertidur, kemudian terbangun dengan muntah-muntah hebat, yang menunjukkan reaksi merugikan yang parah.
Ibu dari Arthur de Melo da Silva menyerukan keadilan
Lidiane da Silva, ibu Arthur, mengungkapkan kesedihan dan keprihatinannya yang mendalam terhadap kesehatan putranya, yang masih tidak sadarkan diri dan diintubasi. Dalam pernyataan emosionalnya, dia melaporkan bahwa, di rumah sakit, para profesional kesehatan menyebutkan dugaan kuat keracunan oleh “chumbinho”, sejenis racun yang sering digunakan dalam rodentisida dan dilarang untuk dijual. “Saya ingin semuanya diselidiki. Saya ingin tahu siapa yang memberinya kue ini. Mereka mencoba membunuh anak saya”, kata Lidiane terharu. Permohonan sang ibu memperkuat keseriusan insiden tersebut dan perlunya penyelidikan ketat oleh pihak berwenang.
Ayah menemukan perilaku dan barang aneh di ransel putranya
Ademir Mello, ayah Arthur, juga merinci aspek yang dianggap aneh dari kepulangan putranya. Dia melaporkan menemukan pakaian Arthur terlipat dengan cara yang tidak biasa di dalam ransel, bersama dengan sepotong kue. Menurut Ademir, baik Arthur maupun ibunya tidak memiliki kebiasaan melipat pakaian seperti itu sehingga menimbulkan kecurigaannya. “Seperti biasa, kami selalu melihat tas punggungnya saat pulang sekolah. Saya bertanya kepada anak saya apakah ada pakaian kotor, karena dia menghabiskan akhir pekan bersama ibunya.
Poin-poin utama penyelidikan terhadap Arthur:
- Korban:Arthur de Melo da Silva, 11 tahun, dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius.
- Lokasi:Rumah Sakit Negeri Ricardo Cruz, Nova Iguaçu, Baixada Fluminense.
- Kecurigaan:Keracunan setelah menelan sepotong kue yang tidak diketahui asalnya.
- Timbulnya gejala:Malam tanggal 1 Juni, setelah kembali dari sekolah.
- Otoritas:DP ke-64 (São João de Meriti) melakukan penyelidikan.
- Situasi saat ini:Anak laki-laki diintubasi dan tidak sadarkan diri; laporan toksikologi ditunggu.