Berita Terbaru (ID)

George Russell menjadi nomor 2 Andrea Kimi Antonelli di Mercedes di F1, kata Ralf Schumacher

Russell e Antonelli
Russell e Antonelli - cristiano barni/ shutterstock.com

Pembalap George Russell menghadapi perubahan haluan yang tidak terduga dalam statusnya di Mercedes pada musim Formula 1 2026 ini. Terdaftar di awal tahun sebagai kandidat utama perebutan gelar juara dunia karena favoritisme teknis tim Jerman, pembalap Inggris itu saat ini menempati posisi ketiga dalam klasemen. Sementara itu, rekan setim mudanya, Andrea Kimi Antonelli, memimpin kejuaraan dengan selisih yang setara dengan hampir tiga Grand Prix, sebuah dinamika yang menandakan perubahan internal besar dalam tim Brackley.

Kerugian George Russell meningkat pesat setelah meninggalkan GP Kanada dan serangkaian penalti yang mengeluarkannya dari zona poin di Monaco. Di sisi lain, Andrea Kimi Antonelli mengumpulkan dua kemenangan krusial lagi, membuka selisih 68 poin dalam keunggulan musim ini setelah enam tahapan pertama kalender 2026. Meskipun dewan direksi Mercedes secara terbuka menegaskan kondisi yang setara dan kebebasan bersaing di antara para pesaingnya, para pengamat paddock menunjukkan adanya hierarki yang jelas.

Analis Marc Surer menyoroti sebuah kejadian di Monte Carlo sebagai bukti perubahan prioritas ini. Selama balapan, Mercedes menyebabkan penalti drive-through untuk George Russell dengan tidak memperhitungkan keharusan berhenti selama 5 detik di pit. Bagi sang ahli, kegagalan operasional jenis ini dengan strategi berhenti merupakan ciri khas perlakuan yang diterima oleh pembalap kedua dalam struktur Formula 1.

Ralf Schumacher menyoroti dominasi Andrea Kimi Antonelli

Hilangnya ruang bagi pembalap Inggris itu didukung oleh mantan pembalap Ralf Schumacher saat tampil di podcast Backstage Boxengasse, di Sky Sports Jerman. Komentator menyoroti dampak Grand Chelem pertama yang dimenangkan oleh Andrea Kimi Antonelli di Monaco, dengan menyatakan bahwa pendatang baru itu jauh melampaui rekan setimnya. Schumacher mengklasifikasikan selisih poin saat ini sebagai skenario bencana bagi niat awal George Russell yang mengawali tahun dengan fokus bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Andrea Kimi Antonelli - X.com/Mercedes F1
Andrea Kimi Antonelli – X.com/Mercedes F1

Selain hasil lintasan, skenario politik internal juga merugikan pembalap Inggris tersebut. Menurut analisis Ralf Schumacher, George Russell merasakan preferensi pribadi bos tim Toto Wolff dibandingkan pemain muda Italia itu. Kedekatan emosional dan profesional ini tercermin dari reaksi komando di balik layar, meski analis menilai kejuaraan 2026 masih berada di sepertiga awal untuk definisi yang pasti.

Dampaknya terhadap pasar pengemudi Mercedes

Performa kuat Andrea Kimi Antonelli seharusnya memengaruhi keputusan kontrak tim Jerman di masa depan. Ralf Schumacher menyatakan, jika performa pembalap Italia itu tetap pada level ini, Toto Wolff tidak boleh memaksakan diri mempekerjakan Max Verstappen untuk musim mendatang. Pembenaran tersebut didasarkan pada risiko terulangnya ketidakstabilan internal yang terlihat pada tahun-tahun persaingan sengit antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg dalam satu dekade terakhir.

Untuk stabilitas Mercedes, mengkonsolidasikan George Russell sebagai pembalap teknis kedua akan menjadi pengaturan paling efisien saat ini. Pembalap asal Inggris itu mencatatkan enam kemenangan sepanjang karirnya di Formula 1. Namun, Andrea Kimi Antonelli meraih kemenangan kelima berturut-turut di Monaco pada tahun 2026, membuka peluang untuk menyamai total kemenangan bersejarah rekan setimnya di tahap kejuaraan berikutnya, di sirkuit Barcelona.

To Top