Tim Brasil mengalami momen spesial pada Rabu (10) ini saat persiapan Piala Dunia. Sesaat sebelum para jurnalis meninggalkan lapangan, pembuat film Spike Lee tiba di pusat pelatihan New York Red Bulls, di Morristown, Amerika Serikat, diundang oleh CBF.
Sutradara berusia 69 tahun, warga New York dan ikon bioskop, dengan cepat dikerumuni wartawan. Ketika ditanya tentang Neymar, dia tidak ragu-ragu: “Itulah pria saya!” Ungkapan tersebut menghidupkan suasana di CT.
Spike Lee menghadiri sebagian kegiatan yang juga dihadiri oleh sponsor dan tamu Konfederasi lainnya. Latihan tersebut dipimpin oleh Carlo Ancelotti yang merayakan ulang tahunnya pada Rabu ini.
Sementara Seleção fokus pada debutnya melawan Maroko, pada hari Sabtu (13), pukul 7 malam (waktu Brasília), di New Jersey, Spike Lee memiliki gairah besar lainnya dalam radarnya. Penggemar fanatik New York Knicks, patut menonton Game 4 Final NBA, dengan tim New York mampu unggul 3-1 melawan San Antonio Spurs.
Kunjungan pembuat film tersebut memperkuat suasana Piala Dunia di Amerika Serikat, di mana Brasil ingin memenangi enam pertandingan. Ancelotti, pelatih asing pertama yang memimpin tim nasional di Piala Dunia, memanfaatkan hari-hari persiapan untuk menyesuaikan tim dengan aktivitas yang lebih tertutup.
Skuad tiba pada debut mereka setelah serangkaian pertandingan persahabatan yang bagus dan dengan ekspektasi yang tinggi. Maroko, runner-up Afrika, berjanji akan menjadi lawan tangguh di Stadion New York/New Jersey.
Tempat menonton Brasil vs MarokoPertandingan ini akan disiarkan langsung di CazéTV, tersedia tanpa biaya tambahan di Disney+.
Spike Lee dan sepak bola Brasil
Sineas tersebut telah menunjukkan kedekatannya dengan Brasil di kesempatan lain, termasuk mengikuti acara yang berkaitan dengan Tim Nasional. Kehadirannya di CT menambah sentuhan Hollywood dalam keseharian tim di tanah Amerika.
Persiapan Seleksi Akhir
Dengan dimulainya turnamen, fokusnya kini penuh pada debut. Tim berupaya untuk memasuki Grup C dengan kuat dan memberikan awal yang mereka impikan kepada para penggemar Brasil dalam upaya mereka meraih gelar juara dunia.