Bulan sedang dalam fase memudarnya pada Selasa ini, 9 Juni 2026. Satelit alami tersebut muncul dengan sekitar 42% permukaannya menyala dan terus kehilangan kecerahannya saat mendekati Bulan Baru yang dijadwalkan pada tanggal 14.
Peralihan ini terjadi setelah triwulan terakhir tercatat pada hari Senin tanggal 8 pukul 07.03 WIB. Selama beberapa hari ke depan, langit malam akan menjadi semakin gelap, sehingga mendukung pengamatan bintang dan planet.
Informasi tersebut berasal dari Institut Meteorologi Nasional (Inmet), yang memantau siklus bulan secara akurat di seluruh negeri.
Fase Bulan selanjutnya pada Juni 2026
Kalender lunar untuk bulan tersebut memiliki tanggal-tanggal utama berikut, semuanya dalam waktu Brasilia:
- Bulan Baru: 14 Juni, pukul 23:56
- Bulan Sabit (kuartal pertama): 21 Juni, pukul 18:55
- Bulan Purnama: 29 Juni, pukul 20:58
Siklus lengkapnya berlangsung rata-rata 29,5 hari dan dimulai lagi dengan Bulan Baru.

Mengapa melacak fase Bulan
Selain kepentingan astronomisnya, fase-fase ini juga mempengaruhi pasang surut air laut dan telah digunakan selama berabad-abad oleh para petani untuk merencanakan penanaman dan pemanenan. Pada fase memudarnya, tradisi menunjukkan waktu yang ideal untuk pemangkasan, pengendalian hama dan pemanenan akar, karena getah tanaman cenderung terkonsentrasi di bagian bawah tanah.
Bagi mereka yang suka memotret langit, momen saat ini menguntungkan: Bulan yang kurang terang memungkinkan kita menangkap konstelasi dengan lebih jelas bahkan menggunakan kamera ponsel.
Tips mengamati Bulan Pudar
Bulan bungkuk terbit di pagi hari dan tampak seperti bulan sabit tipis di langit pagi. Carilah tempat dengan sedikit polusi cahaya agar pemandangan lebih baik. Aplikasi astronomi membantu memastikan posisi pasti di cakrawala.
Siklus bulan terus mempengaruhi kehidupan sehari-hari, mulai dari merencanakan aktivitas di lapangan hingga kesenangan sederhana memandangi langit.