Penggemar Nintendo punya alasan untuk merayakannya. Dalam Nintendo Direct edisi terbaru, perusahaan secara resmi mengumumkan pembuatan ulang The Legend of Zelda: Ocarina of Time, salah satu judul paling terkenal dan berpengaruh sepanjang sejarah video game.
Game ini akan dirilis pada tahun 2026, khusus untuk Nintendo Switch 2, dan telah menimbulkan ekspektasi besar di antara para pemain, yang menantikan pembaruan signifikan dari game klasik tersebut.
Impian peta tanpa memuat
Bahkan dengan pengumuman tersebut, Nintendo hanya memberikan sedikit informasi mengenai berita remake tersebut, hanya menampilkan teaser singkat. Kelangkaan detail ini telah memicu diskusi di kalangan penggemar, yang sudah banyak berspekulasi tentang kemungkinan perbaikan pada judul tersebut.
Tema yang paling menarik perhatian, tidak diragukan lagi, adalah peta Hyrule.
Di forum seperti Reddit, beberapa pemain menyatakan keinginannya untuk dunia yang terintegrasi penuh, tanpa layar pemuatan tradisional yang memisahkan wilayah seperti aslinya. Proposal tersebut akan memungkinkan eksplorasi yang lebih lancar dan tanpa gangguan, serupa dengan apa yang ditawarkan dalam The Legend of Zelda: Breath of the Wild.
Apa yang diharapkan penggemar dari perubahan tersebut
Bagi banyak orang di komunitas, mengubah penjelajahan Hyrule menjadi pengalaman berkelanjutan akan mewakili sebuah evolusi besar. Beberapa juga mempertahankan gagasan peta yang sedikit lebih besar dan lebih hidup, dengan Vila do Mercado yang terkenal, misalnya, mengambil tampilan kota nyata, penuh karakter dan aktivitas.
Penting untuk digarisbawahi bahwa semua ide ini masih merupakan hasil spekulasi dan antusiasme penggemar, tanpa ada konfirmasi resmi dari Nintendo. Masih harus dilihat apakah perusahaan akan memilih pendekatan yang lebih inovatif atau rekreasi yang sesuai dengan aslinya, dengan penyesuaian khusus pada gameplay dan kualitas hidup.
Klasik yang tak lekang oleh waktu
Untuk memahami besarnya ekspektasi, ada baiknya mengingat bobot historis dari game ini. Dirilis pada tahun 1998 untuk Nintendo 64, Ocarina of Time sering disebut-sebut sebagai salah satu video game terbaik sepanjang masa, dengan skor maksimum 99 di Metacritic — skor tertinggi yang pernah diberikan untuk sebuah judul.
Ceritanya mengikuti pahlawan Link dalam misinya melalui tanah Hyrule untuk menghentikan rencana antagonis Ganondorf. Game ini merupakan pionir dalam menetapkan standar baru untuk petualangan 3D, dan menjadi referensi bagi banyak produksi berikutnya.
Merayakan 40 tahun
Momen yang dipilih untuk pengumuman tersebut tidaklah acak. Waralaba Legend of Zelda berusia 40 tahun pada tahun 2026, dan pembuatan ulang salah satu chapter yang paling disukai muncul sebagai hadiah utama Nintendo untuk para penggemar pada tanggal tonggak sejarah ini.
Menariknya, ini bukan pertama kalinya game tersebut kembali hadir. Pada tahun 2011, ia mendapat versi untuk Nintendo 3DS. Namun sekarang, ekspektasinya adalah rekonstruksi yang jauh lebih ambisius, yang memanfaatkan potensi penuh dari konsol baru perusahaan.
Saat pertandingan tiba di Brasil
Publik Brasil punya alasan ekstra untuk merayakannya. Menurut Nintendo, pembuatan ulang Ocarina of Time akan hadir dengan lokalisasi penuh dalam bahasa Portugis Brasil, menghilangkan hambatan bahasa bagi mereka yang ingin merasakan cerita secara keseluruhan.
Untuk saat ini, satu-satunya hal yang menjadi perhatian adalah eksklusivitas Nintendo Switch 2, yang untuk sementara mengecualikan mereka yang belum memperbarui konsolnya. Tanpa tanggal rilis pasti, Nintendo berjanji akan merilis lebih banyak informasi dalam beberapa bulan mendatang.