Berita Terbaru (ID)

Dengan performa gemilang, Brazil mengalahkan Iran pada debut bola voli putra Nations League di Brasília

Brasil estreia com vitória sobre o Irã - Globo
Brasil estreia com vitória sobre o Irã - Globo

Kemenangan Brasil menandai dimulainya VNL di Brasília

Tim bola voli putra Brazil memulai kampanyenya di Nations League (VNL) dengan kemenangan atas Iran, pada Rabu malam (10), di panggung yang berbasis di Brasília. Dihadapan penonton yang antusias di Ginásio Nilson Nelson, tim dibawah komando Bernardinho mengamankan kemenangan dengan 3 set berbanding 1, dengan skor 25/21, 23/25, 25/15 dan 25/23. Hasil ini penting untuk memberikan ritme tim di turnamen dan menambah poin penting, terutama saat pelatih kembali memimpin tim.

Konfrontasi tersebut ditandai dengan performa ofensif yang kuat dari Darlan dan Adriano, dilengkapi dengan blok-blok penting dari Flávio dan distribusi permainan yang efisien dari Cachopa. Bryan menjalani debut menjanjikan dengan seragam hijau dan kuning dengan menyumbang dua poin penentu di lini serang. Pertandingan tersebut juga merayakan kembalinya Douglas Souza secara resmi ke tim, yang meskipun tidak mencetak gol, mendapat tepuk tangan meriah dari para penggemar yang hadir.

Iran memulai pertandingan dengan mendikte kecepatan dan memberikan tekanan pada Brasil, terutama melalui Hajipour. Namun, tim Brasil dengan cepat menunjukkan kemampuan bertahan yang baik dan berhasil bereaksi. Matheus Pinta tampil menonjol dalam memblok, sementara Darlan melancarkan serangannya. Cachopa tahu bagaimana menggunakan Lucarelli di momen-momen penting, dan Flávio mengkonsolidasikan blok Brasil, menutup set pertama 25-21.

Iran kembali tampil lebih intens di set kedua, membuka keunggulan dengan memanfaatkan kekuatan Hajipour, Haghparast, dan Poriya. Brasil menghadapi kesulitan dengan kesalahan servis dan penetrasi blok lawan, namun berusaha bangkit melalui Darlan dan Adriano. Tim berkembang di babak terakhir parsial dan mendapatkan rangkaian servis yang bagus dari Honorato. Terlepas dari upaya Brasil, Iran kembali menguasai poin-poin terakhir dan menyamakan kedudukan, memenangkan set tersebut 25-23.

Respons tim Brasil terjadi pada set ketiga yang merupakan babak terbaik tim. Lucarelli, Darlan dan Adriano menjadi protagonis dalam serangan itu, dan pemblokiran sekali lagi menjadi faktor penentu, ditandai dengan triple wall dan satu poin relevan dari Matheus Pinta. Adriano juga unggul dalam servisnya, membantu Brasil menutup set dengan keunggulan nyaman 25-15.

Pada set keempat dan terakhir, Adriano mempertahankan pentingnya servis dan Darlan terus menjadi acuan ofensif utama tim. Sebaliknya mengakhiri pertandingan dengan reli yang menarik, memastikan kemenangan Brasil pada 25-23 dan mencetak total 18 poin sebagai pencetak gol terbanyak dalam pertandingan tersebut.

To Top