Sony mulai mewajibkan verifikasi usia untuk akun dewasa di Brasil yang ingin membeli game dan konten berperingkat 18+ di PlayStation Store. Tindakan ini mematuhi Statuta Anak dan Remaja Digital (ECA Digital), sebuah undang-undang yang mulai berlaku pada Maret 2026 dan berupaya melindungi anak di bawah umur agar tidak mengakses materi yang tidak pantas di platform digital.
Pengguna akun dewasa yang terdaftar di negara tersebut sudah menerima email dari perusahaan yang merekomendasikan agar mereka melakukan verifikasi sesegera mungkin. Mereka yang tidak menyelesaikan proses ini akan dapat terus memainkan judul yang sudah dibeli dan membeli game tanpa batasan usia, namun akan dilarang membeli konten untuk mereka yang berusia di atas 18 tahun.
Cara kerja verifikasi usia di PlayStation
Prosesnya unik untuk setiap akun dan dapat dilakukan menggunakan tiga metode utama: nomor ponsel, pembacaan wajah, atau dokumen identifikasi. Verifikasi telepon seluler melintasi data dengan informasi operator, sehingga mengharuskan pengguna untuk menjadi pemilik saluran. Pembacaan wajah menggunakan teknologi Yoti untuk memperkirakan usia berdasarkan geometri wajah, tanpa penyimpanan data biometrik permanen oleh Sony.
Untuk dokumennya, cukup ambil foto tanda pengenal, SIM, atau paspor Anda. Seluruh aliran dikelola oleh Yoti, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam verifikasi usia untuk game, jejaring sosial, dan e-commerce. Menurut dukungan resmi PlayStation, data tidak disimpan oleh Sony setelah konfirmasi.
Dampak pada rilis tahun 2026
Perubahan tersebut menjadi relevan dengan hadirnya judul-judul besar di PS5 pada tahun 2026. Wolverine dari Marvel, dengan gameplay yang mendalam dan nada dewasa yang ditunjukkan baru-baru ini, seharusnya mendapat peringkat +18. Hal yang sama berlaku untuk GTA 6, yang mengikuti tradisi seri dengan konten eksplisit kekerasan, bahasa, dan tema dewasa.
Tanpa verifikasi, pemilik akun dewasa di Brazil tidak akan dapat membeli permainan ini di toko digital. Pembatasan ini tidak memengaruhi akses ke game yang sudah dibeli atau judul dengan rating gratis atau remaja.

Apa yang diubah ECA Digital di pasar game
ECA Digital (UU No. 15.211/2025) mengakhiri pernyataan sederhana tentang usia dalam layanan digital. Platform perlu mengadopsi metode yang dapat diandalkan untuk membuktikan konten dilarang untuk anak di bawah umur. Perusahaan game dan layanan lain sudah mulai beradaptasi di Brasil, termasuk memeriksa toko aplikasi dan platform online.
Dalam kasus PlayStation, inisiatif ini memperkuat tren global menuju kontrol usia yang lebih besar, seperti yang terjadi di Inggris dan Irlandia, di mana Sony sudah menerapkan pemeriksaan untuk fitur sosial seperti obrolan suara dan pesan.
Langkah demi langkah untuk menghindari masalah
Sony menyarankan agar pemain melakukan verifikasi secepatnya melalui halaman dukungan resmi. Prosesnya hanya memakan waktu beberapa menit dan menghindari gangguan di masa depan. Akun baru mungkin diminta untuk memverifikasi saat pembuatan, sementara akun yang sudah ada diminta saat mencoba pembelian terbatas.
Siapa pun yang mengalami kesulitan dengan satu metode dapat beralih ke metode lain. Dukungan PlayStation tersedia untuk membantu kasus yang lebih kompleks. Penting untuk diingat bahwa verifikasi dilakukan per akun, bukan per konsol, dan berlaku untuk seluruh ekosistem.
Perubahan terbaru Sony lainnya
Selain verifikasi usia, perusahaan telah menerapkan penyesuaian pada PS Store, seperti harga dinamis yang diamati pada awal tahun 2026 di Brasil. Ada juga diskusi tentang kemungkinan iklan di layar pemuatan pada generasi mendatang, menurut paten terdaftar.
Perubahan ini mencerminkan upaya Sony untuk menyeimbangkan kepatuhan terhadap peraturan, perlindungan pengguna, dan evolusi bisnis di pasar yang semakin teregulasi.
Verifikasi usia dilakukan pada saat katalog PS5 berkembang, dengan peluncuran besar-besaran dijadwalkan pada paruh kedua tahun ini. Pemain yang berencana membeli judul seperti Marvel’s Wolverine atau GTA 6 harus melakukannya terlebih dahulu agar tidak menghadapi batasan pada saat pembelian.