Manajer puncak Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, menghitung total remunerasi kotornya sebesar 4,8 juta dolar, setara dengan sekitar R$25 juta, mengacu pada tahun 2025. Informasi tersebut dipublikasikan dalam laporan transparansi yang dipublikasikan organisasi tersebut di portal resminya, dengan jumlah yang diperkirakan akan berlaku efektif pada tahun 2026.
Sebagai pimpinan entitas sejak 2016, Infantino menyumbang sejumlah 2,6 juta dolar, sekitar R$13,5 juta, sebagai gaji pokok kotornya. Selain itu, ia menerima bonus sebesar 2,2 juta dolar, atau R$11,5 juta, dengan porsi bonus ini disesuaikan setiap tahun.
Inisiatif untuk mempublikasikan gaji karyawannya diadopsi oleh FIFA pada tahun 2019, sebuah gerakan yang selaras dengan praktik tata kelola dan transparansi yang lebih besar di kancah olahraga internasional. Pada periode awal kebijakan baru ini, Gianni Infantino mencatat pendapatan kotor gabungan sebesar 2,9 juta dolar, setara dengan sekitar R$15 juta dengan nilai tukar pada saat itu, didistribusikan antara gaji tetap dan jumlah tambahan.
Masa jabatan Gianni Infantino saat ini sebagai presiden Federasi Sepak Bola Internasional akan diperpanjang hingga tahun 2027. Pengangkatannya kembali pada posisi tersebut dilakukan pada bulan Maret 2023, dan disahkan secara aklamasi oleh seluruh 211 konfederasi yang membentuk organisasi tersebut.