Pasangan Rusia ditahan di New York setelah mendaki Empire State Building untuk melamar dengan berani
Sebuah insiden yang tidak biasa mengejutkan New York Rabu lalu ketika beberapa pendaki Rusia ditahan setelah melakukan pendakian berbahaya di Empire State Building yang ikonik. Duo ini, Ivan Beerkus dan Angela Nikolau, yang dikenal karena tantangan ekstrem dan berpartisipasi dalam film dokumenter Netflix “Skywalkers”, mencapai puncak gedung setinggi hampir 457 meter untuk lamaran pernikahan yang berakhir dengan penangkapan langsung oleh pihak berwenang.
Perjalanan berbahaya di gedung pencakar langit New York
Pendakian yang dilakukan pada Rabu pagi ini mengejutkan petugas keamanan dan pengunjung. Sepasang pendaki kota, yang tidak memiliki peralatan keselamatan yang memadai untuk sebuah gedung, berhasil melewati sistem pengawasan dan memulai pendakian mereka. Tujuannya, menurut mereka, untuk merekam lamaran Ivan kepada Angela di salah satu titik tertinggi dan paling terlihat di kota, mengubah tempat itu menjadi panggung aksi cinta dan adrenalin.
Identitas dan sejarah tantangan pasangan
Ivan Beerkus dan Angela Nikolau sudah tidak asing lagi di mata masyarakat yang mengikuti tindakan radikal. Mereka mendapatkan ketenaran global karena pendakian mereka ke gedung-gedung tinggi dan bangunan-bangunan megah di seluruh dunia, dan merekam prestasi mereka dalam video yang menakjubkan. Film dokumenter “Skywalkers”, yang ditayangkan di Netflix, merinci sebagian petualangan mereka dan filosofi di balik setiap pendakian berisiko, mengungkap hasrat mereka terhadap ketinggian dan pencarian batasan.
Tuntutan pidana yang dihadapi oleh para pendaki
Setelah mereka turun dan ditangkap, kedua pendaki Rusia tersebut secara resmi didakwa melakukan serangkaian kejahatan serius. Pihak berwenang New York menganggap serius pelanggaran keamanan dan risiko yang ditimbulkan oleh tindakan tersebut, yang dapat berakibat fatal baik bagi mereka yang terlibat maupun pihak ketiga.
- Pelanggaran:Masuk tanpa izin dan tinggal di properti pribadi.
- Perilaku berbahaya (membahayakan secara sembrono):Menempatkan orang lain pada risiko cedera serius atau kematian melalui tindakan yang tidak bertanggung jawab.
- Perusakan:Meskipun tidak menyebabkan kerusakan nyata pada struktur, pelanggaran dan intrusi keamanan dapat diklasifikasikan seperti itu.
- Kekacauan umum:Aksi tersebut menimbulkan keributan dan mobilisasi sumber daya darurat, sehingga mengganggu ketertiban.
Undang-undang di New York sangat ketat mengenai pelanggaran jenis ini, dan pasangan tersebut harus menghadapi proses hukum yang dapat mengakibatkan denda besar, hukuman penjara, dan, bagi orang asing, kemungkinan deportasi.
Resiko dan fenomena pendakian perkotaan yang ekstrim
Pendakian perkotaan, juga dikenal sebagai “rooftopping” atau “urbex”, adalah praktik yang melibatkan pendakian gedung, jembatan, dan struktur buatan lainnya, seringkali tanpa izin atau peralatan keselamatan. Jenis aktivitas ini, yang dipopulerkan di media sosial dan film dokumenter seperti yang dibintangi Beerkus dan Nikolau, memiliki risiko yang besar. Jatuh secara tidak disengaja, gangguan kesehatan akibat ketinggian, dan bahaya runtuhnya bangunan hanyalah sebagian dari skenario bencana yang bisa terjadi. Selain itu, kehadiran seseorang di gedung yang melambangkan Empire State Building memicu protokol keamanan yang kompleks, memobilisasi petugas pemadam kebakaran dan polisi.
Preseden kejadian serupa terjadi di gedung pencakar langit
Kasus Ivan dan Angela bukanlah peristiwa tersendiri dalam sejarah kota-kota besar. Ada beberapa insiden orang yang mencoba memanjat gedung-gedung terkenal di seluruh dunia karena berbagai alasan. Pada tahun 2018, seorang pendaki Perancis yang dikenal sebagai “Spider-Man” ditahan setelah mencoba mendaki Menara Eiffel di Paris. Sebelumnya, para petualang lain pernah mencoba atau berhasil memanjat Empire State Building itu sendiri dan gedung raksasa lainnya seperti Sears Tower, di Chicago, atau Burj Khalifa, di Dubai. Tindakan-tindakan ini selalu mengakibatkan penangkapan dan tuntutan pidana, yang berfungsi sebagai peringatan akan risiko hukum dan fisik yang terlibat dalam tantangan tersebut.







