Ajax akan menghadapi FC Groningen tanpa tiga bek kunci. Pelatih Oscar García mengonfirmasi absennya tersebut pada konferensi pers sebelum pertandingan. Duel ini layak mendapat tempat di Conference League.
Tim Amsterdam akan bermain Kamis ini, pukul 18:45, di Kras Stadion, kandang Volendam. Ajax menempati posisi kelima dan berupaya lolos ke babak playoff selanjutnya. Groningen muncul di tempat kesembilan di tabel.
Defensores keluar karena masalah fisik
Klub tidak akan dapat mengandalkan Josip Šutalo, Ko Itakura dan Takehiro Tomiyasu. Ketiga penyakit tersebut baru-baru ini kambuh dan tidak diikutsertakan dalam rencana konfrontasi. García menyesali waktu terjadinya kerugian, yang baru dikonfirmasi sehari sebelumnya.
Pelatih Spanyol menghindari menghubungkan cedera dengan panggilan Copa Mundo. Ele mengatakan dia memilih untuk tidak mempercayai statistik dalam pengertian ini. Para nya, bisa saja itu hanya kebetulan saja.
- Josip Šutalo tidak dapat bekerja
- Ko Itakura berlanjut dengan keterbatasan fisik
- Takehiro Tomiyasu juga keluar dari permainan
Pertahanan Ajax mendapat pukulan signifikan dengan ketidakhadiran ini. Ketiga atlet tersebut sempat menjadi pilihan di sektor tersebut.
Preparação terus fokus pada motivasi
Skuad berlatih dalam beberapa hari terakhir di kompleks De Toekomst. García memimpin kegiatan dan menyampaikan kepercayaan diri kepada grup. Ele mengingatkan bahwa peluang berlaga di kompetisi Eropa masih ada dan tidak boleh dilewatkan.
Sang pelatih menyoroti keistimewaan mengenakan kaos Ajax. Ele meminta para pemain untuk menjaga tingkat motivasi mereka tetap tinggi. Tujuannya adalah untuk mencari kemenangan dan kemajuan dalam kompetisi.
Ajax perlu mengatasi Groningen agar tetap hidup dalam mencari tempat di Conference League musim depan. Leg kedua akan berlangsung pada tanggal yang belum dikonfirmasi, tergantung pada hasilnya.
Histórico terbaru menunjukkan keseimbangan
Kedua tim sudah saling berhadapan musim ini. Resultados bervariasi, namun Ajax biasanya memiliki keunggulan dalam konfrontasi langsung. Desta sebaliknya, komando netral dan korban mengubah skenario.
García mengambil alih tim utama beberapa minggu lalu. Ele berasal dari Jong Ajax dan mencari hasil positif untuk mengkonsolidasikan pekerjaan. Klub sedang menjalani masa rekonstruksi setelah fluktuasi Eredivisie.
Fans mengikuti persiapannya dengan cermat. Harapannya adalah tim yang kompetitif meski kesulitan di sektor pertahanan.
Apa yang diharapkan dari bentrokan tersebut
Teknisi merahasiakan sebagian dari rencana tersebut. Ele harus memilih penyesuaian di pertahanan untuk menebus pelanggaran. Lini tengah dan serangan berlanjut dengan opsi yang lebih reguler.
Groningen hadir dengan motivasi untuk babak playoff. Tim berusaha untuk mengejutkan dan maju. Ajax, meski hilang, mengandalkan pasukan dalam untuk bereaksi.
Duel ini menjadi sangat penting di jendela Eropa. Vencer berarti menjaga impian bermain di turnamen kontinental tetap hidup.

