Indonésio News

Pemimpin devolusi Greater Manchester yang berpengaruh, Eamonn Boylan, meninggal pada usia 66 tahun

Eamonn Boylan
Foto: Eamonn Boylan - Reprodução

Eamonn Boylan, seorang tokoh sentral dalam pelayanan publik Inggris dengan pengalaman lebih dari empat dekade, meninggal pada usia 66 tahun setelah dirawat sebentar di rumah sakit. Pengumuman tersebut disampaikan Kamis ini di Greater Manchester Combined Authority. Ele meninggalkan istri Maria dan dua orang anaknya.

Boylan telah memegang posisi penting dalam administrasi regional dan kota, dengan tugas penting dalam pelimpahan kekuasaan pada tahun Inglaterra. Kariernya mencakup kepemimpinan dalam regenerasi perkotaan dan proyek infrastruktur yang telah membentuk pembangunan Greater Manchester.

  • Menjabat sebagai kepala eksekutif Greater Manchester Combined Authority antara tahun 2017 dan 2024
  • Menjabat sebagai kepala eksekutif sementara Manchester City Council pada tahun 2024
  • Dia kemudian mengambil peran sementara sebagai kepala eksekutif di Homes England

Karir di pelayanan publik

Profesional ini memulai karirnya dalam peran operasional di Manchester City Council dan berkembang ke posisi tingkat tinggi. Ele berkontribusi pada inisiatif perumahan dan perencanaan, termasuk regenerasi kawasan seperti Hulme dan Ancoats.

Proyek-proyek ini melibatkan investasi besar dalam infrastruktur dan revitalisasi pusat kota. Boylan juga memimpin Stockport Metropolitan Borough Council, di mana ia mengelola program pekerjaan regenerasi pusat kota senilai sekitar £1 miliar.

Makalah di Greater Manchester Combined Authority

Selama masa jabatannya memimpin GMCA, kawasan ini berkembang menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di Reino Unido. Ele mengoordinasikan upaya terkait pelimpahan wewenang, transportasi umum, dan respons terhadap keadaan darurat seperti pandemi Covid-19.

Gabungan kewenangan ini mengkonsolidasikan mekanisme tata kelola yang memperkuat kapasitas pengambilan keputusan di daerah. Boylan meninggalkan jabatannya pada tahun 2024 dan digantikan oleh Caroline Simpson. Ele terus menjabat sebagai dewan sementara.

Pengakuan dari kolega dan pemimpin

Andy Burnham, Walikota Greater Manchester, menyoroti dedikasi Boylan terhadap pelayanan publik dan perannya sebagai pembangun sistem yang efektif untuk wilayah kota. Pemimpin politik tersebut menyebutkan dukungan, bimbingan dan persahabatan yang diberikan selama bertahun-tahun.

Caroline Simpson, CEO GMCA saat ini, menyoroti kualitas seperti kecerdasan, kerendahan hati, humor yang baik, kebaikan, dan tekad. Ela menegaskan bahwa warisan eksekutif tetap terlihat dalam pertumbuhan dan kemajuan yang dicapai kawasan.

Kontribusi pada tahap karir yang berbeda

Boylan berpengaruh di berbagai bidang, mulai dari mengelola transportasi hingga berpartisipasi dalam kelompok spesialis perumahan dan pembangunan perkotaan pemerintah Inggris. Ele bergabung dengan New Towns Taskforce sebelum mengemban tugas di Homes England.

Pengalamannya berkisar dari administrasi lokal di Stockport hingga koordinasi regional di GMCA dan Transport untuk Greater Manchester. Eksekutif tersebut antara lain terlibat dalam dimulainya kembali kontrol publik atas bus di wilayah tersebut.

Warisan dalam proyek pembangunan perkotaan

Pekerjaan dalam regenerasi perkotaan menandai fase berbeda dalam karir profesionalnya. Em Manchester, beliau memimpin direktorat kaderisasi yang meliputi bidang perumahan dan perencanaan.

Tindakan-tindakan ini menghasilkan transformasi fisik dan sosial di lingkungan tertentu di kota. Pendekatan praktis dan fokus pada hasil nyata menjadi ciri cara kerja lembaga ini selama empat dekade.

Transisi ke peran sementara

Setelah meninggalkan GMCA, Boylan menerima undangan untuk peran sementara di lembaga-lembaga utama. Ele mengambil alih jabatan pimpinan sementara Manchester City Council pada akhir tahun 2024, menggantikan Joanne Roney. Posteriormente, diteruskan ke Homes England, tempat ia bekerja hingga saat ini.

Langkah-langkah terakhir ini membuat eksekutif tetap terlibat dalam isu-isu perumahan dan pembangunan. Akumulasi pengalaman memungkinkan kesinambungan dalam proses tata kelola dan investasi publik yang kompleks.