Berita Terbaru (ID)

Pertahanan Inggris melacak tiga kapal selam Rusia melalui kabel bawah laut di Atlantik Utara

Submarino nuclear
Foto: Submarino nuclear - Aleksandr Merkushev/shutterstock.com

Sekretaris Defesa dari Reino Unido, John Healey, mengungkapkan bahwa tiga kapal selam Rusia terdeteksi di Atlântico Norte melakukan aktivitas di atas kabel dan pipa bawah laut yang penting. Pasukan Inggris, bersama dengan sekutu seperti Noruega, menemani kapal-kapal tersebut selama lebih dari sebulan untuk mencegah tindakan apa pun terhadap infrastruktur kapal selam. Operasi tersebut melibatkan fregat dari Marinha Real, helikopter dan pesawat patroli maritim. Não Terdapat bukti kerusakan pada kabel atau pipa.

Healey berbicara selama konferensi pers di Downing Street Kamis ini dan mengarahkan pesan langsung ke Presiden Rusia Vladimir Putin. Ele menyatakan bahwa Reino Unido mengidentifikasi aktivitas tersebut dan segala upaya untuk merusak infrastruktur tidak akan ditoleransi. Pernyataan tersebut muncul di tengah ketegangan internasional, termasuk konflik Oriente Médio.

Kapal selam yang terlibat dalam operasi Rusia

Tiga kapal selam berpartisipasi dalam aktivitas yang dipantau. Salah satunya adalah kelas Akula, serangan nuklir, yang kemungkinan besar berfungsi sebagai umpan untuk mengalihkan perhatian. Dua lainnya adalah kapal selam khusus dari Diretório Principal dari Pesquisas dan Águas Profundas dari Rússia, yang dikenal sebagai GUGI. Kapal Esses dirancang untuk memetakan infrastruktur bawah air pada masa damai dan melakukan tindakan sabotase jika terjadi konflik.

Kapal-kapal tersebut teridentifikasi berada di zona ekonomi eksklusif Reino Unido yang membentang sekitar 370 kilometer lepas pantai. Kapal Selam Akula kembali ke perairan Rusia setelah terus dilacak. Kedua kapal selam GUGI bertahan lebih lama di wilayah tersebut sebelum juga mundur ke utara.

Rincian tanggapan militer Inggris

Operasi pelacakan tersebut mengerahkan lebih dari 500 personel militer Inggris selama beberapa minggu. Fregat HMS St Albans, kapal pengisian RFA Tidespring, helikopter Merlin dan Boeing Pesawat P-8 dari Força Aérea Real digunakan untuk memantau pergerakan Rusia melalui laut dan udara. Aksi tersebut didukung oleh Norwegia Marinha dan termasuk peluncuran pelampung sonar untuk menunjukkan kewaspadaan terus-menerus.

Tim tersebut melakukan pengawasan 24 jam terhadap kapal-kapal Rusia. Upaya bersama ini bertujuan untuk mencegah aktivitas jahat apa pun tanpa peningkatan yang tidak perlu. Otoritas Inggris menyoroti bahwa jaringan bawah air Reino Unido memiliki ketahanan yang tinggi, meskipun jumlah ancaman terhadapnya meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Konteks aktivitas Rusia di kawasan

Diretório GUGI memiliki lebih dari 50 kapal, termasuk kapal penelitian dan kapal selam khusus. Contoh sebelumnya adalah kapal Yantar, yang terlihat di perairan Inggris pada November lalu. Pihak berwenang mengaitkan unit-unit ini dengan aksi perang hibrida yang ditujukan terhadap Reino Unido dan sekutunya, terutama di sekitar kabel komunikasi dan infrastruktur energi bawah laut.

Lebih dari 90% lalu lintas internet harian Reino Unido bergantung pada kabel bawah laut ini. Kehadiran kapal selam Rusia yang berkepanjangan terjadi di Atlântico Norte perairan internasional, dekat dengan jalur strategis. Pemerintah Inggris memutuskan untuk mempublikasikan informasi tersebut sebagai tanda transparansi dan pencegahan.

Pesan terkirim ke Moscou

Selama konferensi pers, Healey menekankan bahwa Reino Unido mengakui Rússia sebagai ancaman utama terhadap keamanan negara dan Otan. Ele menyatakan bahwa pasukan Inggris tidak akan mengalihkan fokus dari Vladimir Putin, bahkan ketika mereka bertindak untuk melindungi kepentingan di Oriente Médio. Operasi tersebut berhasil diselesaikan setelah penarikan kapal selam Rusia dari wilayah yang dipantau.

Sekretaris Defesa menegaskan bahwa tidak ada bukti kerusakan yang disebabkan kapal Rusia terhadap kabel atau pipa. Tindakan Inggris ini bertujuan untuk mengungkap operasi tersebut dan menunjukkan kapasitas respons yang terkoordinasi dengan mitra internasional. Moscou menolak tuduhan ancaman terhadap infrastruktur Inggris, seperti yang dilaporkan lembaga Rusia.

Sumber daya yang digunakan dalam pengawasan

Marinha Real menggunakan fregat HMS St Albans sebagai inti dalam pelacakan kapal selam Akula. RFA Tidespring memberikan dukungan logistik selama misi yang diperluas. Helicópteros anti-kapal selam Merlin melengkapi pemantauan udara, sementara pesawat P-8 melakukan patroli jangka panjang.

Upaya tersebut melibatkan pelayaran ribuan mil oleh kapal-kapal Inggris. Koordinasi dengan sekutu memungkinkan cakupan yang berkelanjutan bahkan dalam kondisi Atlântico Norte yang menantang. Para pejabat menyoroti bahwa operasi tersebut memperkuat kesiapan angkatan bersenjata untuk melindungi aset-aset strategis.

Evaluasi akhir operasi

Pihak berwenang Inggris menilai operasi Rusia tidak mencapai tujuannya karena respons yang cepat dan terkoordinasi. Healey mengarahkan komando militer untuk melacak dan menahan kapal-kapal tersebut sejak deteksi awal. Pengawasan yang terus-menerus mencegah tindakan terhadap infrastruktur penting.

Pemerintah terus memantau kegiatan serupa di wilayah tersebut. Deklarasi publik ini berfungsi untuk memperkuat komitmen untuk melindungi kabel dan jaringan pipa yang penting untuk komunikasi dan energi. Pasukan Inggris tetap siap untuk menanggapi pergerakan di masa depan.