Berita Terbaru (ID)

Belanda meminta persetujuan Uni Eropa untuk perangkat lunak Full Self-Driving Tesla

Tesla
Foto: Tesla - Jonathan Weiss/shutterstock.com

Otoritas kendaraan Belanda RDW telah memberi tahu Comissão Europeia tentang rencana untuk meminta persetujuan penggunaan sistem Full Self-Driving Supervised di Tesla di seluruh União Europeia. Pemberitahuan tersebut dilakukan Senin ini. Perangkat lunak ini telah menerima persetujuan nasional pada hari Jumat lalu, menjadikan negara tersebut sebagai negara pertama yang mengesahkan teknologi tersebut.

Sistem ini memungkinkan kendaraan untuk menyetir, mengerem, dan berakselerasi di bawah pengawasan manusia, tanpa pengemudi harus tetap memegang kemudi dalam kondisi yang sesuai. Manajer umum persetujuan tipe di RDW, Bernd van Nieuwenhoven, menyatakan bahwa perangkat lunak tersebut memenuhi persyaratan keselamatan untuk semua jalan di Belanda, termasuk di kota-kota seperti Amsterdã, yang lalu lintasnya mencakup sepeda dan kendaraan bermotor.

Versi Eropa Full Self-Driving mencakup pemantauan perhatian pengemudi yang lebih ketat dibandingkan dengan versi Amerika. Qualquer Pembaruan perangkat lunak yang signifikan memerlukan verifikasi terlebih dahulu dengan otoritas Belanda. Sistem mengharuskan pengemudi untuk menyelesaikan tutorial dan tes wajib sebelum aktivasi pertama.

Proses persetujuan di União Europeia

Comissão Europeia menegaskan bahwa Holanda akan mengajukan kasus ini ke komite teknis pada bulan Mei. Jika hasil tes memuaskan dan ada dukungan dari mayoritas anggota Estados, maka akan dibuat undang-undang pelaksanaan yang mengizinkan persetujuan jenis di tingkat Eropa. Isso akan memungkinkan sistem ini diperluas ke negara-negara lain di blok tersebut.

Sementara itu, União Europeia negara lainnya dapat memutuskan secara individual untuk mengizinkan penggunaan teknologi tersebut, dengan menggunakan persetujuan Belanda sebagai referensi. Representantes dari RDW menunjukkan bahwa pembicaraan bilateral telah dilakukan dengan regulator dari negara lain untuk memperjelas rincian teknis.

  • Prosesnya melibatkan analisis bukti dari pengujian yang dilakukan oleh RDW
  • Persetujuan Eropa bergantung pada suara mayoritas di antara Estados anggota
  • Negara-negara dapat mengadopsi teknologi tersebut secara sepihak berdasarkan keputusan Belanda
  • RDW siap menjawab pertanyaan seputar kesimpulan teknis

Perbedaan versi Eropa dan Amerika

Perangkat lunak yang disetujui di Holanda berbeda dari versi yang tersedia di Estados Unidos. Versi Eropa menerapkan aturan pemantauan pengemudi yang lebih ketat, dengan peringatan visual, suara, dan haptik yang menonaktifkan sistem jika terjadi kekurangan perhatian dalam waktu lama. Nos Estados Unidos, Full Self-Mengemudi menghadapi investigasi federal dan tuntutan hukum terkait dengan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

RDW menguji sistem tersebut selama lebih dari 18 bulan sebelum disetujui secara nasional. Pihak berwenang menyoroti bahwa Full Self-Driving Supervised adalah sistem bantuan pengemudi, bukan kendaraan otonom. Pengemudi tetap bertanggung jawab secara hukum atas kendaraannya setiap saat dan harus siap untuk segera mengambil kendali.

Dampaknya terhadap pasar Belanda dan Eropa

Tesla merupakan merek mobil listrik terlaris di Holanda, dengan sekitar 100.000 unit model 3 dan Y beredar di Tanah Air dan memenuhi syarat untuk mendapatkan perangkat lunak. Seorang pengguna di Belanda yang berlangganan layanan ini dengan biaya 99 euro per bulan melaporkan bahwa pemantauan perhatian sangat ketat namun fleksibel, mengaktifkan peringatan dalam situasi seperti penggunaan ponsel atau mengenakan topi yang menghalangi penglihatan.

Persetujuan tersebut datang pada saat penjualan kendaraan dari Tesla hingga Europa menghadapi tantangan. Perusahaan mengandalkan kemajuan teknologi penggerak otonom untuk merangsang penjualan di benua tersebut.

Langkah selanjutnya untuk ekspansi

Presentasi kasus Belanda ke Comissão Europeia dijadwalkan pada bulan Mei. Batas waktu untuk keputusan akhir mengenai persetujuan União Europeia belum ditetapkan, namun prosesnya dapat dilanjutkan dalam beberapa bulan ke depan. RDW menyatakan keyakinannya bahwa sistem yang diuji pada Holanda memenuhi standar yang diperlukan untuk penggunaan yang lebih luas di blok Eropa.

Otoritas Belanda akan terus memantau kinerja perangkat lunak tersebut setelah implementasi awal di negara tersebut. Qualquer Perubahan yang relevan pada sistem memerlukan evaluasi baru sebelum dirilis ke pengguna.