Berita Terbaru (ID)

Geely meluncurkan sistem hybrid i-HEV dengan konsumsi 45 km/l

Geely
Foto: Geely - Tricky_Shark / Shutterstock.com

Geely Auto meluncurkan sistem powertrain hybrid i-HEV Senin ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi energi dan bersaing di segmen kendaraan hybrid konvensional. Model Emgrand yang dilengkapi teknologi tersebut mencatat konsumsi 2,22 liter per 100 kilometer dalam uji jalan, setara dengan 45 km/l dan mencetak rekor baru menurut perusahaan.

Sistem ini mengintegrasikan platform manajemen energi berdasarkan kecerdasan buatan. Platform Essa menganalisis kondisi lingkungan secara real time, seperti suhu, kelembapan, dan ketinggian. Geely mengklaim fitur tersebut membantu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar dan listrik.

Detail teknis i-HEV

i-HEV memiliki efisiensi termal sebesar 48,41%. Paket listriknya menghasilkan tenaga sebesar 230 kW atau 313 tenaga kuda. Konfigurasi Essa memungkinkan akselerasi 0 hingga 30 km/jam dalam 1,84 detik. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan berkendara pada kecepatan rendah dan pemulihan energi.

Arsitekturnya memungkinkan fungsi seperti mengemudi cerdas. Geely menyoroti bahwa tingkat komputasi onboard menawarkan fitur yang belum dapat ditandingi oleh hibrida tradisional Jepang. Peluncuran berlangsung di sebuah acara di China.

Rencana aplikasi dalam templat

Teknologi ini akan diperkenalkan akhir tahun ini di beberapa kendaraan dalam kisaran tersebut. Modelnya antara lain Preface, Monjaro, Starray, dan Emgrand. Perluasan tersebut bertujuan untuk memperluas kehadiran Geely di segmen hybrid.

  • Kata Pengantar i-HEV mencatat konsumsi WLTC sebesar 3,98 liter per 100 km
  • Monjaro i-HEV mencatat konsumsi WLTC sebesar 4,75 liter per 100 km
  • Emgrand menjadi dasar pengujian yang mencapai rekor 45 km/l
  • Starray juga bergabung dalam daftar rilis yang dijadwalkan pada tahun 2026

Geely beroperasi di Brasil bekerja sama dengan Renault. Merek tersebut sudah menawarkan model EX2 Pro, yang 100% listrik, dengan jangkauan hingga 289 km dan harga mulai dari R$123,800.

Produsen mobil Cina Geely
Produsen mobil Cina Geely – Pavel Shlykov / Shutterstock.com

Konteks pasar hibrida

Produsen mobil Jepang telah mendominasi segmen hibrida sejak Prius diluncurkan pada tahun 1997. Kontrol Esse lebih kuat di wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang terbatas. China telah mendorong pengembangan hibrida plug-in, dimana motor listrik berperan sebagai sumber penggerak utama.

Geely berupaya menawarkan mesin yang lebih bertenaga, penggerak listrik yang lebih baik, konsumsi yang lebih rendah, dan kecerdasan yang lebih baik. Strategi ini menyasar pasar domestik dan internasional. Pada peringkat penjualan global 2025, Geely Group menduduki posisi kesembilan dengan terjual 4,11 juta unit.

Dampaknya di kalangan analis

Para ahli melihat gerakan ini sebagai titik balik di sektor ini. Sistem ini menggabungkan efisiensi dengan kemampuan kecerdasan buatan. Perusahaan berencana untuk menerapkan teknologi ini dalam volume besar untuk meningkatkan skalanya.

i-HEV membedakan dirinya dengan mengintegrasikan data lingkungan secara real-time. Isso memungkinkan penyesuaian dinamis dalam pengoperasian mesin dan sistem kelistrikan. Testes menunjukkan peningkatan yang konsisten di berbagai kondisi penggunaan.

Kehadiran Geely di Brasil

Di pasar Brasil, Geely berbagi operasi dengan Renault. Fokus awalnya adalah pada model listrik, seperti EX2 Pro. Kehadiran hibrida dengan teknologi baru dapat memperluas pilihan yang tersedia di negara tersebut di tahun-tahun mendatang.

Perusahaan tidak merinci tanggal spesifik untuk peluncuran i-HEV pada Brasil. Observadores di industri mengharapkan teknologi tersebut tiba secara bertahap seiring dengan perluasan lini.

Perbandingan dengan pesaing

Geely menyoroti bahwa i-HEV menawarkan komputasi canggih dan efisiensi yang melampaui norma yang ditetapkan. Rekor konsumsi dalam pengujian dengan Emgrand berfungsi sebagai demonstrasi praktis. Perusahaan mengklaim bahwa sistem tersebut mewakili kemajuan dalam skala untuk segmen tersebut.

Peluncuran berbagai model akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Strategi ini mencakup sedan dan SUV di jajaran produk saat ini.

Sistem i-HEV mengintegrasikan platform manajemen energi dengan kecerdasan buatan. Solusi Essa menganalisis variabel lingkungan untuk menyesuaikan kinerja. Hasilnya terlihat pada konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dan otonomi gabungan yang lebih besar.

Analis industri melihat potensi dampak di pasar dimana infrastruktur kelistrikan masih dalam pengembangan. Geely berencana menggabungkan tenaga, efisiensi, dan fitur cerdas ke dalam kendaraan yang terjangkau.