Berita Terbaru (ID)

Impostor berpura-pura menjadi VTuber Mugi Ienaga dan menipu puluhan influencer

hackers
Foto: hackers - Foto: thomaguery/Istock.com

Seorang influencer yang dikenal karena melaporkan informasi yang dipublikasikan tentang akun VTuber rahasia. Horas kemudian, perusahaan yang bertanggung jawab atas grup VTuber mengeluarkan peringatan resmi tentang peniruan identitas. Kasus tersebut melibatkan seseorang yang berpura-pura menjadi artis selama tiga tahun dan menipu beberapa pembuat konten.

ANYCOLOR, perusahaan yang mengelola grup Nijisanji, membenarkan bahwa VTuber Mugi Ienaga adalah korban penipu. Pemalsuan tersebut terjadi di media sosial dan mencakup imitasi suara dan detail pribadi. Perusahaan mengklarifikasi bahwa orang yang terlibat tidak ada hubungannya dengan VTuber asli.

Peringatan ANYCOLOR tentang peniruan identitas

ANYCOLOR merilis pernyataan pada 10 April. Dalam teks tersebut, perusahaan menyatakan bahwa seseorang telah menyamar sebagai Mugi Ienaga dan tuduhan adanya akun rahasia adalah spekulasi yang tidak berdasar. Perusahaan mengatakan pihaknya bermaksud mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab atas pemalsuan.

Peringatan tersebut menyoroti risiko pelanggaran hak cipta dan komersial. ANYCOLOR menyarankan agar kasus serupa dilaporkan ke layanan pelanggannya. Aksi tersebut terjadi setelah adanya publikasi yang menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar dan influencer.

Postingan Influencer Pokekamen

Pokekamen, streamer dengan sekitar 350.000 pengikut

Lalu, Pokekamen mengutip percakapan seseorang yang mengaku merupakan teman lama VTuber. Postingan tersebut menuai reaksi negatif dari para penggemar. Muitos mengkritik influencer karena tidak memeriksa informasi dengan lebih baik sebelum mempublikasikannya.

Belakangan, Pokekamen mengakui bahwa itu adalah tiruan dan menerbitkan permintaan maaf. Ele menyesali ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada ANYCOLOR dan Mugi Ienaga itu sendiri.

  • Pokekamen memiliki 350 ribu pengikut di X
  • Dipublikasikan tentang dugaan akun rahasia pada 10 April
  • Ia mengutip konfirmasi dari seseorang yang mengaku sebagai teman Mugi Ienaga
  • Meminta maaf setelah perusahaan memberi tahu

Keterlibatan Jirai-chan dan para saksi yang tertipu

Jirai-chan, seorang influencer yang menggambarkan dirinya sebagai orang yang fokus pada penggemar, juga terlibat dalam kasus ini. Ela merilis video permintaan maaf pada 11 April. Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa penipu tersebut memiliki informasi yang terkesan eksklusif Mugi Ienaga.

Jirai-chan menyebutkan bahwa orang tersebut memiliki kontak yang terhubung dengan Nijisanji secara alami, sehingga membuat kecurigaan menjadi sulit. Ela juga melaporkan bahwa foto di mana dia ditandai telah dipublikasikan di akun palsu, yang membuatnya angkat bicara.

Beberapa saksi ditipu selama tiga tahun. Penipu tersebut meyakinkan lebih dari 50 influencer, menurut laporan selanjutnya.

Detail pengakuan dan presentasi ke polisi

Pokekamen mengungkapkan, orang tersebut mengakui fakta dan menyerahkan diri ke polisi. Penipu mengaku telah meniru identitas Mugi Ienaga selama tiga tahun. Kasus ini mungkin melibatkan aspek penipuan, karena uang disebutkan dalam beberapa interaksi.

ANYCOLOR menegaskan bahwa peniruan identitas tidak ada hubungannya dengan VTuber asli. Perusahaan mengklasifikasikan informasi yang awalnya diungkapkan sebagai informasi berbahaya dan tidak berdasar.

Episode tersebut menunjukkan bagaimana detail pribadi dan kontak dapat digunakan untuk mempertahankan sandiwara untuk jangka waktu yang lama.

Dampaknya di kalangan penggemar dan influencer

Beberapa penggemar Mugi Ienaga mengungkapkan kemarahannya atas terungkapnya kasus tersebut. Comentários mempertanyakan mengapa influencer tidak segera meminta maaf. Outros menyoroti pentingnya memeriksa sumber sebelum menerbitkan tuduhan.

Kasus ini juga berfungsi untuk memperingatkan tentang risiko peniruan identitas di lingkungan VTuber dan pembuat konten. Muitos Influencer menegaskan perlunya berhati-hati saat berinteraksi dengan profil yang mengaku sebagai artis terkenal.

  • Lebih dari 50 influencer ditipu selama tiga tahun
  • Penipu menggunakan informasi pribadi dan kontak untuk menjaga kredibilitas
  • ANYCOLOR merekomendasikan untuk melaporkan kasus pemalsuan ke tim dukungannya
  • Episode tersebut melibatkan publikasi tentang X dan video permintaan maaf

Tindakan terhadap pemalsuan oleh VTuber

ANYCOLOR telah memantau kasus peniruan identitas yang melibatkan artisnya. Perusahaan mengingatkan bahwa tindakan semacam ini mungkin melanggar hak cipta dan hak komersial. Ela meminta kolaborasi komunitas untuk mengidentifikasi profil palsu.

Pakar keamanan digital mencatat bahwa penggunaan suara dan detail internal memfasilitasi penipuan pada platform streaming dan jejaring sosial. Kasus Mugi Ienaga memperkuat perhatian yang diperlukan baik dari perusahaan maupun influencer.

Influencer yang membuat laporan awal berakhir di tahanan polisi setelah berinteraksi dengan si penipu. Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab hoaks tiga tahun tersebut.