Berita Terbaru (ID)

João Neves membalikkan skor di Paris dan membawa PSG unggul melawan Bayern di Liga Champions

João Neves
Foto: João Neves - Maciej Rogowski Photo/ shutterstock.com

Paris Saint-Germain mengalahkan Bayern dari Munique 2-1 di Parque dari Príncipes, dalam pertandingan yang sah untuk semifinal Champions League. Duel diawali dengan dominasi Jerman, namun tim Prancis bereaksi cepat hingga menguasai papan skor.

Harry Kane membuka skor melalui penalti, sedangkan Kvaratskhelia dan João Neves mencetak gol untuk tim tuan rumah. Konfrontasi berlanjut dengan intensitas fisik dan teknis yang tinggi di kedua sisi.

Harry Kane membuka skor di awal dominan Bayern

Bayern dari Munique memulai pertandingan dengan menekan bola Prancis dan menguasai lapangan ofensif dengan mudah. Logo pada menit ke 15, Luis Díaz menerima umpan dari Olise dan dijatuhkan oleh Pacho di dalam kotak penalti sehingga menghasilkan penalti maksimal. Penyerang tengah Harry Kane mengambil tanggung jawab dan memukul sudut kanan Safonov dengan tepat untuk membuka hitungan.

Keunggulan Jerman mencerminkan momen ketidakstabilan pertahanan yang dilakukan Paris Saint-Germain pada pergerakan pertama. Antes dari gawang, bek Marquinhos sudah menerima kartu kuning karena pelanggaran taktis terhadap Díaz. Tim Bavaria, yang dipimpin oleh asisten Aaron Banks karena suspensi Vincent Kompany, berhasil mengeksplorasi tujuan dengan baik dengan Olise. Kiper Safonov harus melakukan intervensi dalam setidaknya dua peluang yang jelas untuk mencegah keunggulan tim tamu ditingkatkan oleh Parque dari Príncipes.

Segera Reação dan gambar dengan Kvaratskhelia

Respons Paris Saint-Germain tidak butuh waktu lama setelah pukulan awal yang ia alami di hadapan para penggemarnya. Aos menit 23, dalam transisi ofensif yang sangat cepat, Kvaratskhelia mendapat tendangan bebas di sektor penyerang kiri. Angka 7 maju dengan kecepatan, melampaui tanda Stanisic dan selesai mengalahkan Manuel Neuer.

Hasil imbang tersebut benar-benar mengubah pandangan psikologis semifinal di babak pertama. Tim Luis Enrique mulai lebih menghargai penguasaan bola di lini tengah, menggunakan Vitinha untuk mendistribusikan permainan. Dembélé bahkan melewatkan peluang luar biasa satu lawan satu dengan Neuer tepat sebelum gol penyeimbang. Skor yang sama membuat tindakan lebih seimbang, memaksa Bayern mundur dari garis pertahanan mereka untuk menahan infiltrasi Doué dan Hakimi.

João tidak berhasil membalikkan skor sebelum jeda

Parque milik Príncipes meledak di menit ke-32 ketika salju João membalikkan skor untuk Paris Saint-Germain. Permainan dimulai dengan tendangan sudut yang diambil dengan cepat oleh Dembélé, menangkap pertahanan Bayern dan Munique sama sekali tidak menyadarinya. Gelandang muda asal Portugal itu mengantisipasi gol pertama dan menyundul bola ke belakang gawang Neuer.

Perubahan haluan ini membuahkan hasil atas sikap agresif Prancis yang berhasil menetralisir upaya kreatif utama Jerman usai pengundian. Bayern mencoba segera bereaksi dengan Olise, yang hampir mencetak gol dalam permainan individu yang diselamatkan oleh Safonov. Pertandingan berlanjut dengan tempo yang hingar-bingar, dengan serangan balik yang berbahaya bagi kedua kubu.

  • Gol dari Harry Kane pada menit 16 (penalti)
  • Gol dari Kvaratskhelia pada 23 menit
  • Gol dari João Neves pada 32 menit
  • Cartão kuning untuk Marquinhos (PSG)
  • Bola seimbang Posse antara 48% dan 52%
  • Substituições belum dibawakan oleh pelatih

Escalações dan statistik waktu nyata

Kedua tim memasuki lapangan dengan kekuatan maksimal, menegaskan favoritisme teknis mereka untuk tahap kompetisi Eropa ini. Paris Saint-Germain mempertahankan sikap transisi yang cepat, sementara Bayern mengejar organisasi melalui Kimmich dan Pavlovic.

Teknik pencocokan Ficha:

  • PSG:Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho dan Nuno Mendes; Vitinha, Zaïre-Emery dan João Neves; Kvaratskhelia, Dembélé dan Doué.
  • Bayern:Neuer; Stanisic, Upamecano, Tah dan Davies; Kimmich dan Pavlovic; Musiala, Luis Díaz dan Olise; Harry Kane.
  • Local:Parque dari Príncipes, Paris.
  • Árbitro:Wasit UEFA Equipe hadir di stadion.

Pertandingan berlanjut dengan PSG berusaha mengelola keunggulan minimal yang didapat di kandang sendiri. Bayern dari Munique menunjukkan kegugupan setelah mengalami perubahan haluan dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Penggemar lokal bermain bersama, menciptakan lingkungan dengan tekanan terus-menerus pada tim tamu.

↓ Continue lendo ↓