Berita Terbaru (ID)

Video menunjukkan Ayrton Senna dengan sabuk tiga warna setelah kejuaraan kedua São Paulo pada tahun 1993

Ayrton Senna - Instagram/sennabrasil
Foto: Ayrton Senna - Instagram/sennabrasil

Pengemudi Ayrton Senna, legenda Fórmula 1, memiliki hubungan yang aneh dengan sepak bola Brasil. Embora dikenal sebagai penggemar Corinthians, sang juara dunia menjalani momen-momen tak terlupakan bersama São Paulo, bertransformasi menjadi penggemar sejati São Paulo selama perayaan penting klub. Episode Esses mengungkapkan sisi yang kurang terdokumentasi dari kepribadian juara dunia tiga kali itu, menunjukkan seorang Brasil yang melampaui loyalitas klub ketika negaranya menang.

Episode paling ikonik terjadi pada tahun 1992, ketika Senna menyaksikan keputusan antara Mundial dan Clubes antara São Paulo dan Barcelona di klub dansa Campinas. Ele mengikuti setiap gerakan dengan intensitas. Torceu, menyemangati dan merayakan setiap gol seperti penduduk asli São Paulo. Getarannya asli, tanpa perhitungan atau sikap. Senna tidak pernah berhenti menjadi dirinya: seorang pesaing yang memahami pentingnya setiap kemenangan bagi negara.

Peringatan Desembarque dengan bendera tiga warna

Setahun kemudian, pada tahun 1993, Senna mengalami momen mengesankan lainnya di bandara. Turunnya pilot bertepatan dengan kedatangan tim São Paulo yang telah memenangkan kejuaraan Libertadores kedua. Mesmo kelelahan karena perjalanan, Senna bergabung dengan party secara spontan. Ele memegang bendera tiga warna dan berbicara tentang jasa warga Brasil yang mewakili negaranya dengan baik di luar negeri.

Kata-kata sang pengemudi mencerminkan pandangannya yang luas terhadap olahraga dan kebangsaan:

  • Reconhecia hasil karya para atlet yang membawa kegembiraan bagi masyarakat Brasil
  • Via pantas mendapatkan perwakilan internasional dari negara tersebut
  • Não memiliki sikap klub ketika Brasil menang
  • Abraçava perayaan kolektif di atas divisi regional
  • Olahraga Entendia sebagai ekspresi budaya Brasil

Naquela Pada kesempatan ini, Senna berkomentar bahwa “Setiap orang yang mewakili Brasil dengan baik di luar negeri dan membawa kegembiraan bagi masyarakat Brasil secara umum, memiliki pahala yang besar…”. Ungkapan tersebut merangkum filosofinya: Brasil menjadi yang pertama, di atas persaingan klub mana pun. Para adalah seorang pilot yang membalap untuk bendera Brazil di trek Europa, logika ini wajar dan koheren dengan karir profesionalnya.

@arqtricolorHari dimana Ayrton Senna berasal dari São Paulo!#SPFC #Triwarna #Senna ♬ suara asli 🇾🇪 – Arquibancada Tricolor

Lintasan melampaui Fórmula 1

Senna meninggal pada tanggal 1 Mei 1994, selama Grande Prêmio dari San Marino di Ímola, di Itália. Warisan Seu telah melampaui trek balap. Cara dia berhubungan dengan sepak bola, atlet, dan perayaan kemenangan Brasil mengungkapkan kepeduliannya terhadap citra negaranya di mata dunia. Ele tidak memisahkan identitasnya sebagai pilot dengan identitasnya sebagai orang Brazil.

Momen bersama São Paulo menunjukkan bahwa Senna mampu membedakan antara passion pribadi dan tanggung jawab kolektif. Ser dari Corinthians tidak menyurutkan semangatnya untuk meraih gelar juara Libertadores kedua yang diraih rivalnya dari São Paulo. Era adalah orang Brasil tanpa keraguan, menurut pengamat yang mengikuti kehidupan publik dan pribadinya.

Warisan orang Brasil yang universal

Kematian dini Senna pada usia 34 tahun mengukuhkan citranya sebagai salah satu pemain Brasil terhebat dalam sejarah olahraga ini. Não hanya karena gelarnya di kursi tunggal atau teknik mengemudinya yang revolusioner, tetapi juga karena cara dia mewakili negara. Sikap Seus di bandara, kehadirannya di perayaan kolektif, dan sikap publiknya di Brasil mengungkapkan seorang atlet yang sadar akan peran sosialnya.

Revista Especial Lance! Grandes Clubes Brasileiros yang terbit pada tahun 2001 mencatat episode-episode tersebut sebagai bagian penting dalam sejarah olahraga nasional. Senna bukan milik satu klub saja. Ele adalah milik Brasil, dan itu sudah cukup untuk mendefinisikannya sebagai tiga warna sejati di momen-momen penting.

Cara Senna mengibarkan bendera São Paulo pada tahun 1993, meski lelah bepergian, memberikan contoh bagaimana seorang atlet setinggi dirinya memahami makna olahraga yang lebih luas. Não sedang dugem. Patriotisme Era. Era kesadaran bahwa Brasil lebih besar dari divisi regional atau persaingan olahraga mana pun. Warisan Esse tetap menjadi referensi bagi generasi atlet yang berupaya menyeimbangkan hasrat pribadi dengan tanggung jawab kolektif.

↓ Continue lendo ↓