Berita Terbaru (ID)

Penggemar Flamengo mengkritik Leonardo Jardim setelah bermain imbang dengan Vasco di Maracanã

Flamengo Torcida
Foto: Flamengo Torcida - Delmiro Junior/ shutterstock.com

Flamengo mengikat Vasco 2-2 pada Minggu sore di ronde ke-14 Campeonato Brasileiro di Maracanã. Pertandingan yang diawali dengan dominasi merah hitam dan gol Pedro pada menit ketujuh ini berakhir dengan protes fans di media sosial terhadap pelatih Leonardo Jardim. Cruz-Maltino menyamakan skor dengan Hugo Moura pada langkah terakhir, menggagalkan peluang kemenangan.

Após undian, komentar kritis meledak di platform digital. Torcedores mempertanyakan kinerja tim dan keputusan teknis komandan. Hasil tersebut membuat Flamengo tidak memperluas keunggulannya di puncak klasemen.

Pedro membuka skor, namun Vasco berhasil bereaksi

Leonardo Jardim – Gilvan dari Souza/Flamengo

Pedro mencetak dua gol selama pertandingan. Pada tahap pertama, penyerang tengah memanfaatkan kelebihan bola setelah melakukan rebound di area Vasco untuk membawa Rubro-Negro unggul. Gonzalo Plata membelokkannya ke penyerang, yang menyesuaikannya dengan teknik dan mendaratkan tembakan tepat.

Di babak kedua, Pedro dijatuhkan oleh Paulo Henrique di dalam kotak penalti. Wasit Wilton Pereira Sampaio dipanggil ke VAR dan mengonfirmasi penalti. Jorginho menyerang dan menggerakkan kiper Léo Jardim untuk menjadikannya 2-0.

Vasco, bagaimanapun, tidak menyerah. Robert Renan menguranginya dengan header, dan Hugo Moura membiarkan semuanya sama di menit-menit terakhir. Gelandang yang baru saja masuk ke lapangan mencetak gol yang menyelamatkan hasil imbang Cruzmaltinos.

Waktu Primeiro di bawah kendali Flamengo

Rubro-Negro mulai mengatur kecepatan dan mengendalikan aksi sejak menit pertama. Vasco, sebaliknya, gugup dan membuat kesalahan dalam upaya melarikan diri dari pertahanan. Tim Jardim tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut: mereka dengan cepat membuka skor dengan Pedro.

Após gol pertama, Vasco berhasil lebih menyeimbangkan permainan di aksi selanjutnya. Mesmo dengan demikian, kurangnya presisi dalam penyelesaian membuat hasil imbang di babak pertama terhambat. Flamengo menjaga tekanan dan tetap unggul dalam penguasaan bola.

Reação Vasco di babak kedua

Tahap kedua dimulai dengan Vasco lebih bersemangat dan mau memaksakan ritme permainannya. Tim Cruz-Maltina berusaha mendapatkan kembali kendali aksi dan menciptakan peluang ofensif. Contudo, kurang percaya diri dan ketidaksiapan bermain di dekat area lawan menghambat performa ofensif.

Aos menit 13, momen kunci: Pedro diinjak oleh Paulo Henrique, wasit memberikan penalti setelah berkonsultasi dengan VAR, dan Jorginho memperpanjangnya. Parecia menuju kemenangan merah-hitam. Namun Vasco tidak menyerah dan mengambil kesempatan untuk mengurangi Robert Renan. Hugo Moura, di detik-detik terakhir, menyamakan skor dan mengambil satu poin untuk Cruzmaltinos.

Críticas di media sosial

Torcedores dari Flamengo menggunakan media sosial untuk mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pengundian:

  • Questionamentos pada keputusan taktis Leonardo Jardim
  • Frustração dengan kurangnya kontrol di akhir pertandingan
  • Konsentrasi pertahanan Críticas di menit-menit akhir
  • Comparações dengan ekspektasi kinerja sebelum klasik
  • Pedidos untuk perubahan strategi ofensif

Nada umum mencerminkan kekecewaan karena skor menjadi 2-0 dan hanya berakhir imbang. Comentários menunjukkan kelemahan dalam pertahanan dan kurangnya agresi untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir.

Komitmen Próximos

Flamengo terus memperjuangkan kepemimpinan Campeonato Brasileiro. Vasco mencoba meningkatkan kampanyenya setelah menambahkan satu poin lagi di laga tandang. Tim Ambas kembali ke komitmen masing-masing pada minggu berikutnya, dengan tekanan dan ekspektasi yang berbeda.

↓ Continue lendo ↓