Mantan petarung MMA meninggal saat mencoba menyelamatkan empat gadis dari Danau Issyk-Kul

MMA, lutas, lutador

MMA, lutas, lutador - maria zheleznova/ Istockphoto.com

Medet Zheenaliev, seorang seniman bela diri campuran berusia 30 tahun, meninggal pada hari Selasa setelah memasuki perairan Danau Issyk-Kul untuk menyelamatkan empat gadis yang tersapu arus. Mantan atlet Kirgistan itu tidak pernah kembali ke permukaan. Mergulhadores menemukan tubuhnya keesokan harinya, di kedalaman danau terdalam kesembilan di dunia, yang kedalamannya mencapai 2.192 kaki.

Zheenaliev melihat gadis-gadis itu dalam kesulitan dan segera bertindak, ditemani oleh seorang teman. Enquanto rekannya berhasil keluar dengan selamat, pesawat tempur tersebut menghilang di perairan. Kekuatan arus terbukti lebih kuat daripada upaya penyelamatan, sehingga mencegahnya kembali ke permukaan.

Carreira singkat dalam olahraga profesional

Karier Zheenaliev dalam seni bela diri campuran berlangsung singkat dan ditandai dengan pasang surut. Entre 2017 dan 2018, berkompetisi hanya dalam empat pertarungan profesional, mengumpulkan dua kemenangan dan dua kekalahan. Debut Sua terjadi pada tanggal 23 September 2017, di Fightpro Battle untuk ajang Belt yang diadakan di Moscou, dimana ia mengalahkan Vladimir Kravchuk dengan armbar pada waktu 2 menit 8 detik ronde pertama.

Seis beberapa bulan kemudian, pada bulan Februari 2018, ia berkompetisi di Batalha dari Volga 3 dan mengalahkan Shamil Temirkhanov melalui KO di ronde pertama. Kemenangan beruntun tersebut tak berlanjut saat ia menghadapi Akhmadkhan Bokov pada 7 April 2018, yang diakhiri dengan pukulan Rear Naked Choke pada ronde kedua pada ajang Road hingga M-1. Sua terakhir bertarung setelah istirahat hampir 17 bulan, saat menghadapi Makkasharip Zaynukov di GFC 16, namun dokter menghentikan kompetisi setelah ronde pertama.

Histórico menyelesaikan pertarungan profesional

  • 23 September 2017: kemenangan atas Vladimir Kravchuk dengan armbar pada menit 2:08 ronde pertama di Battle untuk Belt, di Moscou.
  • Fevereiro 2018: kemenangan atas Shamil Temirkhanov melalui KO ronde pertama di Batalha dari Volga 3.
  • 7 April 2018: Kalah dari Akhmadkhan Bokov melalui Rear Naked Choke pada ronde kedua di ajang Road to M-1.
  • 2019: Kalah dari Makkasharip Zaynukov melalui penghentian medis di babak pertama di GFC 16.

Características dari danau Issyk-Kul dan risiko penyelamatan

Danau Issyk-Kul, terletak di Quirguistão, adalah salah satu perairan paling mengesankan di dunia, kedalaman maksimumnya mencapai 2.192 kaki. Luasnya dan kedalamannya menimbulkan tantangan yang signifikan bagi operasi penyelamatan, terutama ketika terdapat arus yang berbahaya. Kondisi air sangat bervariasi tergantung pada waktu dalam setahun dan wilayah spesifik danau.

Insiden yang mengakibatkan kematian Zheenaliev terjadi saat aktivitas santai, saat para gadis dikejutkan oleh kuatnya arus. Para profesional Mergulhadores dipanggil untuk mencari jenazah, membutuhkan keahlian dan peralatan khusus karena kedalaman yang ekstrim dan kesulitan dalam menavigasi perairan danau.

Ato kepahlawanan dan warisan

Sikap Zheenaliev menunjukkan karakter dan kemauannya untuk membantu bahkan dalam menghadapi risiko yang ekstrim. Ketika dia melihat gadis-gadis dalam bahaya, dia tidak ragu-ragu untuk masuk ke dalam air meskipun diketahui ada bahaya. Pengorbanan Seu menghidupkan kembali diskusi tentang keselamatan di danau dalam dan pentingnya memahami risiko yang terkait dengan arus di lingkungan perairan. Warisan mantan petarung ini tetap ditandai dengan tindakan keberaniannya demi kepentingan kehidupan orang lain, terlepas dari apakah karir profesionalnya di bidang seni bela diri hanya sebentar.

Lihat Juga