Berita Terbaru (ID)

Kedewasaan si kembar Jolie-Pitt mengakhiri perselisihan hak asuh antara Angelina Jolie dan Brad Pitt setelah 8 tahun konflik

Angelina Jolie e Brad Pitt
Foto: Angelina Jolie e Brad Pitt - Everett Collection / Shutterstock.com

Si kembar Vivienne dan Knox Jolie-Pitt mendekati ulang tahun mereka yang ke-18, menandai kemungkinan berakhirnya perselisihan hak asuh yang berkepanjangan antara aktor Angelina Jolie dan Brad Pitt. Berakhirnya pernikahan pada tahun 2016 menimbulkan konflik yang berlangsung hampir satu dekade, kini mencapai titik yang menentukan dengan bertambahnya usia anggota termuda dalam keluarga. Kerangka hukum Este menjanjikan perubahan signifikan terhadap dinamika hubungan orang tua selebriti.

Mayoritas sah kedua anak yang telah lama ditunggu-tunggu, yang akan dirayakan pada 12 Juli, akan menghilangkan persyaratan bahwa semua keputusan mengenai mereka harus diambil bersama oleh orang tua. Quatro dari enam anak mantan pasangan tersebut kini telah dewasa dan, menurut laporan, telah menunjukkan perpisahan dengan ayah mereka dengan hanya mengadopsi nama keluarga Jolie. Perkembangan peradilan Este secara substansial mengubah permasalahan hukum yang tertunda seputar keluarga.

Maioridade mengubah pengelolaan orang tua bersama

Situs web Page Six menerbitkan laporan yang merinci bagaimana ulang tahun ke-18 anak bungsu akan berdampak langsung pada situasi hukum. Vivienne dan Knox, karena mereka masih di bawah umur, menuntut agar segala keputusan penting dalam hidup mereka diambil bersama oleh Angelina Jolie dan Brad Pitt. Perundang-undangan yang berlaku saat ini memberlakukan kolaborasi orang tua bagi individu di bawah usia dewasa.

Setelah mencapai usia 18 tahun, si kembar memperoleh otonomi hukum penuh untuk menentukan pilihannya sendiri, tanpa perlu campur tangan bersama dari orang tuanya. Langkah Esta, menurut laporan Page Six, harus “menutup bab terakhir terkait hak asuh anak.” Publikasi tersebut menegaskan kembali bahwa, “segera, semua anak mereka akan menjadi dewasa secara hukum”, mengakhiri fase kompleks dari pertarungan hukum mantan pasangan tersebut. Harapannya adalah bahwa status hukum baru ini akan meminimalkan kebutuhan litigasi yang melibatkan hak asuh.

Pemisahan Histórico dan melakukan tuduhan

Angelina Jolie dan Brad Pitt mengumumkan hubungan mereka ke publik pada tahun 2006, mengkonsolidasikan salah satu serikat pekerja Hollywood yang paling banyak dibicarakan. Pasangan ini meresmikan pernikahan mereka pada tahun 2014, namun mengungkapkan perpisahan mereka pada bulan September 2016, memicu serangkaian perkembangan hukum dan media. Quando perpisahan terungkap, aktris tersebut menuduh aktor tersebut melakukan “perilaku kasar” selama perjalanan keluarga dengan jet pribadi.

Bintang Hollywood itu, sebaliknya, dengan keras membantah tuduhan pelecehan tersebut, membela diri terhadap tuduhan tersebut. Perceraian kedua selebriti ini baru resmi ditandatangani pada Desember 2024, setelah melalui proses bertahun-tahun. Namun, meski perceraian telah disahkan, mereka masih terus berkonflik mengenai masalah hak asuh anak dan pembagian harta benda. Prosesnya panjang dan rumit.

Filhos yang lebih tua mengadopsi nama keluarga Jolie

Hubungan anak-anak dengan Brad Pitt telah menjadi titik sentral dalam perselisihan keluarga. Além dari si kembar Vivienne dan Knox, Pitt dan Jolie merupakan induk dari Maddox (24 tahun), Pax (22 tahun), Zahara (21 tahun) dan Shiloh (20 tahun). Laporan Page Six menyoroti bahwa anak-anak tertua telah membuat keputusan independen mengenai nama keluarga pihak ayah mereka.

  • Shiloh:Alterou secara resmi mengubah namanya menjadi Shiloh Jolie setelah berusia 18 tahun.
  • Vivienne:Já dikreditkan sebagai Vivienne Jolie dalam karyanya di musikal Broadway “The Outsiders”.
  • Zahara:Tem secara publik menggunakan nama keluarga Jolie, termasuk pada saat kelulusannya dari Spelman College.
  • Maddox:Putra tertua secara hukum menghapus nama keluarga Pitt.

Essas Tindakan individu anak yang telah mencapai usia dewasa menunjukkan preferensi terhadap nama keluarga ibu dalam konteks publik dan hukum. Urutan keputusan mencerminkan sikap yang terkoordinasi.

Gugatan Disputa atas kilang anggur Prancis terus berlanjut

Apesar akan segera ditutupnya permasalahan terkait hak asuh anak, teks yang sama dari Page Six menyatakan bahwa Jolie dan Pitt tidak akan sepenuhnya lepas dari konflik hukum. Mantan pasangan ini masih terlibat dalam perselisihan hukum yang intens mengenai hak untuk memiliki dan menjual Château Miraval, perkebunan dan kilang anggur Prancis yang mereka miliki bersama. Masalah Esta mewakili babak baru dalam pertarungan hukum.

Brad Pitt menggugat Angelina Jolie pada tahun 2022 atas penjualan kepemilikannya atas properti tersebut, dengan tuduhan bahwa aktris tersebut melanggar perjanjian di antara mereka. Jolie, sebaliknya, dengan tegas membantah tuduhan ini. Kasus perkebunan anggur tersebut masih menjadi sengketa di pengadilan, sehingga kedua aktor tetap terlibat dalam proses hukum. Kompleksitas properti komunitas menambah lapisan dalam litigasi.