Inter bergerak untuk mengontrak bek Prancis Oumar Solet dari Udinese

Oumar Solet

Oumar Solet - Instagram

Inter Milan semakin memperkuat pertahanannya dengan kedatangan bek asal Prancis Oumar Solet yang saat ini berada di Udinese. Menurut jurnalis Nicolò Schira, klub Nerazzurro telah mencapai kesepakatan lisan dengan sang pemain secara pribadi dan sedang melakukan negosiasi dengan klub Friulian tersebut. Operasi tersebut harus disusun sebagai pinjaman yang memberatkan dengan kewajiban pembelian mulai Februari 2027.

Pada usia 26 tahun, Solet membuktikan dirinya sebagai starter di Udinese setelah tiba di klub pada Januari 2025. Bek tersebut, yang bermain terutama sebagai bek tengah tetapi menawarkan fleksibilitas untuk peran lain dalam tiga atau empat peran, baru-baru ini tampil mengesankan bahkan saat melawan Inter sendiri, dalam sebuah pertandingan di Kejuaraan Italia.

Mengapa Solet menjadi prioritas Inter

Pemain Prancis ini menonjol karena kemampuannya bermain, kemampuan membaca permainan yang baik, dan kekuatan fisik, atribut yang menarik minat pelatih Simone Inzaghi pada saat Inter berupaya menyeimbangkan skuad setelah baru-baru ini memenangkan gelar. Pertahanan Nerazzurri sudah memiliki banyak nama, namun klub merencanakan pembaruan dan penggantian untuk menjaga daya saing di berbagai lini musim depan.

Struktur keuangan negosiasi adalah perbedaan besarnya. Daripada langsung membayar penuh, Inter memilih model pinjaman dengan kewajiban pembelian yang diaktifkan pada tahun 2027. Hal ini memungkinkan untuk mengurangi investasi dalam anggaran masa depan, menghemat sumber daya untuk penandatanganan lainnya pada tahun 2026. Udinese meminta total sekitar €25 juta, jumlah yang dapat disesuaikan dengan rekanan. Solet sudah memberi isyarat kesediaannya untuk menandatangani kontrak panjang bersama Inter hingga 2031.

Konteks pasar dan karier pemain

Lahir pada tahun 2000, Solet menghabiskan waktu di Salzburg sebelum tiba di Italia. Kontraknya saat ini dengan Udinese berlaku hingga Juni 2027, yang memberikan ruang untuk perpanjangan sementara yang akan memfasilitasi peminjaman tanpa kerugian finansial bagi klub asalnya. Tim Liga Premier dan Ligue 1 lainnya sedang memantau sang pemain, tetapi pemain Prancis itu memprioritaskan proyek Italia.

Langkah ini memperkuat strategi Inter di pasar: berinvestasi pada profil muda dengan potensi apresiasi, tanpa mengorbankan keuntungan dalam jangka pendek. Bagi Udinese, hengkang merupakan keuntungan besar bagi seorang atlet yang datang tanpa mengeluarkan biaya besar.

Lihat Juga