Stellantis Selasa ini (9) mengumumkan penarikan kembali lebih dari 1,3 juta SUV Jeep dan truk pikap dalam skala global karena cacat yang dapat menimbulkan risiko kebakaran. Produsen mobil merekomendasikan agar pemilik memarkir kendaraannya di luar, jauh dari gedung dan mobil lain, hingga perbaikan selesai.
Panggilan tersebut melibatkan model Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator yang diproduksi antara model tahun 2021 dan 2025. Masalahnya ada pada sambungan listrik pada kabel pompa power steering elektro-hidraulik, yang, dalam situasi yang tidak biasa, dapat menyebabkan material di sekitarnya menjadi terlalu panas dan, oleh karena itu, memicu kebakaran di dalam kendaraan.
Kampanye ini mencakup sekitar 1,08 juta unit di Amerika Serikat, 106 ribu di Kanada, 23 ribu di Meksiko, dan sekitar 125 ribu di negara lain. Angka-angka tersebut dirilis oleh Stellantis sendiri.
Solusi yang diantisipasi mencakup pemeriksaan komponen dan, jika perlu, perbaikan atau penggantian rangkaian kabel atau pompa power steering. Perusahaan berupaya mempercepat pengiriman suku cadang.
Stellantis mengatakan pihaknya mempercepat upaya untuk menyediakan perbaikan sesegera mungkin dan berharap dapat menyelesaikan prosesnya pada bulan Juli. Pemilik harus menunggu komunikasi resmi untuk menjadwalkan layanan gratis di dealer.
Pabrikan menerima laporan tentang kemungkinan cedera terkait dengan cacat tersebut, namun hingga saat ini tidak ada catatan kecelakaan atau kematian terkait masalah tersebut.

