Dua pria menikam seorang wanita berusia 20-an dan mencuri dompetnya di area perbelanjaan bawah tanah yang sibuk dekat Stasiun Tennoji di Osaka. Kasus ini terjadi sekitar pukul 19.45 tanggal 10 Juni 2026 dan menyebabkan mobilisasi cepat pihak berwenang. Korban berhasil diselamatkan dan dibawa dalam keadaan sadar ke rumah sakit.
Saksi mata melaporkan bahwa wanita tersebut didekati tak lama setelah meninggalkan kamar mandi. Para tersangka, yang digambarkan sebagai dua pria, menikam dan mengambil dompetnya sebelum melarikan diri melalui area tersebut. Departemen Pemadam Kebakaran Osaka mengkonfirmasi perawatan dan pengangkutan luka tersebut. Sejauh ini polisi belum menemukan senjata pembunuh di lokasi kejadian.
Polisi Prefektur Osaka menganggap kasus ini sebagai percobaan perampokan yang diikuti dengan pembunuhan. Wanita yang menurut beberapa sumber merupakan warga asing itu dalam keadaan sadar saat dilakukan penyelamatan. Penyidik masih mencari gambar dari kamera keamanan di wilayah tersebut untuk mengidentifikasi para buronan.
Keamanan di area perbelanjaan bawah tanah Osaka
Tennoji adalah salah satu pusat komersial dan wisata utama kota ini, dengan arus pejalan kaki yang besar setiap hari. Ruang bawah tanah stasiun metro, yang dikenal sebagai Abeno Chikagai atau “Abechika”, berisi toko-toko, restoran, dan lorong-lorong yang menghubungkan berbagai jalur transportasi. Insiden seperti ini menarik perhatian karena kontras dengan persepsi umum tentang rendahnya tingkat kejahatan dengan kekerasan di Jepang, meskipun Osaka mencatat tingkat pencurian jenis tertentu yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kota-kota besar lainnya di negara tersebut.
Wanita tersebut tidak berisiko meninggal, menurut informasi resmi pertama. Polisi semakin mengintensifkan penggeledahan dan meminta masyarakat berkolaborasi dengan gambar atau informasi apa pun tentang kedua pria tersebut. Kasus tersebut memperkuat pentingnya perhatian ekstra di ruang publik yang sibuk, terutama pada jam sibuk di sore hari.
Pihak berwenang belum merilis rincian mengenai kewarganegaraan korban atau tingkat keparahan cedera yang dialaminya. Investigasi masih berlangsung untuk memperjelas urutan kejadian dan menemukan tersangka.

